Faktor Pemicu Impulsive Buying dan Cara Mengatasinya

Agung Pratnyawan

Minggu, 23 November 2025 | 08:55 WIB
Faktor Pemicu Impulsive Buying dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi belanja berlebihan [freepik.com]

Suara.com - Berikut adalah beberapa faktor pemicu impulsive buying dan cara mengatasinya agar Anda terhindar.

Belakangan, istilah impulsive buying menjadi viral di media sosial dengan berbagai keterangan positif dan negatifnya.

Apa Itu Impulsive Buying?

Impulsive Buying adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pembelian langsung yang tidak direncanakan setelah terpapar stimulus impulsif.

Dengan kata lain, orang akan langsung membeli barang atau benda dengan tiba-tiba tanpa ada perencanana sebelumnya.

Biasanya, mereka akan membeli benda tersebut setelah melihat iklan atau melihat review orang lain, tanpa mempertimbangkan mereka butuh atau tidak.

Penyebab perilaku impulsif dipicu oleh dorongan yang tak tertahankan untuk membeli dan ketidakmampuan untuk mengevaluasi konsekuensinya.

Meskipun menyadari efek negatif dari pembelian, ada keinginan yang sangat besar untuk segera memenuhi kebutuhan Anda yang paling mendesak,

Pemicu Impulsive Buying

baca juga

Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab seseorang bisa melakukan impusive buying. Kegiatan ini dapat dipicu oleh lingkungan toko, kepuasan hidup, harga diri, dan kondisi emosional konsumen sebelum pembelian.

Sementara menurut beberapa ahli, impulsive buying juga bisa dipicu karena  mencari sensasi, hedonis, hinga stimulus pemasaran.

Sebab dalam ilmu periklanan, emosi positif yang diterima pelanggan dapat meningkatkan pembelian impulsif.

Dalam sebuah studi oleh Park dkk. (2006), ditemukan bahwa keterlibatan dalam fesyen dan emosi positif memiliki efek positif pada perilaku pembelian impulsif berorientasi fesyen konsumen, dengan keterlibatan dalam fesyen memiliki efek terbesar.

Kecenderungan konsumsi hedonis merupakan mediator penting dalam menentukan pembelian impulsif berorientasi fesyen.

Untuk lebih jelasnya, berikut Suara.com telah merangkum beberapa faktor yang menjadi penyebab impulsive buying.

Faktor Pemicu Impulsive Buying

Ilustrasi belanja (Unsplash.com/Erik Mclean)
Ilustrasi belanja (Unsplash.com/Erik Mclean)

1. Emosi Sesaat

Emosi sesaat merupakan pendorong perilaku yang kuat, dan pemasar sering kali menggunakan daya tarik emosional untuk memicu pembelian impulsif.

Misalnya, iklan parfum dapat menggunakan citra dan musik yang indah untuk membangkitkan perasaan romantis dan hasrat, yang mendorong konsumen untuk melakukan pembelian impulsif.

2. Pengaruh Sosial

Pengaruh sosial memainkan peran penting dalam pembelian impulsif, karena orang sering kali melakukan pembelian agar sesuai dengan teman sebayanya atau untuk menampilkan citra tertentu.

Pemasar dapat menggunakan bukti sosial dengan menampilkan popularitas produk atau dukungan selebritas untuk memicu pembelian impulsif.

3. Bias Kognitif

Bias kognitif adalah jalan pintas mental yang digunakan orang untuk membuat keputusan tergesa-gesa, yang seringkali mengakibatkan perilaku irasional.

Bias kognitif yang sering berkontribusi pada pembelian impulsif adalah efek penjangkaran, di mana konsumen memberikan bobot yang tidak proporsional pada informasi awal yang mereka dengar sebelum mengambil keputusan.

Hal ini dapat dimanfaatkan oleh pemasar dengan menetapkan harga yang lebih tinggi dan kemudian memberikan diskon untuk menciptakan persepsi bahwa pembelian tersebut merupakan kesepakatan.

Cara Mengatasi

1. Buat Daftar Belanja secara Terperinci

Rencanakan pembelian Anda sebelumnya untuk berfokus pada apa yang benar-benar Anda butuhkan dan membantu Anda mematuhi anggaran.

