Festival Literasi Denpasar #6 Libatkan 10.150 Peserta, Komitmen Bangun Generasi Cerdas dan Kreatif

Fabiola Febrinastri

Kamis, 05 Maret 2026 | 14:55 WIB
Festival Literasi Denpasar #6 Libatkan 10.150 Peserta, Komitmen Bangun Generasi Cerdas dan Kreatif
Festival Literasi Denpasar #6. (Dok: Nyalanesia)

Suara.com - Puncak Festival Literasi Denpasar #6 berlangsung meriah dan sarat makna, menegaskan komitmen Kota Denpasar dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, berbudaya, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kegiatan yang telah memasuki tahun keenam ini tidak hanya menjadi panggung apresiasi bagi karya siswa dan guru, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, sekolah, komunitas, dan mitra strategis untuk memperkuat gerakan literasi yang berkelanjutan.

Rangkaian acara diawali dengan Pentas Seni dan Budaya dari SDN 6 Saraswati Denpasar, yang menjadi pembuka suasana puncak festival.

Setelah itu, Koordinator Festival Literasi Denpasar #6, Jemima Mulyandari, menyampaikan laporan capaian program. Ia menegaskan bahwa Festival Literasi Denpasar terus menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun.

Pada tahun keenam ini, festival diikuti oleh 161 sekolah dengan total 10.150 peserta, terdiri atas 9.306 siswa dan 844 guru. Seluruh partisipasi tersebut melahirkan 10.150 karya berupa puisi, cerita pengalaman pribadi, cerpen, dan esai.

“Kita semua sedang mengemban sebuah tugas mulia, yaitu menggerakkan siswa dan guru berkarya dari Bali, bersuara untuk Indonesia,” ujar Jemima.

Seluruh karya tersebut telah dibukukan menjadi legasi abadi yang menandai keberanian siswa dan guru di Kota Denpasar dalam berkarya melalui tulisan.

Menurut Jemima, Festival Literasi Denpasar bukan sekadar agenda tahunan, melainkan gerakan untuk menghidupkan nilai-nilai lokal Bali melalui medium kreatif, baik buku, digital, maupun seni.

Dalam sambutan berikutnya, Founder Nyalanesia, Lenang Manggala, menyoroti pentingnya literasi sebagai jalan membangun imajinasi, daya pikir, dan peradaban. Ia menjelaskan bahwa manusia berkembang bukan semata karena fakta-fakta yang dilihat, melainkan karena kemampuan membayangkan dan menuliskan masa depan.

“Kita tidak hanya mendorong anak-anak sekadar menulis. Tidak. Tapi kita melatih anak-anak untuk menciptakan memori eksternal, memori yang berada di luar kepala kita, tetapi ada di dalam sebuah buku,” ungkap Lenang.

baca juga

Puncak acara juga diwarnai dengan Penganugerahan Tokoh Penggerak Literasi Nasional kepada Wali Kota Denpasar dan Penganugerahan Tokoh Penggerak Literasi Kota Denpasar kepada Bunda Literasi Kota Denpasar.

Setelah itu, dilakukan sesi simbolis perpanjangan kesepakatan bersama antara Nyalanesia dan Pemerintah Kota Denpasar, sebagai penegasan bahwa kerja sama pengembangan literasi akan terus dilanjutkan.

Sambutan Wali Kota Denpasar yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Denpasar memperkuat posisi Denpasar sebagai kota yang serius membangun ekosistem literasi. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Denpasar terus melangkah menuju kota literasi berbasis budaya dengan menghadirkan perpustakaan, pojok baca, dan ruang-ruang kreatif di ruang publik.

“Literasi hari ini bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kecakapan memahami informasi, memilah kebenaran, serta mengubah pengetahuan menjadi inovasi,” demikian petikan sambutan Wali Kota Denpasar.

Pada sesi penghargaan, panitia menganugerahkan Penghargaan Duta Literasi Denpasar kepada Jemima Mulyandari, kemudian Penghargaan Kecamatan Paling Aktif Literasi Kota Denpasar, Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi Kota Denpasar, serta Penganugerahan Juara Karya Siswa Tingkat Kota, Juara Tim Literasi Daerah, dan juara kategori baru yakni NyalaKreatif, Nyalagames, serta Website Literasi Tingkat Kota.

Untuk Juara karya siswa tingkat kota, kategori Puisi Jenjang SD/Sederajat Juara 1 diraih I Putu Nova Arimbawa dari SD Negeri 16 Pemecutan. Untuk kategori cerita pengalaman pribadi jenjang SD/sederajat, Juara 1 diraih Maulana Putra Ardreansyah dari SD Negeri 5 Pedungan. Lalu untuk kategori puisi jenjang SMP/Sederajat Juara 1 diraih Ni Luh Gede Esa Widianti dari SMP Cipta Dharma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Sekolah untuk Dunia, Menguatkan Sikap Menghargai ke Generasi Alpha demi Perdamaian Global

Dari Sekolah untuk Dunia, Menguatkan Sikap Menghargai ke Generasi Alpha demi Perdamaian Global

News | Senin, 09 Maret 2026 | 08:10 WIB

Jazz Bertemu Ramadan: Cara Baru Generasi Muda Menyebarkan Kebaikan

Jazz Bertemu Ramadan: Cara Baru Generasi Muda Menyebarkan Kebaikan

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2026 | 11:45 WIB

Kuasai 60 Persen Populasi, Gen Z dan Milenial Jadi 'Kunci' Masa Depan Asuransi Syariah

Kuasai 60 Persen Populasi, Gen Z dan Milenial Jadi 'Kunci' Masa Depan Asuransi Syariah

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:26 WIB

Investasi Emas Digital Kian Diminati Generasi Muda, Pegadaian Perkuat Layanan Lewat Integrasi PRIMA

Investasi Emas Digital Kian Diminati Generasi Muda, Pegadaian Perkuat Layanan Lewat Integrasi PRIMA

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:21 WIB

Gak Usah Sok Paling Tangguh, Setiap Generasi Punya Masalahnya Sendiri!

Gak Usah Sok Paling Tangguh, Setiap Generasi Punya Masalahnya Sendiri!

Your Say | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:01 WIB

Bagi Generasi Sandwich Seperti Saya, Menjajal LPDP Artinya Mempertaruhkan Hidup Keluarga

Bagi Generasi Sandwich Seperti Saya, Menjajal LPDP Artinya Mempertaruhkan Hidup Keluarga

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:36 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×