2. Pastikan pekerjaan penting sudah selesai
Sebelum rehat dan meninggalkan kantor, pastikan semua pekerjaan yang bersifat mendesak atau pentinh sudah diselesaikan. Apabila tidak memungkinkan, usahakan cari rekan kerja yang mau menerima pelimpahan tugas.
3. Sampaikan alasan secara profesional
Alasan cuti Lebaran umumnya bisa dipahami oleh perusahaan. Akan tetapu, tetap saja penting untuk menyampaikannya dengan bahasa yang formal dan sopan.
4. Koordinasi dengan rekan kerja
Kamu bisa memberi tahu rekan satu tim terkait rencana cuti lebaran. Hal ini sangat penting agar tidak terjadi hambatan komunikasi atau pekerjaan kamu berada di luar kota atau menikmati waktu luang tanpa gangguan
Sekian contoh surat cuti lebaran untuk karyawan, format resmi dan siap pakai. Semoga membantu!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Baca Juga: Aneka Kue Kering Mulai Diburu Warga di Pasar Jatinegara