Dwi Sasetyaningtyas Bangga Anak Berpaspor Inggris, Emang Boleh Ortu WNI Pilihkan Anak Jadi WNA?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:48 WIB
Dwi Sasetyaningtyas Bangga Anak Berpaspor Inggris, Emang Boleh Ortu WNI Pilihkan Anak Jadi WNA?
Arya Irwantoro dan Dwi Sasetyaningtyas. (Instagram/sasetyaningtyas)
baca 10 detik
  • Dwi Sasetyaningtyas soroti status warga negara Inggris anaknya hingga viral di medsos.
  • Indonesia anut asas keturunan, anak dari orang tua WNI otomatis berstatus WNI.
  • Anak berkewarganegaraan ganda wajib memilih satu status saat berusia 18 hingga 21 tahun.

Suara.com - Kontroversi yang dibuat oleh Dwi Sasetyaningtyas (DS), seorang alumni penerima beasiswa LPDP masih menjadi sorotan publik.

Salah satunya, momen ketika Dwi Sasetyaningtyas memamerkan paspor Inggris milik anak-anaknya.

Pada kontennya tersebut, Dwi Sasetyaningtyas ini merasa sangat bangga telah menjadikan anaknya sebagai warga negara Inggris, tak seperti dirinya dan suaminya yang berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).

Banyak yang menyayangkan sikapnya karena dianggap tidak bangga sebagai WNI, apalagi ia pernah disekolahkan negara.

Namun dari kacamata hukum, mungkinkah anak yang lahir dari kedua orang tua WNI bisa pindah wargan negara asing?

Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro (Instagram/sasetyaningtyas)
Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro (Instagram/sasetyaningtyas)

1. Asas Keturunan

Indonesia menganut asas Ius Sanguinis atau kewarganegaraan berdasarkan garis keturunan.

Artinya, selama ayah dan ibunya adalah WNI, maka secara hukum otomatis si anak adalah WNI, di mana pun ia dilahirkan.

Berdasarkan UU No. 12 Tahun 2006, anak dari pasangan WNI tidak otomatis menjadi WNA hanya karena lahir di luar negeri, kecuali negara tempat ia lahir menganut asas Ius Soli (kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir) yang sangat ketat.

baca juga

2. Inggris Tidak Beri Status Warga Negara Gratisan

Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham, Widodo turut angkat bicara soal kasus ini.

Menurutnya, Inggris tidak menganut sistem Ius Soli murni.

Artinya, bayi yang lahir di Inggris tidak langsung otomatis jadi warga negara Inggris jika orang tuanya bukan penduduk tetap atau warga sana.

3. Kewarganegaraan Ganda

Seorang anak bisa berstatus warga negara ganda, WNA dan WNI jika dirinya hasil dari perkawinan campuran (WNI-WNA) atau anak WNI yang lahir di negara Ius Soli (seperti Amerika Serikat).

Namun, status kewarganegaraan ganda ini ada masa berlakunya:

  • Wajib Memilih: Saat anak menginjak usia 18 tahun atau sudah menikah harus mulai menentukan pilihan.
  • Batas Waktu: Pilihan harus disampaikan paling lambat usia 21 tahun.
  • Gugur Otomatis: Jika lewat usia 21 tahun tidak memilih, maka status WNI-nya akan gugur dan ia dianggap WNA sepenuhnya.

4. Sikap Dwi Sasetyaningtyas Dianggap Intervensi Hak Anak

Karena usia anak Dwi Sasetyaningtyas masih balita, Dirjen AHU juga menilai anak sekecil itu belum waktunya menentukan masa depannya sendiri, apalagi status kewarganegaraannya.

Memaksakan anak menjadi WNA sejak dini dianggap sebagai bentuk intervensi orang tua yang berlebihan.

5. Konsekuensi Menjadi WNA Inggris

Jika anak Dwi Sasetyaningtyas tersebut benar-benar didaftarkan menjadi warga negara Inggris, maka secara otomatis status WNI-nya akan hilang. Sebab, Indonesia tidak mengenal status kewarganegaraan ganda.

Meskipun DS pamer paspor Inggris anaknya, secara hukum Indonesia tetap menganggap anak-anak tersebut sebagai WNI berdasarkan garis keturunan orang tuanya, kecuali jika sudah ada proses pindah kewarganegaraan resmi yang diakui negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Digital Dwi Sasetyaningtyas Jadi Sorotan, Flexing Dikasih Ajudan dari Ayah Mertua

Jejak Digital Dwi Sasetyaningtyas Jadi Sorotan, Flexing Dikasih Ajudan dari Ayah Mertua

Lifestyle | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:20 WIB

Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026

Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026

Sport | Kamis, 26 Februari 2026 | 21:01 WIB

Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP

Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP

Lifestyle | Kamis, 26 Februari 2026 | 18:33 WIB

Profil Irawati Puteri, Alumni LPDP Eks SPG Nugget yang 'Diburu' Netizen

Profil Irawati Puteri, Alumni LPDP Eks SPG Nugget yang 'Diburu' Netizen

Lifestyle | Kamis, 26 Februari 2026 | 17:54 WIB

Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak

Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 17:49 WIB

Viral Alumni LPDP Diburu Netizen Buntut Kasus Dwi Sasetyaningtyas

Viral Alumni LPDP Diburu Netizen Buntut Kasus Dwi Sasetyaningtyas

Lifestyle | Kamis, 26 Februari 2026 | 17:25 WIB

Terkini

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

×