suara mereka

Apa Salah Satu Syarat Sah Puasa? Ini Jawabannya

Ruth Meliana Suara.Com
Rabu, 04 Maret 2026 | 09:23 WIB
Apa Salah Satu Syarat Sah Puasa? Ini Jawabannya
ilustrasi syarat utama puasa (freepik)
Baca 10 detik
  • Niat adalah kehendak hati tulus untuk beribadah, menjadi syarat sah puasa Ramadan dan harus ditetapkan sebelum fajar menyingsing.
  • Hadis menegaskan niat menentukan penerimaan amalan; tanpa niat, puasa hanya menahan fisik tanpa nilai spiritual di sisi Allah.
  • Niat yang jelas memengaruhi jenis puasa (seperti qadha atau nazar) dan harus bebas dari keraguan untuk menjaga keabsahannya.

Bayangkan jika seseorang berpuasa hanya karena ikut-ikutan atau tekanan sosial. Puasanya mungkin sah secara lahiriah, tapi tidak bernilai di sisi Allah.

Al-Quran dalam surah Al-Baqarah ayat 183 menyatakan: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

Niatlah yang menghubungkan puasa dengan tujuan utama ini, yaitu mencapai takwa.

Dalam praktiknya, niat juga memengaruhi jenis puasa yang dijalankan. Misalnya, untuk puasa qadha (ganti puasa yang tertinggal), niat harus spesifik: "Nawaitu shauma qadha'in lillahi ta'ala."

Jika niatnya salah, puasa bisa batal atau tidak dihitung sebagai qadha. Begitu pula untuk puasa nazar atau kifarat, niat harus jelas agar sesuai dengan janji atau penebusan dosa.

Di era modern, di mana kehidupan sibuk dengan pekerjaan dan teknologi, banyak orang lupa berniat karena terlalu lelah atau terganggu gadget.

Oleh karena itu, disarankan untuk membiasakan diri berniat sebelum tidur malam, atau menggunakan alarm pengingat.

Selain itu, niat juga terkait dengan keabsahan puasa bagi kelompok tertentu. Bagi anak kecil yang belum baligh, niat bukan syarat mutlak karena mereka belum mukallaf (bertanggung jawab).

Namun, untuk orang dewasa yang sehat, niat wajib. Bagi yang sakit atau musafir, niat bisa disesuaikan mereka boleh tidak berpuasa tapi harus mengqadha nanti dengan niat yang benar.

Baca Juga: Inspirasi Menu Buka Puasa: Tenya Tempura Tendon, Renyah dengan Cita Rasa Jepang Asli di Central Park

Ulama seperti Imam Nawawi dalam kitabnya Al-Majmu' menjelaskan bahwa niat harus bebas dari keraguan. Jika ragu-ragu, puasa bisa batal.

Dampak dari memahami syarat niat ini sangat luas. Di masyarakat Indonesia, di mana mayoritas Muslim, pemahaman ini membantu mencegah kesalahan dalam beribadah.

Selama Ramadan, banyak kajian atau ceramah masjid yang membahas niat untuk mengingatkan umat. Niat juga mengajarkan disiplin diri; dengan berniat, seseorang lebih termotivasi untuk menjaga puasa dari hal-hal yang membatalkannya, seperti ghibah (gosip) atau amarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI