Suara.com - Sebagai umat muslim, sudah sewajarnya Anda tahu tata cara sholat jamak takhir Dzuhur dan Ashar. Sebelumnya, perlu Anda ingat bahwa jamak takhir berarti menggabungkan dua sholat menjadi satu dan dikerjakan pada waktu sholat kedua. Ini berarti bahwa jamak takhir Dzuhur dan Ashar dilakukan saat Ashar.
Tata Cara Sholat Jamak Takhir
Mengutip buku Pendidikan Agama Islam: Fikih untuk Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII karya Zainal Muttaqin MA, berikut penjelasan mengenai tata cara melaksanakan sholat jamak takhir.
1. Cara Jamak Takhir Sholat Dzuhur dan Ashar
Membaca niat jamak takhir sholat Dzuhur
أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِأربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع العَصْرِ اَدَاءً للهِ تَعَالى
Arab latin: Ushollii fardlozh zhuhri arba'a raka'atin majmuu'an ma'al ashri adaa-an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat sholat fardhu Dzuhur 4 rakaat yang dijamak dengan Ashar, fardu karena Allah Ta'aala."
Selanjutnya, Anda mulai melaksanakan sholat Dzuhur dengan diawali takbiratul ihram. Setelah itu membaca doa iftitah, kemudian dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat pendek.
Gerakan sholat dilanjutkan dengan rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua. Setelah itu berdiri kembali untuk melanjutkan rakaat kedua hingga rakaat berikutnya sesuai jumlah rakaat yang ditentukan.
Pada rakaat tertentu dilakukan tasyahud awal, kemudian diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam.
Setelah selesai sholat Dzuhur, Anda berdiri kembali untuk melaksanakan sholat Ashar dengan niat jamak takhir sebagai berikut,
أُصَلِّي فَرْضَ العَصْرِ أربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع الظُّهْرِ اَدَاءً للهِ تَعَالى
Arab latin: Ushollii fardlol 'ashri arba'a raka'aatin majmuu'an ma'azh zhuhri adaa-an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat sholat fardhu Ashar 4 rakaat yang dijamak dengan Dzuhur, fardu karena Allah Ta'aala."
Setelah membaca niat tersebut, Anda melaksanakan sholat Ashar seperti biasanya hingga selesai dan ditutup dengan salam.
2. Cara Jamak Takhir Sholat Maghrib dan Isya
Membaca niat sholat jamak takhir Maghrib
اُصَلِى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ العِشَاءِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
Arab latin: Ushollii fardlozh maghribi tsalaatsa raka'aatin majmuu'an ma'al 'isyaa'i Jam'a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat sholat fardhu Maghrib 3 rakaat yang dijamak dengan Isya, dengan jamak takhir, fardu karena Allah Ta'aala."
Setelah membaca niat, Anda memulai sholat Maghrib dengan takbiratul ihram. Kemudian dilanjutkan dengan membaca doa iftitah, surat Al Fatihah, dan surat pendek.
Gerakan sholat berikutnya meliputi rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, serta sujud kedua. Selanjutnya berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua dan seterusnya hingga selesai.
Sholat kemudian diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam.
Setelah itu, Anda berdiri kembali untuk melaksanakan sholat Isya dengan niat jamak takhir sebagai berikut,
اُصَلّى فَرْضَ العِسَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ المَغْرِبِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
Arab latin: Ushollii fardlozh 'isyaa'i arba'a raka'aatin majmuu'an ma'al magribi Jam'a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat sholat Isya 4 rakaat yang dijamak dengan Maghrib, dengan jamak takhir, fardu karena Allah Ta'aala."
Setelah membaca niat tersebut, Anda melaksanakan sholat Isya sebagaimana biasanya hingga selesai, kemudian ditutup dengan salam.
Syarat-Syarat Shalat Jamak dengan Qashar
Pada dasarnya, setiap keringanan yang diberikan dalam Islam tetap disertai dengan aturan serta syarat tertentu yang harus dipenuhi. Hal ini juga berlaku dalam pelaksanaan sholat jamak maupun qashar. Berikut beberapa syarat yang perlu Anda perhatikan ketika hendak melaksanakan sholat qashar.
- Sedang dalam perjalanan jauh dengan tujuan baik
Sholat qashar hanya boleh dilakukan ketika Anda sedang melakukan perjalanan jauh (safar). Selain itu, perjalanan tersebut harus memiliki tujuan yang baik dan bukan untuk melakukan perbuatan maksiat atau hal yang dilarang dalam Islam. - Menempuh jarak perjalanan tertentu
Agar diperbolehkan mengqashar sholat, perjalanan yang Anda lakukan harus mencapai jarak minimal tertentu. Sebagian ulama menyebutkan jaraknya sekitar 48 mil atau setara perjalanan yang biasanya ditempuh selama kurang lebih dua hari. - Sholat yang diqashar adalah sholat ada’
Sholat yang boleh diqashar adalah sholat ada’, yaitu sholat yang dikerjakan tepat pada waktunya. Sementara itu, sholat qadha yang sebelumnya ditinggalkan di rumah tidak boleh diqashar ketika Anda sedang dalam perjalanan. - Menjaga niat selama melaksanakan sholat qashar
Ketika melaksanakan sholat qashar, niat yang sudah diucapkan harus tetap dijaga. Jika di tengah pelaksanaan sholat muncul keraguan untuk melanjutkan qashar, maka sholat dapat dilanjutkan hingga rakaat sempurna tanpa perlu membatalkannya. - Tidak bermakmum kepada imam yang sholatnya sempurna (itmam)
Sholat qashar tidak dapat dilakukan jika Anda bermakmum kepada imam yang melaksanakan sholat secara lengkap atau itmam, baik imam tersebut seorang musafir maupun bukan. - Memahami hukum sholat qashar
Sebelum melaksanakan sholat qashar, sebaiknya Anda memahami terlebih dahulu ketentuan dan hukumnya. Hal ini penting agar pelaksanaannya tidak sekadar mengikuti orang lain tanpa mengetahui dasar hukumnya.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri