Rasulullah SAW juga mencontohkan secara langsung doa dan salam ziarah kubur. Ketika mendatangi pemakaman Baqi’ di Madinah, beliau mengawali dengan mengucapkan salam kepada para penghuni kubur, lalu memanjatkan doa agar Allah SWT mengampuni mereka.
Salah satu bacaan salam yang diajarkan Rasulullah adalah sebagai berikut:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ
Assalamu‘alaikum dara qaumin mu’minin, wa inna insya Allahu bikum lahiqun.
Artinya:
"Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni kubur dari kaum Mukmin. Sesungguhnya kami, insyaallah, akan menyusul kalian."
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga mengajarkan bacaan yang lebih lengkap ketika berziarah, sebagaimana beliau sampaikan kepada Siti Aisyah RA:
السَّلَامُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللَّهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ
Assalamu ‘ala ahlid diyari minal mu’minina wal muslimin, yarhamullahu mustaqdimina minkum wa minna wal musta’khirin, wa inna insya Allahu bikum lahiqun.
Artinya:
“Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai para penghuni kubur dari kalangan Mukmin dan Muslim. Semoga Allah merahmati orang-orang yang telah lebih dahulu meninggal dan juga yang akan menyusul, baik dari kalian maupun dari kami. Sesungguhnya kami, insyaallah, akan menyusul kalian.”
Setelah mengucapkan salam tersebut, Rasulullah SAW melanjutkan dengan doa memohon ampunan bagi para ahli kubur.
Doa ini dapat disesuaikan dengan memohon rahmat dan ampunan Allah SWT untuk orang-orang yang diziarahi.
Dari tuntunan ini terlihat jelas bahwa inti ziarah kubur menurut ajaran Nabi adalah memberi salam, mendoakan kebaikan bagi yang telah wafat, serta menghadirkan kesadaran bahwa setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah.
Adab Ziarah Kubur yang Perlu Diperhatikan
Agar ziarah kubur membawa manfaat, ada beberapa adab yang sebaiknya dijaga, antara lain:
1. Mengucapkan salam dan mendoakan ahli kubur
Saat tiba di makam, awali dengan salam kepada para penghuni kubur, lalu panjatkan doa memohon ampunan dan rahmat Allah SWT untuk mereka. Inilah inti dari doa dan salam ziarah kubur sesuai ajaran Nabi.
2. Menjaga sikap dan perkataan
Bersikaplah tenang, sopan, dan penuh hormat selama berada di area pemakaman. Hindari bercanda berlebihan, berkata kasar, atau melakukan hal-hal yang tidak pantas.
3. Tidak meratap atau menangis berlebihan
Menangis karena terharu diperbolehkan, tetapi Islam melarang ratapan keras atau ungkapan yang menunjukkan ketidakridhaan terhadap takdir Allah.
4. Menghindari perbuatan yang tidak diajarkan Islam
Jangan meminta kepada penghuni kubur, mengusap nisan untuk mencari berkah, atau melakukan ritual yang dapat mengarah pada syirik. Ziarah bertujuan untuk mendoakan, bukan memohon hajat kepada yang telah wafat.
5. Menjadikan ziarah sebagai momen muhasabah diri
Hadirkan kesadaran bahwa kita pun suatu hari akan menyusul. Dengan begitu, ziarah kubur menjadi sarana memperbaiki diri dan menyiapkan hati menyambut bulan suci.
Demikianlah penjelasan terkait doa dan salam ziarah kubur sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas