Kronologi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK

Ruth Meliana

Rabu, 04 Maret 2026 | 11:01 WIB
Kronologi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK
potret Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (prokompim.setda.pekalongankab.go.id)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq diamankan dalam OTT KPK yang digelar di wilayah Jawa Tengah.

Penindakan tersebut berkaitan dengan dugaan pengondisian pengadaan tenaga alih daya (outsourcing) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.

OTT KPK ini sontak mengundang perhatian publik, mengingat Fadia Arafiq merupakan kepala daerah yang juga dikenal sebagai putri dari penyanyi dangdut legendaris A. Rafiq. Berikut kronologi lengkap penangkapan Fadia Arafiq yang dilakukan KPK.

Kronologi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terciduk OTT KPK

Berawal dari peyelidikan tertutup, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa operasi ini merupakan hasil dari penyelidikan tertutup yang telah dilakukan tim penindakan di wilayah Jawa Tengah.

Tim KPK bergerak secara senyap untuk memantau dugaan transaksi ilegal yang melibatkan penyelenggara negara di Kabupaten Pekalongan.

Penyelidikan tersebut berfokus pada dugaan praktik pengondisian dalam pengadaan tenaga outsourcing di sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan. KPK menduga ada keterlibatan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dalam perkara ini.

Setelah mengantongi informasi dan bukti awal yang dinilai cukup, tim KPK kemudian bergerak melakukan penindakan pada Selasa dini hari.

Dalam operasi tersebut, Fadia Arafiq diamankan bersama dua orang lainnya di wilayah Semarang. Penangkapan dilakukan pada Selasa dini hari sebelum akhirnya ketiganya langsung dibawa ke Jakarta.

Budi Prasetyo menyampaikan bahwa Fadia ditangkap bersama ajudan dan orang kepercayaannya. Setelah diamankan, mereka langsung diboyong ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

baca juga

Tak hanya tiga orang, secara keseluruhan KPK mengamankan 11 orang dalam OTT tersebut. Mereka terdiri dari unsur aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta. Salah satu pejabat yang turut diamankan adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pekalongan, HM Yulian Akbar.

Seiring dengan penangkapan tersebut, penyidik KPK juga melakukan penyegelan sejumlah ruangan di lingkungan Pemkab Pekalongan. Total ada empat ruangan yang dipasangi garis penyegelan.

Ruangan tersebut meliputi ruang Bupati Pekalongan, ruang Sekretaris Daerah, ruang Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, serta ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Asisten II Bidang Perekonomian Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi, membenarkan adanya penyegelan tersebut. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara detail perkara yang sedang ditangani KPK karena saat itu sedang berada di luar daerah.

Penyegelan ruangan ini diduga berkaitan dengan upaya pengamanan dokumen dan barang bukti yang berhubungan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

Dalam rangkaian OTT tersebut, tim penyidik KPK juga sempat melakukan pemeriksaan terhadap 10 ASN Pemkab Pekalongan. Pemeriksaan dilakukan di Mapolres Pekalongan Kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segini Utang Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK

Segini Utang Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:52 WIB

Melongok Isi Garasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq versi LHKPN

Melongok Isi Garasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq versi LHKPN

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:18 WIB

26 Tanah dan Bangunan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Total Harga Bikin Geleng-geleng

26 Tanah dan Bangunan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Total Harga Bikin Geleng-geleng

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:55 WIB

Terkini

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:28 WIB

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

×