Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:15 WIB
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global
Audric Tsai, pelajar kelas 12 pemenang kompetisi robotic.
Baca 10 detik
  • Prestasi robotika lahir dari konsistensi bertahun-tahun, bukan hasil instan kompetisi.
  • Kemampuan teknis berpadu dengan manajemen tim dan komunikasi di bawah tekanan.
  • Inovasi diarahkan untuk menjawab kebutuhan sosial, bukan sekadar mengejar medali.

Suara.com - Di balik kompetisi robotika internasional, ada proses panjang yang jarang terlihat: latihan berulang, kegagalan teknis, dan pembelajaran kolektif yang dibangun sejak dini. Perjalanan Audric Tsai, pelajar kelas 12 Sinarmas World Academy, menunjukkan bagaimana konsistensi dan kepemimpinan dapat membuka jalan siswa Indonesia menuju panggung global.

Lebih dari enam tahun Audric Tsai bergelut di dunia robotika kompetitif, rentang waktu yang menegaskan bahwa prestasi bukan hasil kerja semalam. Sejak tahap dasar hingga level lanjutan, robotika dijalani sebagai proses belajar berkelanjutan, bukan sekadar persiapan lomba.

Pendekatan jangka panjang itu terlihat pada capaian SWA RoboKnights di VEX Robotics Indonesia National Championship. Dalam persaingan nasional yang ketat, tim ini meraih enam penghargaan lintas jenjang, sekaligus mengamankan tiket ke VEX Robotics World Championship di Amerika Serikat sebagai salah satu wakil Indonesia.

Kepemimpinan di Tengah Tekanan

Audric Tsai, pelajar kelas 12 pemenang kompetisi robotic.
Audric Tsai, pelajar kelas 12 pemenang kompetisi robotic.

Di balik capaian kolektif tersebut, Audric dipercaya mengemban peran manajer tim. Dalam situasi kompetisi yang dinamis dan penuh tekanan, ia dikenal mampu menjaga struktur kerja tim—memetakan tugas, menetapkan prioritas, dan memastikan komunikasi tetap berjalan efektif.

Kemampuan teknisnya di bidang mekatronika memperkuat peran tersebut. Audric memandang mekanik, elektronik, dan pemrograman sebagai satu sistem utuh, memungkinkan penyederhanaan desain tanpa mengorbankan presisi. Pendekatan ini menjadikannya rujukan alami ketika tim menghadapi masalah krusial.

Pengalaman teknis dan kepemimpinan itu kemudian bermuara pada proyek LUMA (Language Using Mind & AI) di World Robot Olympiad International Final 2025. Bersama SWA RoboKnights, Audric meraih tiga Gold Awards dan Start-Up Award melalui inovasi komunikasi asistif bagi individu yang kehilangan kemampuan bicara akibat ALS, stroke, atau gangguan neuromuskular.

LUMA dirancang sebagai solusi yang lebih terjangkau, dengan estimasi biaya produksi sekitar Rp10 juta—jauh di bawah teknologi sejenis yang saat ini berada di kisaran ratusan juta rupiah. Di titik ini, robotika tidak lagi berhenti sebagai arena kompetisi, melainkan menjadi medium untuk menjawab persoalan nyata.

“Audric adalah tipe siswa yang diimpikan setiap mentor, cemerlang dalam rekayasa, tak kenal lelah dalam iterasi, dan kuat dalam karakter,” ujar Dr. Haoken, IBDP Coordinator.

Baca Juga: Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada

Bagi keluarga Audric, capaian ini merupakan buah dari ekosistem pendidikan yang tepat, tempat dukungan sekolah, dedikasi guru, dan fasilitas saling menguatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI