Kecantikan Era Baru: Bagaimana Sains dan Teknologi Merevolusi Industri Kecantikan Versi ParagonCorp

Dinda Rachmawati

Kamis, 22 Januari 2026 | 12:56 WIB
Kecantikan Era Baru: Bagaimana Sains dan Teknologi Merevolusi Industri Kecantikan Versi ParagonCorp
Kecantikan Era Baru: Bagaimana Sains dan Teknologi Merevolusi Industri Kecantikan Versi ParagonCorp (Suara.com/Dinda)
baca 10 detik
  • ParagonCorp menyelenggarakan Beauty Science Tech (BST) 2026 pada Januari 2026 di Jakarta, merefleksikan transformasi menjadi Purposeful Beauty Tech Company.
  • Perusahaan ini memfokuskan inovasi pada fondasi sains presisi, pemanfaatan teknologi personal, serta nilai etika untuk dampak global berkelanjutan.
  • Kolaborasi dengan mitra AI menghasilkan lebih dari 30 pengalaman konsumen berbasis AI, memanfaatkan riset genomik dan *biometric science* kulit.

Suara.com - Di tengah perubahan lanskap industri kecantikan global, kecantikan kini dimaknai lebih dalam dari sekadar hasil visual. Ia bertransformasi menjadi sebuah perjalanan holistik yang menyatukan sains, teknologi, nilai kemanusiaan, serta dampak jangka panjang bagi masyarakat dan bumi. 

Perspektif inilah yang selama 40 tahun menjadi napas perjalanan PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp), dengan menempatkan sains sebagai fondasi presisi dalam setiap riset dan pengembangan produk.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui penyelenggaraan Beauty Science Tech (BST) 2026 yang berlangsung pada 21–25 Januari 2026 di City Hall Pondok Indah Mall 3, Jakarta. 

Mengusung tema “Beauty Rewired: Where Science, Technology, and Soul Transform Life,” gelaran ini menjadi refleksi transformasi ParagonCorp sebagai Purposeful Beauty Tech Company yang siap melangkah ke panggung global sekaligus berkontribusi dalam membentuk arah dan standar baru industri kecantikan dunia.

Melalui pendekatan Beauty Rewired, ParagonCorp memaknai kecantikan secara menyeluruh. Sains digunakan sebagai fondasi yang presisi untuk memahami kompleksitas kulit dan tubuh manusia.

Sedangkan teknologi dimanfaatkan untuk menghadirkan solusi personal bagi konsumen yang semakin tersegmentasi, sementara nilai dan etika menjadi acuan agar inovasi tetap relevan, inklusif, dan bertanggung jawab di tengah tuntutan global.

“Selama 40 tahun berdiri, kebermanfaatan selalu menjadi tujuan utama pertumbuhan Paragon. Kami mengejar kebermanfaatan, dan dari sanalah pertumbuhan mengikuti,” ujar Harman Subakat, Group CEO ParagonCorp.

Menurutnya, transformasi ParagonCorp bukan hanya tentang inovasi produk, melainkan kontribusi jangka panjang terhadap ekosistem kecantikan global. “Komitmen ini menegaskan kesiapan Paragon untuk terus berkontribusi dalam membangun global beauty ecosystem melalui inovasi yang berkelanjutan, inklusif, dan bermakna. 

Dengan memanfaatkan sains dan teknologi serta didukung kolaborasi dengan para expert dan global partners, ParagonCorp menghadirkan inovasi yang berdampak bagi konsumen, masyarakat, dan bumi,” lanjut Harman.

baca juga

Sebagai salah satu pusat riset dan pengembangan kecantikan terbesar di Asia Tenggara sekaligus rumah bagi produk kecantikan halal terkemuka dunia, ParagonCorp menempatkan riset ilmiah sebagai jantung inovasi. 

Kolaborasi dengan lebih dari 20 mitra teknologi global di bidang Artificial Intelligence (AI) melahirkan lebih dari 30 AI-powered consumer experiences yang memungkinkan konsumen memahami kondisi kulit, wajah, dan kebutuhan tubuh secara presisi.

Pendekatan ini berangkat dari pemahaman ilmiah bahwa kulit bukan sekadar permukaan.

“Melalui biometric science, genomic and microbiome research, serta data-driven skin analysis, kita mulai memahami bahwa kulit adalah sebuah sistem biologis,” ungkap dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp.

Ia menegaskan, teknologi memungkinkan kita memahami perbedaan dan keunikan setiap individu, sehingga solusi kecantikan yang dihadirkan menjadi lebih presisi, personal, dan bertanggung jawab, bukan untuk mengubah manusia, tetapi untuk menjawab kebutuhannya.

Sejalan dengan visi global tersebut, BST 2026 juga menjadi ruang dialog strategis lintas sektor. Kehadiran Retno Marsudi sebagai Board of Council Paragon Wardah Stewardship for Global Impact menegaskan pentingnya peran industri dalam menciptakan dampak sosial dan global yang berkelanjutan. 

Dalam forum pembukaan BST 2026, Retno menyoroti bagaimana inovasi berbasis sains dan teknologi perlu berjalan beriringan dengan nilai, diplomasi kemanusiaan, serta tanggung jawab global terutama di tengah dunia yang menghadapi ketidakpastian dan tantangan multidimensi.

Melalui BST 2026, ParagonCorp menunjukkan bahwa masa depan kecantikan tidak lagi dibangun hanya dari tren, tetapi dari riset ilmiah yang presisi, teknologi yang inklusif, dan nilai yang berakar kuat. 

Di sinilah kecantikan diredefinisi, sebagai inovasi holistik yang memberdayakan manusia, membangun kepercayaan, dan membawa dampak berkelanjutan dari Indonesia ke panggung dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Harga Terapi Laser Wajah untuk Hilangkan Flek Hitam? Ini Rinciannya

Berapa Harga Terapi Laser Wajah untuk Hilangkan Flek Hitam? Ini Rinciannya

Lifestyle | Rabu, 21 Januari 2026 | 11:36 WIB

Standar Kecantikan: Belenggu Tak Terlihat Bagi Perempuan

Standar Kecantikan: Belenggu Tak Terlihat Bagi Perempuan

Your Say | Selasa, 20 Januari 2026 | 17:52 WIB

MediaTek Umumkan Dimensity 9500s, Chipset Unggulan Usung Teknologi AI

MediaTek Umumkan Dimensity 9500s, Chipset Unggulan Usung Teknologi AI

Your Say | Senin, 19 Januari 2026 | 12:37 WIB

Terkini

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Banten | Senin, 02 November 2026 | 21:38 WIB

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

News | Senin, 02 November 2026 | 21:35 WIB

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Bola | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

×