- Puasa bukan alasan berhenti olahraga, asalkan pilih jenis dan waktu yang tepat.
- Waktu terbaik berolahraga adalah sebelum berbuka, setelah berbuka, sebelum sahur, atau menjelang tidur.
- Jalan santai, yoga, hingga latihan beban ringan aman dilakukan agar tubuh tetap fit selama Ramadan.
Suara.com - Menjalankan ibadah puasa Ramadan bukan berarti harus menghentikan seluruh aktivitas fisik secara total. Meski tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi dan cairan selama belasan jam, menjaga kebugaran tetap menjadi hal yang krusial.
Kuncinya terletak pada pemilihan jenis aktivitas fisik ataupun olahraga yang tepat, serta pengaturan waktu yang cerdas agar energi tidak terkuras habis sebelum waktu berbuka tiba.
Melansir dari website Siloam Hospital pada Selasa, 3 Maret 2026, berikut adalah jenis olahraga ringan yang aman dilakukan selama puasa serta kapan waktu terbaik untuk melakukannya.

Memilih Waktu Paling Ideal
Terdapat empat pilihan waktu yang disarankan untuk berolahraga yang aman dan memberikan dampak positif bagi kesehatan.
- Sesaat Sebelum Berbuka: Waktu ini sangat ideal untuk olahraga karena tubuh akan segera mendapatkan asupan energi kembali dalam waktu singkat. Durasi 30 menit sebelum azan Magrib sudah cukup untuk melakukan kardio ringan.
- Setelah Berbuka Puasa: Ini merupakan saat terbaik jika ingin melakukan latihan dengan intensitas yang lebih tinggi. Pastikan memberikan jeda sekitar satu hingga dua jam setelah makan agar proses pencernaan tidak terganggu dan energi sudah terserap sempurna ke otot.
- Sebelum Sahur: Bagi yang memiliki kebiasaan bangun lebih awal, berolahraga sekitar 30 menit sebelum makan sahur dapat memacu metabolisme dan membuat tubuh terasa lebih segar sepanjang hari.
- Menjelang Waktu Tidur: Melakukan aktivitas fisik ringan sebelum tidur membantu membakar kalori dari makan malam sekaligus membantu merilekskan otot setelah seharian beraktivitas.
7 Olahraga Ringan yang Direkomendasikan
Berikut adalah tujuh pilihan olahraga yang sangat cocok dilakukan saat puasa Ramadan.
1. Jalan Santai di Sore Hari
Aktivitas ini merupakan pilihan paling aman dan rendah risiko. Jalan santai di sekitar lingkungan rumah selama 20-30 menit membantu menjaga kelancaran sirkulasi darah tanpa menyebabkan keringat yang mengucur deras.
2. Yoga untuk Ketenangan dan Kelenturan
Yoga sangat efektif dalam melatih teknik pernapasan dan peregangan otot. Gerakannya yang tenang tidak membutuhkan banyak energi, namun sangat bermanfaat untuk menjaga fleksibilitas tubuh dan menenangkan pikiran dari stres pekerjaan.
3. Bersepeda Jarak Dekat
Bersepeda santai atau "ngabuburit" dengan sepeda bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan. Selain menyehatkan jantung, bersepeda membantu mengencangkan otot kaki. Hindari rute yang terlalu menanjak agar jantung tidak dipaksa bekerja terlalu keras.
4. Pilates untuk Perbaiki Postur Tubuh
Jika ingin fokus pada perbaikan postur tubuh, pilates adalah jawabannya. Olahraga ini memadukan kekuatan otot inti dengan kontrol pernapasan yang baik. Latihan ini sangat fleksibel karena bisa disesuaikan dengan level energi yang dimiliki saat itu.