Jangan Sampai Cedera! Ini 5 Cara Membedakan Sepatu Running Ori dan KW

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 03 Desember 2025 | 13:53 WIB
Jangan Sampai Cedera! Ini 5 Cara Membedakan Sepatu Running Ori dan KW
Cara Membedakan Sepatu Running Ori dan KW (Live Science)

Suara.com - Di era belanja online seperti sekarang, masalah salah beli sepatu lari semakin sering terjadi. Banyak orang bermaksud membeli sepatu lari original untuk menjaga kenyamanan dan performa saat berlatih, tetapi tergoda harga murah atau kurang teliti saat memeriksa detail produk.

Akhirnya, tanpa disadari mereka membeli sepatu KW yang sekilas tampak mirip, namun kualitasnya jauh berbeda. Kesalahan ini bukan hanya merugikan secara finansial, tetapi juga bisa berdampak pada kesehatan kaki dan performa olahraga. Apalagi sepatu lari termasuk perlengkapan olahraga yang membutuhkan standar kenyamanan, ketahanan sol, respons bantalan, serta dukungan yang baik agar kaki tidak cedera.

Karena itu, kemampuan membedakan sepatu lari ori dan KW menjadi sangat penting, baik saat membeli secara online maupun di toko fisik. Banyak tanda yang sebenarnya bisa dikenali untuk membedakannya. Namun, tidak semua orang mengetahui perbedaan ini, terutama jika baru pertama kali membeli sepatu lari.

Lalu, bagaimana cara untuk bisa membedakan antara sepatu lari ori dan KW? Simak inilah selengkapnya. 

1. Perhatikan Material dan Jahitan

Salah satu pembeda paling mudah antara sepatu ori dan KW adalah kualitas materialnya. Sepatu lari original selalu menggunakan bahan mesh, knit, atau TPU yang ringan, fleksibel, dan memiliki sirkulasi udara baik. Tekstur bahannya terasa rapi dan kokoh ketika disentuh. Jahitannya presisi, tidak ada benang terlepas, dan pola jahitannya konsisten dari satu sisi ke sisi lainnya.

Sebaliknya, sepatu KW sering memakai bahan yang terasa kaku, berat, atau justru terlalu tipis. Jahitannya biasanya tidak rapi, cenderung miring, dan mudah ditemukan bagian yang tidak simetris. Kualitas material yang buruk membuat sepatu cepat rusak dan tidak nyaman, apalagi jika digunakan untuk berlari jarak jauh.

2. Periksa Sol dan Teknologi Bantalan

Sepatu lari ori memiliki teknologi bantalan khusus seperti Nike Air, Adidas Boost, Asics Gel, atau New Balance Fresh Foam. Bantalan ini tidak hanya kenyamanan, tetapi juga respons energi saat berlari. Saat ditekan, sol terasa empuk namun kembali ke bentuk semula dengan cepat. Selain itu, sol luar atau outsole dari sepatu ori biasanya memakai karet berkualitas tinggi yang anti slip dan tahan lama.

Pada sepatu KW, bantalan biasanya hanya berupa busa biasa yang terasa kosong di dalamnya. Tidak ada teknologi energi balik, dan ketika ditekan solnya cenderung keras atau justru terlalu empuk hingga cepat kempes. Outsole KW sering memakai karet murahan yang licin di lantai basah, sehingga membahayakan pemakai.

3. Lihat Nomor Seri, Label, dan Barcode

Sepatu original selalu memiliki kode produksi, nomor seri, dan barcode yang bisa dicocokkan dengan kotak sepatu serta website resmi merek tersebut. Nomor seri kanan dan kiri mungkin berbeda karena setiap sepatu unik, tetapi pola kodenya tetap valid.

baca juga

Sepatu KW biasanya menampilkan nomor seri palsu yang tidak bisa diverifikasi. Label ukuran kadang salah atau tidak konsisten. Bahkan ada sepatu KW yang memasang barcode generik yang jika dipindai tidak mengarah ke informasi produk resmi. Ini adalah tanda paling jelas bahwa sepatu tersebut bukan original.

4. Amati Bentuk dan Presisi Desain

Sepatu lari ori diproduksi dengan standar pabrik tinggi sehingga bentuknya proporsional dan simetris. Logo merek tercetak tajam, ukuran dan posisinya konsisten, serta warnanya tidak meluber. Bentuk sepatu ori juga umumnya ramping dan ergonomis mengikuti lekuk kaki.

Sebaliknya, sepatu KW sering terlihat sedikit bulky atau bentuknya tidak proporsional. Logo kadang terlalu besar atau terlalu kecil, warnanya sedikit berbeda dari versi resmi, dan letaknya tidak presisi. Jika dibandingkan dengan gambar produk resmi, perbedaannya akan sangat terlihat.

5. Periksa Harga dan Tempat Pembelian

Sepatu lari ori memang memiliki harga lebih tinggi karena kualitas dan teknologi yang digunakan. Biasanya dijual melalui toko resmi, distributor terpercaya, atau marketplace dengan label official store. Jika menemukan sepatu dengan harga terlalu murah, apalagi diskon hingga 70-80% tanpa alasan jelas, kemungkinan besar itu adalah produk KW.

Belilah selalu dari toko resmi brand, situs e-commerce yang terverifikasi, atau toko sports terpercaya. Dengan begitu, risiko mendapat barang palsu semakin kecil. 

Meski terlihat mirip, sepatu KW sama sekali tidak memiliki standar keselamatan dan kenyamanan yang dibutuhkan untuk aktivitas lari. Ada beberapa bahaya yang perlu diperhatikan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Sepatu Lari Adidas dengan Plat Karbon, Dorong Kecepatan Maksimal

4 Sepatu Lari Adidas dengan Plat Karbon, Dorong Kecepatan Maksimal

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 10:38 WIB

5 Pilihan Sepatu On Cloud Terbaik, Nyaman Buat Olahraga dan Stylish Untuk Hangout

5 Pilihan Sepatu On Cloud Terbaik, Nyaman Buat Olahraga dan Stylish Untuk Hangout

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 10:04 WIB

10 Sepatu Kets Terbaik untuk Kerja, Stylish dan Nyaman Dipakai Seharian

10 Sepatu Kets Terbaik untuk Kerja, Stylish dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 20:00 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×