- Lailatul Qadar adalah malam mulia di bulan Ramadan yang lebih baik dari seribu bulan.
- Malam tersebut merupakan waktu penetapan segala urusan hikmah dan turunnya para malaikat.
- Beribadah pada malam ini menjanjikan penghapusan dosa masa lalu dan merupakan kemuliaan khusus yang diberikan kepada umat Nabi Muhammad SAW.
Keistimewaan lain yang disebutkan dalam dalil-dalil ini meliputi turunnya malaikat-malaikat, termasuk Jibril AS, ke bumi.
Malam ini penuh kedamaian, di mana setan tidak dapat berbuat jahat, sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-Qadr ayat 5: "Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." Ini membuat malam tersebut menjadi waktu ideal untuk beribadah tanpa gangguan.
Selain itu, Lailatul Qadar diberikan khusus kepada umat Nabi Muhammad SAW, sebagaimana Hadis dari Abu Hurairah RA: "Sesungguhnya Allah memberikan Lailatul Qadar kepada umatku, dan tidak memberikannya kepada umat-umat sebelumnya." Hal ini menunjukkan kemurahan Allah SWT terhadap umat Islam.
Menurut para ulama seperti Ibnu Abbas dan Qatadah, malam ini juga menjadi perantara penghapusan dosa masa lalu bagi yang beribadah dengan sungguh-sungguh.
Rasulullah SAW sendiri aktif mencarinya di sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil seperti 21, 23, 25, 27, atau 29. Amalan yang dianjurkan meliputi shalat malam, tilawah Al-Quran, dzikir, dan doa.
Dalil-dalil dari Al-Quran dan Hadis jelas menunjukkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa, penuh berkah, ampunan, dan kemuliaan. Ini bukan hanya malam biasa, melainkan kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.