Apakah Boleh Puasa Nisfu Syaban Digabung dengan Puasa Ganti Ramadan?

Nur Khotimah | Suara.com

Kamis, 29 Januari 2026 | 10:45 WIB
Apakah Boleh Puasa Nisfu Syaban Digabung dengan Puasa Ganti Ramadan?
Apakah boleh puasa Nisfu Syaban digabung dengan puasa ganti? (freepik)

Suara.com - Bulan Syaban selalu menjadi momen penting bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadan.

Salah satu hari istimewa di bulan ini adalah Nisfu Syaban, yang jatuh pada pertengahan bulan Hijriah atau diperkirakan pada Senin, 2 Februari 2026 malam.

Pada hari tersebut, umat Islam dianjurkan berpuasa sunah sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Namun, tidak sedikit muslim yang masih memiliki tanggungan puasa Ramadan. Lantas, apakah boleh puasa Nisfu Syaban digabung dengan qadha puasa Ramadan?

Untuk menjawabnya, mari kita pahami terlebih dahulu hukum qadha puasa Ramadan dan penggabungan dengan puasa ganti.

Hukum Meng-qadha Puasa Ramadan

Ilustrasi puasa ramadan. [Ist]
Ilustrasi puasa ramadan. [Ist]

Meng-qadha puasa Ramadan hukumnya wajib bagi setiap muslim yang memiliki utang puasa, baik karena sakit, bepergian, haid, nifas, maupun alasan syar'i lainnya. Kewajiban ini harus ditunaikan sebelum datang Ramadan berikutnya.

Mengutip NU Online, Imam Nawawi menjelaskan bahwa seseorang yang menunda qadha puasa hingga masuk Ramadan selanjutnya tanpa uzur yang dibenarkan telah berdosa, meskipun ia tetap wajib menjalankan puasa Ramadan yang baru.

Bulan Syaban sendiri menjadi batas waktu terakhir untuk menunaikan qadha puasa Ramadan.

Oleh karena itu, banyak ulama menganjurkan agar umat Islam segera mengganti puasa yang tertinggal sebelum Ramadan tiba, sekaligus memanfaatkan keutamaan bulan Syaban untuk memperbanyak amal ibadah.

Di sisi lain, Rasulullah SAW dikenal sangat memperbanyak puasa sunah di bulan Syaban. Bahkan, Aisyah RA meriwayatkan bahwa beliau tidak pernah berpuasa sunah sebanyak di bulan ini.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Syaban merupakan bulan yang sangat baik untuk memperbanyak puasa, baik yang wajib maupun yang sunah.

Apakah Boleh Puasa Nisfu Syaban Digabung dengan Puasa Ganti?

Dalam kajian fikih, menggabungkan dua niat ibadah disebut at-tasyrik fin niyyah. Para ulama Mazhab Syafi'i menjelaskan bahwa menggabungkan niat puasa sunah dengan puasa wajib pada hari-hari yang memiliki keutamaan, seperti Nisfu Syaban, hukumnya boleh.

Beberapa kitab fikih, seperti Fathul Mu'in dan I'anatut Thalibin, menerangkan bahwa jika seseorang berpuasa qadha Ramadan bertepatan dengan hari yang dianjurkan puasa sunah, maka ia tetap mendapatkan pahala puasa wajib sekaligus keutamaan hari tersebut.

Bahkan, meskipun niat utamanya hanya qadha, keistimewaan Nisfu Syaban tetap diharapkan bisa diraih.

Jalaluddin as-Suyuthi juga menjelaskan bahwa sebagian ulama memasukkan penggabungan niat puasa Syaban dengan qadha Ramadan ke dalam kategori ibadah yang sah untuk keduanya.

Meski demikian, memang ada perbedaan pendapat di kalangan ulama. Sebagian menilai hanya puasa wajibnya yang sah, sementara sunahnya tidak dihitung secara khusus.

Namun, pendapat yang membolehkan penggabungan niat ini cukup kuat dan banyak diamalkan, khususnya di kalangan Mazhab Syafi'i.

Bacaan Niat Puasa Nisfu Syaban Digabung Puasa Ganti Ramadan

Bagi umat Islam yang ingin menjalankan puasa di bulan Syaban, khususnya saat Nisfu Syaban, terdapat dua jenis niat yang bisa diamalkan, yaitu niat puasa qadha Ramadan dan niat puasa sunah Syaban.

