Komunitas Ini Buktikan Sampah Bisa Jadi 'Tabungan' Bernilai Ekonomi, Mengubah Lingkungan Sekitar

Dinda Rachmawati

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:29 WIB
Komunitas Ini Buktikan Sampah Bisa Jadi 'Tabungan' Bernilai Ekonomi, Mengubah Lingkungan Sekitar
Komunitas Ini Buktikan Sampah Bisa Jadi 'Tabungan' Bernilai Ekonomi, Mengubah Lingkungan Sekitar (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Bank Sampah Sumber Mutiara Tangerang (BSSMT) berhasil menjadi juara dalam lomba kebersihan tingkat Kota Tangerang.
  • BSSMT, binaan MPMX, menggerakkan warga Sudimara Barat melalui program edukasi pemilahan dan pengelolaan bernilai ekonomi.
  • Upaya komunitas ini menunjukkan bahwa kesadaran warga dan kolaborasi mampu menghasilkan perubahan signifikan pada lingkungan sekitar.

Suara.com - Setiap tanggal 21 Februari, masyarakat Indonesia memperingati Hari Peduli Sampah Nasional sebagai pengingat bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga gerakan kolektif yang dimulai dari lingkungan terdekat. 

Di tengah tantangan pengelolaan limbah perkotaan yang kian kompleks, sebuah komunitas di Sudimara Barat, Tangerang, menunjukkan bahwa perubahan besar bisa lahir dari langkah sederhana dan konsisten.

Adalah Bank Sampah Sumber Mutiara Tangerang (BSSMT), bank sampah binaan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), yang sejak 2022 tumbuh menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan RT 04/RW 08. 

Melalui program MILAH MPM (Mitra Olah Sampah MPM), yang merupakan bagian dari pilar keberlanjutan lingkungan perusahaan, BSSMT tidak hanya menjadi tempat menabung sampah, tetapi juga ruang belajar dan ruang kolaborasi warga.

Di sana, warga diajak memahami bahwa sampah bukan sekadar limbah yang harus dibuang, melainkan sumber daya yang dapat dikelola dan memberi nilai tambah. 

Berbagai kegiatan edukasi rutin digelar, mulai dari pelatihan pemilahan sampah rumah tangga, workshop pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomi, hingga sistem penimbangan dan tabungan sampah yang terintegrasi. 

Komunitas Ini Buktikan Sampah Bisa Jadi 'Tabungan' Bernilai Ekonomi, Mengubah Lingkungan Sekitar (Dok. Istimewa)
Komunitas Ini Buktikan Sampah Bisa Jadi 'Tabungan' Bernilai Ekonomi, Mengubah Lingkungan Sekitar (Dok. Istimewa)

Perlahan namun pasti, kebiasaan baru pun terbentuk: memilah dari rumah, menyetor secara berkala, dan memanfaatkan hasilnya untuk kebutuhan bersama.

Pengelola BSSMT, Pak Edwin, menuturkan bahwa perubahan perilaku menjadi tantangan sekaligus kunci keberhasilan gerakan ini. 

“Awalnya tidak mudah mengajak warga memilah sampah dari rumah. Tapi ketika mereka mulai melihat manfaatnya, lingkungan lebih bersih, ada nilai ekonomi yang bisa ditabung, kesadaran itu tumbuh dengan sendirinya. Sekarang, kegiatan menabung sampah sudah menjadi rutinitas yang dinantikan,” ujarnya.

baca juga

Upaya konsisten tersebut membuahkan hasil membanggakan. BSSMT dinobatkan sebagai Juara I Bank Sampah dalam Lomba Kebersihan Tingkat Kota Tangerang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tangerang. 

Penilaian dilakukan berdasarkan sistem pengelolaan sampah skala RW, partisipasi masyarakat, inovasi lingkungan, serta dampak nyata bagi sekitar. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, sekaligus menjadi pengakuan atas kekuatan gerakan berbasis komunitas.

Pada kesempatan yang sama, MPMX juga menerima apresiasi atas dukungan dan kontribusinya dalam pengelolaan sampah di Kota Tangerang. GM Corporate Communication & Sustainability MPMX, Natalia Lusnita, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. 

“Kami percaya bahwa gerakan menuju keberlanjutan yang paling kuat adalah gerakan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri. Kehadiran Bank Sampah Sumber Mutiara Tangerang menunjukkan bahwa ketika edukasi, kolaborasi, dan partisipasi warga berjalan bersama, perubahan nyata dapat tercipta," ungkapnya.

Prestasi yang diraih hari ini, lanjut dia juga bukan hanya penghargaan, tetapi juga simbol optimisme bahwa gerakan kecil di tingkat komunitas mampu membawa dampak besar bagi masa depan lingkungan kita.

Program MILAH sendiri dirancang dengan pendekatan pemberdayaan komunitas yang mengintegrasikan edukasi, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan kapasitas bank sampah. Tidak hanya di Tangerang, inisiatif ini juga telah berjalan di wilayah operasional perusahaan seperti Sidoarjo dan Malang, memperluas dampak pengurangan limbah dan pelestarian lingkungan.

Bagi warga Sudimara Barat, BSSMT bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama yang membangun rasa memiliki terhadap lingkungan. Anak-anak tumbuh dengan kebiasaan memilah sampah, orang tua semakin sadar akan pentingnya pengelolaan dari sumbernya, dan lingkungan pun menjadi lebih bersih serta sehat.

Semangat yang lahir dari komunitas ini membuktikan bahwa keberlanjutan bukan konsep yang jauh dan abstrak. Ia hadir dalam kebiasaan sehari-hari, dalam kolaborasi warga, dan dalam komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang berdaya bagi generasi mendatang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ironi Sosial: Ketika Permasalahan Publik Terus Dinormalisasi dan Diabaikan

Ironi Sosial: Ketika Permasalahan Publik Terus Dinormalisasi dan Diabaikan

Your Say | Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:10 WIB

TPA Terancam Penuh 2028, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Sampah Indonesia?

TPA Terancam Penuh 2028, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Sampah Indonesia?

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:42 WIB

Berulang Tahun, Data Tunggal DTSEN Genap 1 Tahun

Berulang Tahun, Data Tunggal DTSEN Genap 1 Tahun

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:56 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×