Pelajaran dari Jose Ramos-Horta: Rekonsiliasi Lebih Kuat daripada Balas Dendam

Vania Rossa

Selasa, 02 Juni 2026 | 21:54 WIB
Pelajaran dari Jose Ramos-Horta: Rekonsiliasi Lebih Kuat daripada Balas Dendam
Presiden Timor-Leste sekaligus peraih Nobel Perdamaian Jose Ramos-Horta. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Presiden Timor-Leste, Jose Ramos-Horta, menekankan pentingnya rekonsiliasi nasional sebagai fondasi stabilitas dalam kuliah kepemimpinan di Jakarta, Senin (2/6/2026).
  • Rekonsiliasi menjadi kunci keberhasilan Timor-Leste mengubah pihak yang pernah berseberangan menjadi mitra kerja sama yang produktif di masa depan.
  • Hubungan harmonis antara Timor-Leste dan Indonesia menjadi bukti nyata bahwa keberanian berdamai dengan masa lalu membawa dampak positif.

Suara.com - Di tengah dunia yang semakin penuh konflik dan perpecahan, Presiden Timor-Leste sekaligus peraih Nobel Perdamaian Jose Ramos-Horta justru menawarkan pelajaran yang sederhana namun tidak mudah dijalankan: berdamai dengan masa lalu.

Dalam sebuah kuliah kepemimpinan di Jakarta, Ramos-Horta membagikan pengalaman panjang negaranya keluar dari konflik dan memilih jalan rekonsiliasi dibanding balas dendam. Baginya, keputusan itu menjadi fondasi penting yang membuat Timor-Leste mampu membangun masa depan yang lebih stabil.

Perjalanan Timor-Leste menuju kemerdekaan bukanlah kisah yang mudah. Negara muda di Asia Tenggara itu pernah mengalami konflik berkepanjangan yang meninggalkan luka mendalam bagi masyarakatnya.

Namun alih-alih terus terjebak dalam kemarahan, Timor-Leste memilih jalan yang berbeda.

"Kami memilih jalan rekonsiliasi nasional," kata Ramos-Horta saat menjadi pembicara dalam ERIA School of Government Leadership Lecture Series di Jakarta, Senin (2/6/2026).

Menurut peraih Nobel Perdamaian 1996 itu, rekonsiliasi bukan berarti melupakan masa lalu. Sebaliknya, rekonsiliasi membutuhkan keberanian untuk mengakui luka yang pernah ada, sambil tetap membuka ruang bagi hubungan yang lebih baik di masa depan.

Ramos-Horta menilai stabilitas yang sesungguhnya bukan hanya tentang berhentinya konflik, melainkan kemampuan mengubah pihak yang pernah berseberangan menjadi mitra yang dapat bekerja sama.

"Stabilitas kawasan yang sesungguhnya bukan hanya tentang tidak adanya konflik, tetapi tentang upaya bersama untuk mengubah pihak-pihak yang pernah berseberangan menjadi mitra yang dapat bekerja sama demi masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Pelajaran dari Hubungan Timor-Leste dan Indonesia

baca juga

Salah satu contoh yang menurut Ramos-Horta paling nyata adalah hubungan Timor-Leste dan Indonesia saat ini.

Meski memiliki sejarah yang kompleks, kedua negara kini menjalin hubungan yang erat. Ia bahkan menyebut rekonsiliasi Indonesia dan Timor-Leste sebagai salah satu kisah perdamaian paling penting di Asia Tenggara.

Ramos-Horta mengenang bagaimana banyak warga Timor-Leste diterima dengan baik di Indonesia, baik untuk belajar maupun bekerja. Pengalaman tersebut memperkuat keyakinannya bahwa hubungan antarmanusia sering kali lebih kuat daripada konflik politik.

Mengapa Pesan Ini Relevan untuk Kehidupan Sehari-hari?

Meski berbicara dalam konteks hubungan antarnegara, pesan Ramos-Horta sebenarnya terasa dekat dengan kehidupan banyak orang.

Dalam hubungan keluarga, pertemanan, maupun pekerjaan, konflik sering kali meninggalkan luka dan rasa kecewa. Namun menurut Ramos-Horta, masa depan sulit dibangun jika seseorang terus hidup dalam kemarahan terhadap masa lalu.

Ia percaya dialog dan kemauan untuk memahami pihak lain tetap menjadi cara terbaik untuk menyelesaikan perbedaan.

Di tengah era media sosial yang sering memperbesar polarisasi dan perdebatan, pesan tersebut terasa semakin relevan: tidak semua konflik harus berakhir dengan kemenangan satu pihak. Terkadang, kemajuan justru lahir ketika orang memilih untuk saling mendengar dan membangun kembali kepercayaan.

Menjelang bergabung penuh dengan ASEAN, Timor-Leste ingin membawa pengalaman tersebut ke tingkat yang lebih luas. Bagi Ramos-Horta, keberhasilan sebuah komunitas—baik negara, organisasi, maupun hubungan antarmanusia—bergantung pada kemampuan untuk berdamai dengan masa lalu dan bekerja sama demi masa depan yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Presiden Timor Leste Membagikan Pelajaran Diplomasi di Jakarta

Ketika Presiden Timor Leste Membagikan Pelajaran Diplomasi di Jakarta

Foto | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:26 WIB

Nova Arianto Waspadai Kebangkitan Timor Leste

Nova Arianto Waspadai Kebangkitan Timor Leste

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:20 WIB

Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19

Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:17 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×