Keduanya dapat dibaca secara terpisah, atau digabungkan dalam satu rangkaian niat, sesuai keyakinan masing-masing.

Jika tujuan utama adalah melunasi utang puasa Ramadan, maka cukup berniat qadha. Namun, apabila ingin sekaligus menghadirkan niat puasa sunah Syaban, maka boleh membaca kedua niat tersebut.

Berikut bacaan niatnya:

1. Niat puasa qadha Ramadan di bulan Syaban

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhaa’i fardhi syahri ramadhaana lillaahi ta‘aalaa.

Artinya: "Aku berniat mengqadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah Ta'ala."

2. Niat puasa sunah bulan Syaban

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnati Sya‘bana lillahi ta‘aalaa.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syaban esok hari karena Allah SWT."

Kedua niat tersebut bisa dibaca secara berurutan saat malam hari atau sebelum waktu zawal (matahari tergelincir), selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Demikianlah penjelasan lengkap terkait bolehkan puasa Nisfu Syaban digabung dengan puasa ganti atau puasa qadha Ramadan. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doa Bulan Syaban, Arab Latin dan Artinya Agar Dapat Ampunan dan Hati Bahagia Saat Ramadan

Doa Bulan Syaban, Arab Latin dan Artinya Agar Dapat Ampunan dan Hati Bahagia Saat Ramadan

Lifestyle | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:22 WIB

Berapa Kg Beras untuk Bayar Fidyah Puasa 30 Hari? Ini Bacaan Niat dan Panduan Lengkapnya

Berapa Kg Beras untuk Bayar Fidyah Puasa 30 Hari? Ini Bacaan Niat dan Panduan Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:45 WIB

Doa Malam Nisfu Syaban Lengkap untuk Ubah Takdir Buruk Jadi Baik

Doa Malam Nisfu Syaban Lengkap untuk Ubah Takdir Buruk Jadi Baik

Lifestyle | Senin, 26 Januari 2026 | 14:47 WIB

Terkini

5 Parfum yang Cocok Buat Nonton Konser, Wanginya Tahan Lama dan Bikin Percaya Diri

5 Parfum yang Cocok Buat Nonton Konser, Wanginya Tahan Lama dan Bikin Percaya Diri

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:34 WIB

5 Rekomendasi Lip Tint untuk Bibir Hitam Agar Cerah dan Merona

5 Rekomendasi Lip Tint untuk Bibir Hitam Agar Cerah dan Merona

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:22 WIB

Kekayaan Irwan Mussry yang Baru Menikahkan El Rumi dan Syifa Hadju

Kekayaan Irwan Mussry yang Baru Menikahkan El Rumi dan Syifa Hadju

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:17 WIB

Apa Bedanya Foundation dan Concealer? Ini 4 Produk Khusus Tutupi Noda di Wajah

Apa Bedanya Foundation dan Concealer? Ini 4 Produk Khusus Tutupi Noda di Wajah

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:15 WIB

Ini Alasan Ada Gerbong Khusus Perempuan dan Kenapa Letaknya di Belakang

Ini Alasan Ada Gerbong Khusus Perempuan dan Kenapa Letaknya di Belakang

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:14 WIB

5 Rekomendasi Bedak Tabur Terbaik untuk Ditimpa di Atas Cushion

5 Rekomendasi Bedak Tabur Terbaik untuk Ditimpa di Atas Cushion

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:09 WIB

Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 Apakah Libur? Ini Penjelasan Resminya

Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 Apakah Libur? Ini Penjelasan Resminya

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:58 WIB

7 Kebiasaan Gen X Sejak Kecil yang Berbeda dengan Gen Z

7 Kebiasaan Gen X Sejak Kecil yang Berbeda dengan Gen Z

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:49 WIB

Kronologi Lengkap Kasus Kekerasan pada Anak di Daycare Little Aresha Sorosutan

Kronologi Lengkap Kasus Kekerasan pada Anak di Daycare Little Aresha Sorosutan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:37 WIB

5 Cushion yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Flawless

5 Cushion yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Flawless

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:28 WIB