4. Langit Tampak Bersih dan Cerah
Ciri lain yang disebutkan dalam hadis adalah kondisi langit yang tampak bersih dan cerah. Pada malam tersebut, langit terlihat lebih terang dengan suasana yang menenangkan.
Bahkan dalam beberapa riwayat digambarkan seolah-olah ada cahaya bulan yang bersinar lembut di langit malam. Keadaan ini semakin mendukung kekhusyukan orang-orang yang menghidupkan malam dengan ibadah.
5. Angin Berhembus Lembut
Tanda berikutnya adalah hembusan angin yang terasa sangat lembut. Tidak ada badai atau angin kencang yang mengganggu. Sebaliknya, udara terasa nyaman dan menenangkan sehingga menciptakan suasana yang mendukung aktivitas ibadah sepanjang malam.
6. Tidak Ada Fenomena Bintang Jatuh
Beberapa riwayat juga menyebutkan bahwa pada malam Lailatul Qadar tidak terlihat adanya bintang yang dilemparkan atau meteor di langit.
Langit tampak sangat tenang dan bersih hingga menjelang pagi hari. Hal ini menjadi salah satu tanda yang disebutkan dalam sejumlah hadis tentang malam tersebut.
![Ilustrasi Malam Lailatul Qadar [freepik]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/06/75260-ilustrasi-malam-lailatul-qadar-freepik.jpg)
7. Matahari Terbit Tanpa Sinar Menyilaukan
Salah satu tanda yang paling dikenal dari Lailatul Qadar justru terlihat pada pagi harinya. Dalam hadis riwayat Muslim, Ubay bin Ka’ab menyebutkan bahwa matahari pada pagi setelah Lailatul Qadar terbit dalam keadaan putih dan tidak memancarkan sinar yang menyilaukan. Artinya, cahaya matahari tampak lebih lembut dibandingkan hari-hari biasa.
8. Matahari Terlihat Kemerah-merahan
Selain itu, ada pula riwayat yang menyebutkan bahwa matahari pada pagi setelah Lailatul Qadar tampak kemerah-merahan.
Cahaya matahari terlihat redup dan tidak menyengat, sehingga orang dapat menatapnya dengan lebih nyaman dibandingkan biasanya.
9. Kadang Ditandai dengan Hujan Ringan
Dalam beberapa kisah, disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah mengalami hujan pada malam Lailatul Qadar hingga dahinya terkena bekas lumpur saat selesai salat.
Oleh karena itu, sebagian ulama menilai bahwa gerimis atau hujan ringan juga bisa menjadi salah satu tanda keberkahan pada malam tersebut.
10. Muncul Kenikmatan Luar Biasa Saat Beribadah
Selain tanda-tanda alam, ada pula ciri yang bersifat lebih personal. Seseorang mungkin merasakan kekhusyukan, ketenangan, serta kenikmatan ibadah yang lebih dalam dibandingkan malam-malam lainnya. Hati terasa lembut, mudah untuk berdoa, dan lebih fokus dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Itulah 10 ciri datangnya malam Lailatul Qadar menurut hadis. Walaupun berbagai tanda Lailatul Qadar disebutkan dalam hadis, para ulama mengingatkan bahwa tujuan utama bukanlah sekadar mencari tanda-tanda tersebut.
Yang lebih penting adalah memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas