Masih Banyak Anak Sulit Dapat Haknya, Bagaimana Strategi Pemerintah Percepat Program KLA 2025?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 08 Desember 2025 | 18:43 WIB
Masih Banyak Anak Sulit Dapat Haknya, Bagaimana Strategi Pemerintah Percepat Program KLA 2025?
Kota Layak Anak. (Dok: Istimewa)
    • 355 daerah raih penghargaan KLA, sistem ramah anak meningkat.
    • Evaluasi KLA tingkatkan tata kelola dan partisipasi anak.
    • Fokus masa depan: ruang aman, inklusif, dan digital.

Suara.com - Meskipun Indonesia telah menegaskan kewajiban konstitusional untuk melindungi hak anak, tantangan tetap besar. Tantangan itu meliputi memastikan tata kelola daerah responsif terhadap hak anak, menghadapi meningkatnya screen time anak rata-rata 7,5 jam per hari, dan menyediakan ruang virtual serta sosial yang aman dan ramah bagi anak di seluruh kota dan kabupaten.

Untuk menjawab tantangan ini, pemerintah memperkuat program Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia unggul. Dalam periode Oktober 2024–November 2025, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah mendorong pertumbuhan signifikan jumlah daerah layak anak.

Pertumbuhan ini sejalan dengan RKP 2025 yang menempatkan pelindungan anak sebagai fondasi pertumbuhan inklusif. Pada Agustus 2025, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menganugerahkan Penghargaan KLA 2025 kepada 355 kabupaten/kota, jumlah tertinggi sepanjang pelaksanaan program.

Capaian ini menegaskan kesungguhan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem berbasis hak anak. Bahkan, perubahan kepemimpinan di sejumlah daerah menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola melalui mekanisme transfer pengetahuan yang lebih efektif.

Ilustrasi anak peduli lingkungan. (Freepik)
Ilustrasi anak peduli lingkungan. (Freepik)

Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menekankan bahwa evaluasi KLA bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi sarana refleksi berkelanjutan.

“Evaluasi ini dilakukan untuk memantau kemajuan dan mengidentifikasi area perbaikan dalam upaya menciptakan kota yang layak bagi anak-anak kita. Terlebih, KLA kini telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, sehingga pencapaiannya tidak hanya mencerminkan kinerja pemerintah daerah, tetapi juga pemerintah pusat dalam membina, mendampingi, dan memfasilitasi daerah.”

Dari total tersebut, 22 daerah meraih predikat Utama, 69 Nindya, 125 Madya, dan 139 Pratama. Hampir 70% daerah kini memiliki sistem pembangunan ramah anak.

Selain itu, 13 provinsi menerima Provila 2025, menandakan KLA telah menjadi gerakan lintas wilayah yang terstruktur dan berkelanjutan.

Keberhasilan ini ditopang dua reformasi besar: efektivitas UPTD PPA yang berjalan sejak Januari 2025 dan penerapan Permen PPPA No. 3/2025 tentang Forum Anak, yang meningkatkan kualitas keterlibatan anak dalam perencanaan pembangunan.

Menteri Koordinator PMK, Pratikno, menegaskan bahwa kota harus “layak tumbuh dan layak dicintai oleh anak-anak.”

Pemerintah mendorong pembangunan taman bermain, jalur sepeda, dan ruang publik ramah anak. Di sisi lain, RAN KLA 2025–2029 dan revisi Perpres 25/2021 sedang dipersiapkan agar digitalisasi, disabilitas, dan inklusivitas anak terintegrasi secara jelas.

Keberhasilan KLA membuktikan bahwa pelindungan anak kini menjadi strategi pembangunan nasional.

Melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga masyarakat, dan anak-anak sendiri, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas KLA.

Fokus diarahkan pada partisipasi bermakna, pemanfaatan teknologi untuk kesejahteraan anak, dan inklusivitas bagi penyandang disabilitas, agar seluruh anak Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan bahagia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darurat yang Tak Bisa Lagi Diabaikan: Kekerasan di Sekolah Terus Berulang, Siapa yang Lalai?

Darurat yang Tak Bisa Lagi Diabaikan: Kekerasan di Sekolah Terus Berulang, Siapa yang Lalai?

News | Senin, 08 Desember 2025 | 16:24 WIB

4 Fakta Proses Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Adopsi Bayi Perempuan, Pakai RItual Adat

4 Fakta Proses Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Adopsi Bayi Perempuan, Pakai RItual Adat

Entertainment | Senin, 08 Desember 2025 | 15:40 WIB

Perlindungan Anak di Medsos: Menkomdigi Tegaskan Sanksi untuk Platform, Bukan Orang Tua

Perlindungan Anak di Medsos: Menkomdigi Tegaskan Sanksi untuk Platform, Bukan Orang Tua

News | Senin, 08 Desember 2025 | 15:30 WIB

Terkini

Bagus Cushion atau Two Way Cake untuk Kulit Kombinasi? Ini Trik Makeup Flawless Anti Longsor

Bagus Cushion atau Two Way Cake untuk Kulit Kombinasi? Ini Trik Makeup Flawless Anti Longsor

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:15 WIB

Profil dan Rekam Jejak Nusron Wahid, Dari Aktivis hingga Menteri Agraria dan Tata Ruang

Profil dan Rekam Jejak Nusron Wahid, Dari Aktivis hingga Menteri Agraria dan Tata Ruang

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:38 WIB

Bagaimana Cara Membuat Sunscreen Sendiri di Rumah? Ini Cara dan Bahan-bahannya

Bagaimana Cara Membuat Sunscreen Sendiri di Rumah? Ini Cara dan Bahan-bahannya

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:15 WIB

Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027, Kebutuhan Sertifikasi Internasional Ikut Meningkat

Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027, Kebutuhan Sertifikasi Internasional Ikut Meningkat

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:12 WIB

Wangi Popcorn Khas Bioskop Menggoda di Jakarta Fair, Pengunjung Bisa Racik Sesuai Selera

Wangi Popcorn Khas Bioskop Menggoda di Jakarta Fair, Pengunjung Bisa Racik Sesuai Selera

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:51 WIB

Serum Apa yang Bikin Awet Muda? Ini 5 Produk Anti Aging Mulai Rp27 Ribuan

Serum Apa yang Bikin Awet Muda? Ini 5 Produk Anti Aging Mulai Rp27 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:45 WIB

Parfum N.CO by Hanasui Paling Wangi Varian Apa? Ini 4 Pilihan Favoritnya

Parfum N.CO by Hanasui Paling Wangi Varian Apa? Ini 4 Pilihan Favoritnya

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:19 WIB

5 Bedak Tabur Efek Blur dari Brand Lokal, Kulit Mulus dan Makeup Tahan Lama

5 Bedak Tabur Efek Blur dari Brand Lokal, Kulit Mulus dan Makeup Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:00 WIB

Jelajah Kuliner Unik di Come See Mie Fest 2026: Kartu yang Bisa Dimakan hingga Mi Earl Grey

Jelajah Kuliner Unik di Come See Mie Fest 2026: Kartu yang Bisa Dimakan hingga Mi Earl Grey

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:45 WIB

6 Tanda Kamu Harus Melakukan Peeling Wajah Menurut Dokter Kecantikan, Bye-bye Flek Hitam

6 Tanda Kamu Harus Melakukan Peeling Wajah Menurut Dokter Kecantikan, Bye-bye Flek Hitam

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20 WIB