2. Tetapkan anggaran

Alokasikan jumlah tertentu untuk pengeluaran diskresioner, atau bahkan gunakan uang tunai untuk membatasi berapa banyak yang dapat Anda belanjakan.

3. Miliki tujuan keuangan yang jelas

Ingatlah tujuan keuangan Anda yang lebih besar untuk memberikan perspektif gambaran yang lebih besar tentang mengapa Anda menolak pembelian kecil. 

4. Kendalikan Diri Jangan Mudah Termakan Iklan

Sadari bahwa iklan dibuat dengan sebegitunya memang untuk menarik Anda. Pertimbangkan banyak hal sebelum Anda mulai yakin pada klaim yang ditawarkan iklan tersebut.

Semakin cepat Anda sadar, maka Anda akan memiliki banyak pertimbangan dan bisa mencegah impulsive buying.

Itulah beberapa faktir pemicu impulsive buying dan cara mengatasinya.

Kontributor : Damai Lestari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Ghost Job dan Ciri-Cirinya? Pencari Kerja Wajib Tahu!

Apa Itu Ghost Job dan Ciri-Cirinya? Pencari Kerja Wajib Tahu!

Lifestyle | Rabu, 19 November 2025 | 15:56 WIB

Apa Itu Whitecast? Ini 5 Sunscreen Bebas Dempul dan Nggak Bikin Wajah Jadi Abu-abu

Apa Itu Whitecast? Ini 5 Sunscreen Bebas Dempul dan Nggak Bikin Wajah Jadi Abu-abu

Lifestyle | Rabu, 19 November 2025 | 14:10 WIB

Mengenal Apa Itu Parfum Feromon, Benarkah Bisa Bikin Lawan Jenis Tergoda?

Mengenal Apa Itu Parfum Feromon, Benarkah Bisa Bikin Lawan Jenis Tergoda?

Lifestyle | Selasa, 18 November 2025 | 15:48 WIB

Apa Itu Opsen Pajak? Begini Perhitungannya

Apa Itu Opsen Pajak? Begini Perhitungannya

Bisnis | Sabtu, 15 November 2025 | 18:12 WIB

Apa Itu Mimetic Violence? Istilah Baru dari Kasus Ledakan SMAN 72 yang Sangat Berbahaya

Apa Itu Mimetic Violence? Istilah Baru dari Kasus Ledakan SMAN 72 yang Sangat Berbahaya

Lifestyle | Rabu, 12 November 2025 | 21:38 WIB

Asal-usul Hari Jomblo Sedunia yang Diperingati pada 11 November, Ternyata Berawal dari China

Asal-usul Hari Jomblo Sedunia yang Diperingati pada 11 November, Ternyata Berawal dari China

Lifestyle | Selasa, 11 November 2025 | 15:25 WIB

Terkini

European Leagues Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA

European Leagues Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar

Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar

Jabar | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Demi Putranya yang Autisme, Ibu ini Membuat Tato Keyboard di Tangannya

Demi Putranya yang Autisme, Ibu ini Membuat Tato Keyboard di Tangannya

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Teknologi Mengubah Cara Belajar, Guru Kini Jadi Inovator di Era Digital

Teknologi Mengubah Cara Belajar, Guru Kini Jadi Inovator di Era Digital

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Empat Kali Ditangkap! Ini Garis Waktu Kasus Narkoba Revaldo: Penjara Tak Membuat Kapok

Empat Kali Ditangkap! Ini Garis Waktu Kasus Narkoba Revaldo: Penjara Tak Membuat Kapok

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:17 WIB

SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan

SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan

Jogja | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Mengkhawatirkan, Sekolah Tetap Masuk Pukul 08.00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Mengkhawatirkan, Sekolah Tetap Masuk Pukul 08.00 WIB

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Sifat-sifat Bunyi dan Cara Perambatannya

Sifat-sifat Bunyi dan Cara Perambatannya

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:14 WIB

DPR Kawal Hak Karyawan PT Pos, Minta Pembayaran Rp158 M Segera Dituntaskan

DPR Kawal Hak Karyawan PT Pos, Minta Pembayaran Rp158 M Segera Dituntaskan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?

Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:09 WIB

×