Perbedaan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Taqabbal Ya Karim, Ketahui Artinya

Yasinta Rahmawati

Rabu, 11 Maret 2026 | 13:01 WIB
Perbedaan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Taqabbal Ya Karim, Ketahui Artinya
Perbedaan Taqoballahu Minna Wa Minkum dan Taqabbal Ya Karim. (Freepik)

Suara.com - Saat momen Hari Raya Idulfitri tiba, umat Islam di berbagai negara saling menyampaikan ucapan selamat. Salah satu ucapan yang paling sering terdengar adalah “Taqabbalallahu minna wa minkum.”

Bahkan, kalimat ini sering disandingkan dengan ucapan lain seperti “minal aidin wal faidzin” atau tambahan “taqabbal ya karim.”

Namun, tidak semua orang memahami makna sebenarnya dari ucapan tersebut, termasuk perbedaan antara “taqabbalallahu minna wa minkum” dan “taqabbal ya karim.” Padahal, memahami arti serta asal-usulnya dapat membantu umat Islam menggunakan ucapan ini dengan lebih tepat.

Arti Taqabbalallahu Minna Wa Minkum

Ucapan taqabbalallahu minna wa minkum merupakan doa yang sangat populer saat Idulfitri maupun Idul Adha. Tulisan Arabnya adalah sebagai berikut:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ

Lafal latin:

Taqabbalallahu minna wa minkum

Artinya:

“Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah kalian.”

baca juga

Kalimat ini pada dasarnya merupakan doa agar seluruh amal ibadah yang telah dilakukan selama bulan Ramadan, seperti puasa, salat, sedekah, dan berbagai amal lainnya, diterima oleh Allah SWT.

Makna tersebut sangat dalam, karena setelah menjalani ibadah selama satu bulan penuh, umat Islam tentu berharap amal yang dilakukan benar-benar diterima oleh Allah.

Ucapan taqabbalallahu minna wa minkum memiliki dasar dalam tradisi para sahabat Nabi Muhammad SAW. Hal ini disebutkan dalam kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani.

Berikut riwayatnya:

فَعَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ: كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا الْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك

Lafal latin:

Fa ‘an Jubair bin Nufair qala: kana ashabu Rasulillah shallallahu ‘alaihi wa sallam idza iltaqau yaumal ‘id yaqulu ba’duhum liba’d: taqabbalallahu minna wa mink.

Artinya:

“Dari Jubair bin Nufair, ia berkata: Para sahabat Rasulullah SAW apabila bertemu pada hari raya, mereka saling mengucapkan: ‘Taqabbalallahu minna wa mink.’”

Ibnu Hajar menjelaskan bahwa sanad riwayat ini hasan, sehingga menunjukkan bahwa ucapan tersebut memang telah menjadi kebiasaan baik di kalangan sahabat Nabi.

Karena itu, banyak ulama menilai bahwa mengucapkan kalimat ini saat hari raya merupakan amalan yang dianjurkan (sunnah secara kebiasaan).

Ketika seseorang mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum, biasanya orang lain juga akan menjawab dengan ucapan yang sama.

Contohnya:

Taqabbalallahu minna wa minkum atau Taqabbalallahu minna wa mink

Artinya tetap sama, yaitu doa agar Allah menerima amal ibadah kedua belah pihak.

Hal ini mencerminkan sikap saling mendoakan sesama muslim agar mendapatkan keberkahan setelah menjalani ibadah Ramadan.

Perbedaan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Taqabbal Ya Karim

Selain ucapan di atas, masyarakat juga sering menambahkan kalimat “taqabbal ya karim.”

Tulisan Arabnya adalah sebagai berikut:

تَقَبَّلْ يَا كَرِيم

Lafal latin:

Taqabbal ya Karim

Artinya:

“Terimalah (amal kami), wahai Yang Maha Mulia.”

Kalimat ini merupakan doa yang ditujukan langsung kepada Allah SWT. Kata Al-Karim sendiri adalah salah satu sifat Allah yang berarti Maha Mulia atau Maha Dermawan.

Secara makna, ucapan ini sebenarnya mengandung doa yang baik karena memohon kepada Allah agar menerima amal ibadah. Namun, ada perbedaan penting antara kalimat ini dengan taqabbalallahu minna wa minkum.

Berikut beberapa perbedaan utama antara kedua ucapan tersebut.

1. Perbedaan Asal-usul

Ucapan taqabbalallahu minna wa minkum memiliki dasar dari praktik para sahabat Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan dalam kitab-kitab hadis. Sementara itu, tambahan taqabbal ya karim tidak ditemukan secara khusus dalam riwayat hadis terkait ucapan hari raya. Kalimat tersebut lebih merupakan doa tambahan yang berkembang di masyarakat.

2. Perbedaan Struktur Kalimat

Kalimat taqabbalallahu minna wa minkum berbentuk doa yang diucapkan kepada sesama muslim. Artinya kita mendoakan orang lain agar Allah menerima amal ibadah mereka. Sedangkan taqabbal ya karim adalah doa langsung kepada Allah agar menerima amal ibadah kita.

3. Perbedaan Penggunaan

Secara tradisional, taqabbalallahu minna wa minkum digunakan sebagai ucapan saat Idulfitri dan Idul Adha ketika bertemu sesama muslim. Sementara taqabbal ya karim lebih sering digunakan sebagai tambahan dalam doa atau ucapan pribadi.

Dalam praktik sehari-hari, banyak orang mengucapkan:

“Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya karim.”

Secara makna, ucapan tersebut tetap mengandung doa yang baik. Namun secara literatur Islam, bagian yang memiliki dasar kuat dari tradisi sahabat adalah taqabbalallahu minna wa minkum.

Karena itu, penggunaan taqabbal ya karim lebih dianggap sebagai tambahan doa, bukan bagian utama dari ucapan hari raya yang berasal dari sunnah.

Demikian itu perbedaan taqoballahu minna wa minkum dan taqabbal ya karim. Ucapan taqabbalallahu minna wa minkum merupakan doa yang dianjurkan untuk disampaikan saat hari raya karena memiliki dasar dari tradisi para sahabat Nabi Muhammad SAW. Kalimat ini berarti “Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian.”

Sementara itu, taqabbal ya karim adalah doa tambahan yang berarti “Terimalah amal kami, wahai Yang Maha Mulia.” Meskipun maknanya baik, kalimat ini tidak memiliki dasar khusus dalam hadis sebagai ucapan hari raya.

Memahami makna dan perbedaan kedua kalimat ini membantu umat Islam menggunakan ucapan Idulfitri dengan lebih tepat sekaligus menjaga nilai doa yang terkandung di dalamnya. Pada akhirnya, yang paling penting bukan sekadar ucapan, tetapi juga semangat saling mendoakan, memaafkan, dan mempererat silaturahmi di hari yang penuh kemenangan.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Contoh Khutbah Idulfitri 2026 yang Singkat tapi Menyentuh

7 Contoh Khutbah Idulfitri 2026 yang Singkat tapi Menyentuh

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:45 WIB

25 Link Twibbon Idulfitri Terbaru 2026/1447 H untuk Dibagikan di Medsos

25 Link Twibbon Idulfitri Terbaru 2026/1447 H untuk Dibagikan di Medsos

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:24 WIB

Apakah Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026 Jatuh di Hari yang Sama?

Apakah Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026 Jatuh di Hari yang Sama?

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:52 WIB

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum? Ini Cara Membalasnya yang Benar

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum? Ini Cara Membalasnya yang Benar

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:50 WIB

Terkini

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

×