Sudah Berapa Lama Ali Khamenei Berkuasa? Perannya Lebih Luas dari Presiden atau Parlemen

Yasinta Rahmawati

Senin, 02 Maret 2026 | 14:50 WIB
Sudah Berapa Lama Ali Khamenei Berkuasa? Perannya Lebih Luas dari Presiden atau Parlemen
Sudah Berapa Lama Ali Khamenei Berkuasa? Sejarah & Masa Kepemimpinannya (instagram)

Suara.com - Ayatollah Ali Hosseini Khamenei adalah sosok paling berpengaruh dalam politik Iran selama lebih dari tiga dekade terakhir. Sebagai Supreme Leader atau Pemimpin Tertinggi Iran, Khamenei memegang otoritas besar atas militer, kebijakan luar negeri, bahkan sistem hukum negara.

Pertanyaan yang sering muncul adalah, berapa lama Ali Khamenei berkuasa? Jawabannya mencakup periode yang panjang, penuh kontroversi, dan kini berakhir pada 2026.

Siapa Ali Khamenei? Latar Belakang Singkat

Ali Khamenei lahir pada 19 April 1939 di Mashhad, Iran. Ia aktif dalam perlawanan terhadap Shah Iran sebelum Revolusi Islam 1979 dan menjalin hubungan dekat dengan pemimpin revolusi, Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Sebelum menjadi pemimpin tertinggi, Khamenei juga pernah menjadi Presiden Iran dua periode (1981–1989), masa ketika Iran sedang berperang melawan Irak.

Setelah kematian Ayatollah Khomeini pada tahun 1989, Ali Khamenei dipilih sebagai Supreme Leader oleh Assembly of Experts, badan ulama yang berwenang memilih pemimpin tertinggi Iran.

Sebagai Supreme Leader, Khamenei bukan sekadar kepala negara biasa. Ia memegang otoritas tertinggi atas:

  • Angkatan Bersenjata Iran dan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC)
  • Kebijakan luar negeri
  • Lembaga peradilan dan media negara

Perannya jauh lebih luas daripada presiden atau parlemen.

Berapa Lama Ali Khamenei Berkuasa? Rangkaian Tahun Kepemimpinan

baca juga

Ali Khamenei memulai masa kepemimpinannya sebagai Supreme Leader pada 4 Juni 1989. Ia terus berkuasa secara tidak terbatas waktu (seumur hidup) sesuai konstitusi Iran sampai berita terkini di 2026. Dalam hitungan:

  • Dari 1989 sampai 2026

Masa kepemimpinan Khamenei mencapai sekitar 36–37 tahun. Itu menjadikan Khamenei salah satu pemimpin yang paling lama memerintah di Timur Tengah dalam sejarah modern.

  • Peristiwa 2026: Kepemimpinan Berakhir

Informasi terbaru menunjukkan bahwa Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia pada 28 Februari 2026 akibat serangan gabungan militer oleh Amerika Serikat dan Israel, sebuah peristiwa yang mengubah lanskap politik Iran secara dramatis.

Kabar ini dikonfirmasi oleh media Iran dan pejabat AS/Israel, meskipun dampaknya masih memicu ketegangan geopolitik yang besar di kawasan. Dengan kematiannya, masa kepemimpinan yang dimulai sejak 1989 pun berakhir setelah lebih dari 36 tahun.

Apa Arti Kepemimpinan 36 Tahun Itu?

Kepemimpinan Khamenei bukan semata soal durasi. Selama lebih dari tiga dekade, ia:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil 6 Putra-Putri Ayatollah Ali Khamenei, Menilik Arah Suksesi Pimpinan Tertinggi Iran

Profil 6 Putra-Putri Ayatollah Ali Khamenei, Menilik Arah Suksesi Pimpinan Tertinggi Iran

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 14:40 WIB

Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Siapa yang Pimpin Iran Saat Ini?

Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Siapa yang Pimpin Iran Saat Ini?

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 12:41 WIB

Profil Anak hingga Cucu Ayatollah Ali Khamenei yang Dikabarkan Tewas akibat Serangan Israel

Profil Anak hingga Cucu Ayatollah Ali Khamenei yang Dikabarkan Tewas akibat Serangan Israel

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 12:02 WIB

Terkini

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×