Kekayaan Sekda Pekalongan Mohammad Yulian Akbar Terungkap Usai OTT KPK, Tembus Rp3 Miliar

Husna Rahmayunita, Dita Alvinasari

Rabu, 04 Maret 2026 | 12:50 WIB
Kekayaan Sekda Pekalongan Mohammad Yulian Akbar Terungkap Usai OTT KPK, Tembus Rp3 Miliar
Sekda Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar (PROKOMPIM Sekda Pekalongan)
baca 10 detik
  • Mohammad Yulian Akbar menjabat Sekda Kabupaten Pekalongan sejak 2021.
  • Ia turut diamankan KPK dalam OTT yang menjerat Bupati Fadia Arafiq.
  • Berdasarkan LHKPN, total kekayaannya per 31 Desember 2024 mencapai Rp3,89 miliar.

Suara.com - Sosok Sekda Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar, ikut menjadi sorotan publik menyusul kabar OTT KPK terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, pada Selasa, 3 Maret 2026.

Mohammad Yulian Akbar termasuk salah satu pihak yang turut diamankan dalam OTT KPK selain Fadia Arafiq. Hal ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

"Tim juga mengamankan sejumlah pihak di Pekalongan dan saat ini sedang dibawa ke Jakarta. Malam ini, sekitar 11 orang akan tiba di Jakarta. Salah satunya Sekda," ujar Budi, dikutip Rabu, 4 Maret 2026.

Seiring dengan kabar OTT KPK terhadap Mohammad Yulian Akbar, berikut informasi mengenai kekayaan Sekda Pekalongan berdasarkan pengumuman laporan LHKPN.

Sebanyak 11 orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. (Suara.com/Dea)
Sebanyak 11 orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. (Suara.com/Dea)

Segini Kekayaan Mohammad Yulian Akbar

Berdasarkan pengumuman harta kekayaan penyelenggara negara yang dilaporkan ke KPK, per 31 Desember 2024, Mohammad Yulian Akbar memiliki total kekayaan sebesar Rp3.897.600.000.

Berikut rincian kekayaan Mohammad Yulian Akbar.

A. Tanah dan Bangunan (Total Rp3.045.000.000)

Terdapat 6 aset tanah dan bangunan yang semuanya berstatus hasil sendiri.

baca juga
  1. Tanah dan Bangunan 132 m²/50 m² di Pekalongan Rp600.000.000.
  2. Tanah dan Bangunan 108 m²/40 m² di Pekalongan Rp275.000.000.
  3. Tanah dan Bangunan 108 m²/100 m² di Pekalongan Rp750.000.000.
  4. Tanah dan Bangunan 148 m²/50 m² di Pekalongan Rp370.000.000.
  5. Tanah dan Bangunan 21 m²/21 m² di Kota Semarang Rp400.000.000.
  6. Tanah dan Bangunan 465 m²/100 m² di Pekalongan Rp650.000.000.

B. Alat Transportasi dan Mesin (Total Rp90.000.000)

Seluruh kendaraan berstatus hasil sendiri.

  1. Mobil Honda Jazz (2005) Rp40.000.000.
  2. Motor Honda Supra Fit (2004) Rp2.000.000.
  3. Motor Honda Solo (2021) Rp23.000.000.
  4. Motor Honda Solo (2022) Rp25.000.000.

C. Harta Bergerak Lainnya Rp32.000.000

D. Surat Berharga -

E. Kas dan Setara Kas Rp130.600.000

F. Harta Lainnya Rp600.000.000

Dalam laporan LHKPN-nya ini, Mohammad Yulian Akbar tidak tercatat memiliki utang, sehingga total kekayaan bersihnya senilai Rp3.897.600.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati hingga Sekda Terseret, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Usai OTT di Pekalongan!

Bupati hingga Sekda Terseret, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Usai OTT di Pekalongan!

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:27 WIB

Lonjakan Kekayaan Fadia Arafiq: Dari Wakil Bupati ke Bupati, Naik 3 Kali Lipat

Lonjakan Kekayaan Fadia Arafiq: Dari Wakil Bupati ke Bupati, Naik 3 Kali Lipat

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:35 WIB

Diamankan dalam Rangkaian OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, 11 Orang Tiba di Gedung KPK

Diamankan dalam Rangkaian OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, 11 Orang Tiba di Gedung KPK

Video | Selasa, 03 Maret 2026 | 22:10 WIB

Terkini

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

×