Waspada Kurma Oplosan, Kenali 5 Ciri Fisik dan Rasanya agar Tidak Tertipu Pemanis Buatan

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:13 WIB
Waspada Kurma Oplosan, Kenali 5 Ciri Fisik dan Rasanya agar Tidak Tertipu Pemanis Buatan
Ilustrasi kurma. (Unsplash/raufalvi2001)
baca 10 detik
  • Permintaan kurma melonjak saat Ramadan, sayangnya ada juga kurma oplosan yang dijual pedagang nakal.
  • Kurma oplosan biasanya memiliki rasa sangat manis menyengat di tenggorokan.
  • Waspadai kurma yang terlalu mengkilap tidak wajar atau daging buahnya terasa lonyot.

Suara.com - Di momen Ramadan dan menjelang Lebaran 2026, permintaan masyarakat terhadap buah kurma melonjak drastis.

Sebagai makanan sunnah yang kaya nutrisi, kurma menjadi primadona untuk berbuka puasa. Namun, tingginya permintaan ini sering kali dimanfaatkan oleh oknum pedagang nakal untuk menjual "kurma oplosan".

Istilah kurma oplosan merujuk pada kurma kualitas rendah atau kurma lama yang diproses kembali dengan tambahan pemanis buatan, sirup gula, bahkan zat pengkilap agar terlihat seperti kurma premium yang segar.

Mengonsumsi kurma jenis ini tentu merugikan, baik dari segi ekonomi maupun kesehatan, terutama bagi penderita diabetes.

Agar Anda tidak terjebak, simak ulasan mendalam mengenai ciri-ciri kurma oplosan berikut ini.

1. Rasa Manis yang "Menyengat" di Tenggorokan

Kurma alami seperti jenis Ajwa, Sukari, atau Medjool memiliki rasa manis yang khas, lembut, dan tidak meninggalkan rasa gatal. Sebaliknya, kurma oplosan biasanya memiliki rasa manis yang sangat tajam dan berlebihan.

Ciri utamanya adalah rasa manis tersebut langsung terasa di permukaan kulit kurma, bukan dari daging buahnya. Saat dimakan, manisnya cenderung "nyegrak" atau menyengat di tenggorokan, mirip dengan rasa setelah mengonsumsi air gula pekat atau pemanis buatan (sakarin).

Jika Anda merasakan sensasi pahit setelah rasa manis hilang, besar kemungkinan kurma tersebut telah direndam cairan pemanis.

Ilustrasi Kurma - Tips Memilih Kurma (Pixabay)
Ilustrasi Kurma. (Pixabay)

2. Tekstur Sangat Lengket di Kulit Luar

Secara alami, kurma memang memiliki kandungan gula, namun kulit luarnya biasanya tetap bersih atau hanya sedikit berminyak (tergantung jenisnya). Kurma oplosan sering kali terasa sangat lengket saat dipegang.

baca juga

Rasa lengket ini berasal dari sisa-sisa air gula atau madu kualitas rendah yang digunakan untuk merendam kurma agar terlihat lebih berisi dan berat.

Jika Anda memegang kurma dan jari-jari Anda menjadi sangat lengket hingga sulit dibersihkan dengan tisu kering, Anda patut waspada.

Kurma asli yang berkualitas tinggi akan memiliki kulit yang cenderung kering atau lembap secara alami tanpa meninggalkan residu cairan di tangan.

3. Dikerubungi Semut

Ini adalah cara paling sederhana dan akurat untuk mendeteksi kurma oplosan. Kurma asli, meskipun manis, jarang dikerubungi semut karena rasa manisnya tersimpan di dalam serat daging buah yang tertutup kulit.

Namun, kurma yang sudah dilapisi sirup gula atau pemanis buatan akan sangat menarik perhatian semut. Jika Anda melihat pedagang menggelar kurma dan banyak semut yang mengerubunginya secara agresif, itu adalah indikator kuat bahwa ada zat pemanis tambahan di permukaan kulit kurma tersebut.

4. Kulit Luar Terlalu Mengkilap secara Tidak Wajar

Estetika sering kali menipu. Banyak pembeli memilih kurma yang terlihat mengkilap dan bersih karena dianggap segar. Padahal, beberapa produsen nakal menggunakan zat pengkilap (bahkan ada isu penggunaan bahan non-pangan) agar kurma stok lama terlihat baru kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Berantakan? Ini Cara Saya 'Puasa Marah' Demi Waras sampai Lebaran

Rumah Berantakan? Ini Cara Saya 'Puasa Marah' Demi Waras sampai Lebaran

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:41 WIB

Apakah Tukar Uang Baru di Pinggir Jalan Termasuk Riba? Ini Penjelasannya

Apakah Tukar Uang Baru di Pinggir Jalan Termasuk Riba? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:35 WIB

5 Amalan 17 Ramadan yang Memberi Keberkahan Nuzulul Quran

5 Amalan 17 Ramadan yang Memberi Keberkahan Nuzulul Quran

Lifestyle | Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:00 WIB

Ramadan dan Seni Menahan Jari di Media Sosial, Siap Puasa Digital?

Ramadan dan Seni Menahan Jari di Media Sosial, Siap Puasa Digital?

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×