Apakah Kelly Pearl Cream Aman? Ini 4 Cara Membedakan Produk Asli dan Palsu

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 09 Desember 2025 | 21:41 WIB
Apakah Kelly Pearl Cream Aman? Ini 4 Cara Membedakan Produk Asli dan Palsu
Kelly Pearl Cream aakah aman (ist)

Suara.com - Apakah Kelly Pearl Cream aman? Pertanyaan ini banyak menjadi pertimbangan beauty influencer mengingat banyak laporan produk palsu yang justru merusak kulit, alih-alih membuatnya lebih sehat dan cantik.

Kelly Pearl Cream itu sendiri merupakan salah satu produk milik PT. Kelly International Cosmetics. Krim ini dipercaya mampu mencerahkan dan memutihkan kulit wajah sehingga membuatnya tampak lebih glowing. Namun, sebelum termakan iklan pastikan Anda tahu berbagai informasi berikut.

Apakah Kelly Pearl Cream aman?

Selama sudah memperoleh izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), produk skincare seharusnya aman digunakan. Untuk Kelly Pearl Cream sendiri sudah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA 18190305516 yang terbit pada 10 Juni 2022.

Namun, perlu diingat bahwa meski suatu skincare sudah terdaftar di BPOM dan memberikan hasil memuaskan bagi banyak orang, produk ini mungkin tidak memberikan hasil yang sama dengan kulit Anda.

Pasalnya, urusan skincare atau perawatan kulit memang merupakan sesuatu yang “cocok-cocokan”. Artinya, suatu produk mungkin memberikan hasil berbeda pada tiap orang. Hal ini tentu juga berlaku untuk Kelly Pearl Cream maupun produk pencerah wajah lainnya.

Di balik statusnya yang legal, masalah terbesar Kelly Pearl Cream justru muncul dari peredaran produk palsu. Versi tiruan biasanya dijual dengan harga jauh lebih murah, dikemas menyerupai versi asli, namun mengandung bahan berbahaya seperti merkuri atau hidroquinon dosis tinggi. Banyak pengguna yang melaporkan iritasi, kemerahan, breakout parah, bahkan sensasi panas setelah memakai produk palsunya.

Karena itu, penting untuk mengetahui cara membedakan Kelly Pearl Cream asli dan palsu sebelum membeli. Kesalahan memilih produk bukan hanya membuat skincare tidak bekerja, tetapi juga bisa merusak skin barrier dan menyebabkan masalah jangka panjang.

Cara Membedakan Kelly Pearl Cream Asli dan Palsu

1. Nomor BPOM dan Kode Produksi

Ciri pertama yang paling mudah dikenali adalah nomor BPOM dan kode produksi. Kelly Pearl Cream asli selalu mencantumkan nomor BPOM NA18190305516 yang tercetak jelas dan rapi. Selain itu, kode produksi dan tanggal kedaluwarsa terlihat presisi dan tidak mudah terhapus.

Sementara itu, produk palsu kerap memiliki nomor BPOM yang salah satu digitnya berbeda, ejaan kemasan yang keliru, atau tanggal kedaluwarsa yang ditulis manual dan tampak mencurigakan. Jika Anda merasa ragu, Anda bisa mengetik nomor BPOM tersebut langsung di situs resmi BPOM untuk memastikan keasliannya.

baca juga

2. Perbedaan Kemasan Luar

Kemasan asli Kelly Pearl Cream memiliki warna merah solid dengan kualitas cetak yang tajam dan konsisten. Font pada label juga terlihat tebal dan tidak mudah pudar, sedangkan tutupnya terasa kokoh saat diputar.

Pada produk palsu, warna kemasan sering kali tampak lebih oranye atau pudar, label tampak asal tempel, dan tutupnya terasa lebih ringkih. Perbedaan visual ini mungkin terlihat kecil, tetapi cukup jelas bila Anda membandingkannya langsung.

3. Tekstur dan Aroma Produk

Kelly Pearl Cream original memiliki tekstur yang padat namun tetap mudah diratakan di kulit, dengan warna krim kuning lembut serta aroma kosmetik klasik yang tidak menyengat. Sebaliknya, versi palsu biasanya memiliki tekstur terlalu cair atau justru sangat lengket, warnanya lebih kuning pekat, dan aromanya cenderung tajam seperti bahan kimia. Perubahan aroma yang terlalu mencolok sering menjadi tanda bahwa krim tersebut sudah dicampur bahan tambahan yang tidak aman.

4. Reaksi di Kulit

Reaksi kulit bisa menjadi indikator penting. Pengguna Kelly Pearl Cream asli biasanya tidak merasakan panas ekstrem atau pengelupasan berlebihan. Produk ini memang memberikan efek mencerahkan, tetapi secara bertahap.

Sebaliknya, produk palsu sering menimbulkan sensasi terbakar, kulit memerah parah, atau breakout besar yang muncul hanya dalam beberapa hari.

Pada beberapa kasus, kulit tampak sangat putih dalam waktu singkat, ciri khas produk dengan merkuri. Bila Anda mengalami gejala seperti ini, hentikan pemakaian dan segera konsultasi dengan dokter kulit.

Agar tidak salah memilih, selalu beli Kelly Pearl Cream dari official store, gerai kosmetik tepercaya, atau apotek besar. Hindari penjual yang menawarkan harga terlalu murah atau tidak menampilkan foto asli produk. Jangan lupa cek nomor BPOM sebelum mencoba produk baru dan simpan struk pembelian untuk berjaga-jaga apabila terjadi keluhan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi BB Cream untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Tanda Penuaan

5 Rekomendasi BB Cream untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Tanda Penuaan

Lifestyle | Selasa, 09 Desember 2025 | 19:09 WIB

6 Pilihan Moisturizer dan Day Cream untuk Ibu Rumah Tangga Atasi Flek Hitam

6 Pilihan Moisturizer dan Day Cream untuk Ibu Rumah Tangga Atasi Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 16:41 WIB

7 Day Cream dengan Formula Pencerah untuk Usia 40 Tahun ke Atas

7 Day Cream dengan Formula Pencerah untuk Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 13:50 WIB

Terkini

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×