Profil Ulta Levenia, Dikritik Usai Paparkan 20 Poin Rencana Damai Gaza oleh BoP

Yasinta Rahmawati

Selasa, 10 Maret 2026 | 07:45 WIB
Profil Ulta Levenia, Dikritik Usai Paparkan 20 Poin Rencana Damai Gaza oleh BoP
Ulta Levenia (Instagram/@leveenia)
baca 10 detik
  • Ulta Levenia, Tenaga Ahli Utama KSP, menuai kritik setelah memaparkan rencana perdamaian Gaza 20 poin dari Board of Peace (BoP).
  • Ia merupakan lulusan HI UI dan University of Leeds, Inggris, spesialis keamanan dan intelijen.
  • Ulta konsisten mendukung kebijakan Prabowo Subianto dan menjelaskan BoP mengadvokasi kemerdekaan Palestina.

Suara.com - Nama Ulta Levenia belakangan ini menjadi perbincangan hangat di ruang publik.

Sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP), Ulta memegang peranan strategis dalam lingkaran kekuasaan.

Namun, popularitasnya baru-baru ini diiringi oleh gelombang kritik menyusul pemaparannya mengenai 20 poin rencana perdamaian untuk Gaza yang digagas oleh Board of Peace (BoP).

Langkah Ulta ini memicu perdebatan di media sosial, terutama setelah unggahan yang merinci gagasan tersebut dianggap oleh sebagian pihak kurang sensitif terhadap dinamika geopolitik yang kompleks di Timur Tengah.

Lantas, siapakah sebenarnya Ulta Levenia dan bagaimana rekam jejaknya hingga sampai ke posisi strategis di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto?

Jejak Pendidikan: Spesialisasi dalam Terorisme dan Keamanan

potret Ulta Levenia (Instagram)
potret Ulta Levenia (Instagram)

Ulta Levenia bukanlah wajah baru di dunia analisis keamanan dan intelijen. Kapasitas intelektualnya dibangun di atas fondasi pendidikan yang sangat spesifik.

Ia merupakan lulusan dari Universitas Indonesia (UI), salah satu kampus terbaik di tanah air. Ulta mengambil jurusan Hubungan Internasional.

Dengan latar belakang pendidikan tersebut, ia mampu menganalisis berbagai peristiwa internasional, mulai dari konflik antarnegara hingga diplomasi.

Ketertarikannya pada isu-isu keamanan global membawanya melanjutkan studi ke luar negeri. Ulta tercatat menempuh pendidikan Master di University of Leeds, Inggris, dengan fokus pada Terrorism, Security, and Policing.

baca juga

Latar belakang akademis ini menjadikannya salah satu dari sedikit pakar perempuan di Indonesia yang memiliki spesialisasi mendalam dalam isu terorisme dan konflik zona abu-abu.

Karier dan Kedekatan dengan Prabowo Subianto

Ulta Levenia dengan Presiden Prabowo Subianto (Instagram/@leveenia)
Ulta Levenia dengan Presiden Prabowo Subianto (Instagram/@leveenia)

Sebelum menjabat di KSP, Ulta dikenal sebagai analis yang kerap memberikan pandangan tajam terkait kebijakan pertahanan.

Rekam jejaknya menunjukkan konsistensi dalam mendukung kebijakan-kebijakan Prabowo Subianto, bahkan sejak Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan di era Presiden Joko Widodo.

Contohnya pada September 2025 lalu, Ulta tampil di podcast "Close the Door" milik Deddy Corbuzier. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan pujian kepada Presiden Prabowo.

Ulta menegaskan bahwa Indonesia saat ini dipimpin oleh sosok yang berani menolak tekanan kekuatan asing, sebuah sikap yang menurutnya krusial untuk menjaga kedaulatan bangsa di tengah tensi geopolitik global yang memanas.

Tepis Anggapan BoP Tidak Membela Kepentingan Palestina

Ulta Levenia baru-baru ini menguraikan 20 poin rencana perdamaian Gaza yang dibuat oleh Board of Peace (BoP). Rencana itu yang menjadi dasar kesediaan Indonesia bergabung dalam BoP.

Ia pun meminta publik untuk objektif dalam melihat keputusan tersebut. "Dalam menilai sesuatu, menganalisa dan memberikan judgement, kita harus benar-benar objektif. Hati-hati melihat dari semua sisi dan membaca secara detail apa yang sedang ingin kita analisa," ujar Ulta, Sabtu (7/3).

Ia menepis tudingan bahwa BoP tidak membela kepentingan Palestina, sebab dalam poin nomor 9 yang dibuat BoP, Gaza direncanakan akan berada di bawah pemerintahan transisi yang dipimpin Komite Palestina.

Selanjutnya di nomor 16, disebutkan bahwa Gaza tidak akan dikuasai oleh Israel, bahkan Israel dan semua kepentingannya ditekan untuk meninggalkan Gaza.

Kemudian dalam poin 19 dan 20 yang dibuat BoP, Palestina nantinya didorong untuk menentukan nasib sendiri serta membangun negara secara mandiri.

"Lucu kalau dibilang enggak ada poin yang menyebutkan atau mengadvokasi kemerdekaan Palestina di BoP. Bahasanya mungkin berbeda, tapi ini adalah pathway," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace

Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace

Entertainment | Senin, 09 Maret 2026 | 19:58 WIB

Cak Imin Bela Langkah Diplomasi Prabowo: Tujuannya Bantu Gaza dan Jaga Ekonomi RI

Cak Imin Bela Langkah Diplomasi Prabowo: Tujuannya Bantu Gaza dan Jaga Ekonomi RI

News | Senin, 09 Maret 2026 | 10:17 WIB

Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump

Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump

News | Sabtu, 07 Maret 2026 | 18:30 WIB

Kecam Serangan ke Iran dan BoP, Massa Gelar Aksi di Depan DPR RI

Kecam Serangan ke Iran dan BoP, Massa Gelar Aksi di Depan DPR RI

Foto | Jum'at, 06 Maret 2026 | 21:35 WIB

Terkini

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:59 WIB

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:54 WIB

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:48 WIB

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:45 WIB

×