Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Kapan Waktu Membaca Niat Puasa Ramadan?
Berdasarkan buku Panduan Praktis Ibadah Puasa karya Drs. E. Syamsuddin dan Ahmad Syahirul Alim, Lc, niat puasa harus dibacakan sebelum terbit fajar pada bulan Ramadan. Bahkan disebutkan bahwa niat puasa tersebut sudah boleh dibacakan pada malam harinya sejak Matahari tenggelam.
Sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW, bahwa:
مَنْ لَمْ يُجْمِعُ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ
Artinya: "Barang siapa yang belum menguatkan niat berpuasa sebelum fajar maka tiada puasa baginya." (HR Abu Daud, Al-Tirmidzi, Al-Nasa'i, Ibnu Majah dan Ahmad)
Dengan demikian, niat puasa harian dapat dilakukan pada malam hari, sejak Matahari terbenam hingga terbit fajar. It artinya, Anda boleh membaca niat puasa Ramadan sebelum sholat subuh.
Sementara itu, niat puasa Ramadan sebulan sekaligus dapat dilakukan pada malam pertama Ramadan, mulai setelah waktu Magrib hingga sebelum terbit fajar.
Namun, bagi orang awam yang benar-benar lupa berniat, misalnya karena kesibukan atau tertidur hingga melewatkan sahur, puasanya tetap sah selama belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa.
Dalam kondisi ini, ia dapat melanjutkan puasanya dan segera berniat di pagi hari.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri