Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya

Jum'at, 13 Maret 2026 | 20:25 WIB
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa (Freepik)

Suara.com - Sepekan lagi umat Islam di Indonesia akan merayakan Idulfitri 1447 H atau 2026 M. Dalam menyambut bulan Syawal itu, umat Islam akan melaksanakan sholat Idulfitri atau sholat Id. Membahas tentang sholat Id, sebagian orang belum memahami waktu dimulainya, urutan serta rangkaian khutbahnya.

Sholat Idul Fitri sendiri mempunyai tata cara yang sedikit berbeda dibandingkan dengan sholat pada umumnya, mulai dari waktu pelaksanaan, niat, jumlah takbir, bacaan surat hingga waktu khutbah. Bahkan sholat Idulfitri 2026 jam berapa, masih sering dipertanyakan, khususnya bagi umat Islam yang sedang belajar tata cara salat Id di Hari Lebaran.

Oleh sebab itu, penting bagi kaum muslim untuk memahami panduan pelaksanaannya agar ibadah bisa berjalan dengan khusyuk dan sesuai syariat. Yuk, cari tahu kapan waktu pelaksanaan sholat idulfitri, niat hingga tata caranya yang benar!

Waktu Sholat Idulfitri 2026

Waktu pelaksanaan sholat Idulfitri 2026 yaitu pada tanggal 1 Syawal, tepatnya bisa dimulai sejak Matahari terbit sampai tergelincir. Diketahui, waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat Id saat Lebaran adalah saat matahari sudah naik dengan perkiraan satu tombak dalam pandangan mata (Kira-kira jam 7-9 pagi).

Ibadah sholat Idulfitri disunnahkan untuk dilaksanakan sedikit lebih lambat dari sholat Id ketika hari raya Idul Adha. Hal tersebut memiliki tujuan untuk memberi kesempatan bagi muslim yang belum menunaikan zakat fitrah agar mereka bisa menunaikannya terlebih dahulu.

Sebagaimana disinggung sebelumnya, pelaksanaan ini berbeda dengan sholat Idul Adha yang justru disunnahkan untuk dikerjakan lebih awal. Hal tersebut dilakukan supaya masyarakat mempunyao waktu yang lebih leluasa untuk melaksanakan ibadah kurban usai menjalankan ibadah sholat Idul Adha selesai.

Kapan Sholat Idulfitri 2026?

Apabila mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idulfitri 2026 diperkirakan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Akan tetapi, penetapan resmi 1 Syawal 1447 H baru sefara resmi diumumkan setelah pelaksanaan sidang isbat yang digelar pada hari Kamis, 19 Maret 2026 mendatang.

Sementara itu, PP Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan jadwal Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 mendatang.

Niat Sholat Idulfitri 

Hal pertama yang perlu dilakukan dalam shalat Idulfitri adalah membaca niat. Berikut bacaan niatnya:

Baca Juga: 6 Cara Budgeting THR Lebaran 2026, Segini Nominal yang Pantas untuk Orangtua dan Ponakan!

Niat Sholat Idul Fitri bagi Imam

أُصَلَّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ.

Arab Latin: Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillahi taʼaalaa.

Artinya: "Saya niat salat sunah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah Ta'ala."

Niat Sholat Idul Fitri bagi Makmum

أُصَلَّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ.

Arab Latin: Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati maʻmuuman lillahi taʼaalaa.

Artinya: "Saya niat salat sunah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

Bacaan Surat Sholat Idulfitri

Saat melaksanakan sholat Idulfitri sebanyak dua rakaat, terdapat surat yang dianjurkan untuk dibaca yaitu:

  • Rakaat pertama: surat Qaf atau Al-A'la
  • Rakaat kedua: surat Al-Qamar atau surat Al-Ghasyiyah

Tata Cara Sholat Idulfitri

Tata cara sholat Idulfitri adalah sebagai berikut:

Saat imam sudah tiba di masjid atau tempat melaksanakan sholat Id, muraqqi (bilal) harus segera berdiri untuk memberikan perintah atau aba-aba kepada jamaah dengan menyerukan:

"Shalluu sunnatan li'iidil fithri rak'ataini jaami'atan rahimakumullaah."

Kemudian, imam menuju ke mihrab (tempat imam memimpin pelaksanaan sholat Id). Berikut tata caranya:

1. Membaca niat sholat idulfitri yang disertai dengan takbiratul ihram, lalu diikuti oleh para makmum.

2. Selesai takbiratul ihram, dilanjutkan dengan membaca doa iftitah.

3. Setelah itu melakukan takbir dengan ketentuan:

  • Rakaat pertama: sebanyak tujuh kali
  • Rakaat kedua: sebanyak lima kali

Di sela-sela takbir itu, dianjurkan untuk membaca kalimat tasbih sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Subhanallah walhamdu lillâh wa lâ ilaha illallâhu wallâhu akbar.

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah dan tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Atau, boleh dengan mambaca:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا ، وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا.

Arab Latin: Allâhu akbar kabîrâ, wal hamdu lillâhi katsîrâ, wa subhanallâhi bukrataw wa ashîlâ.

Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada pagi dan petang."

4. Setelah melaksanakan takbir ketujuh (pada rakaat pertama) atau takbir kelima (pada rakaat kedua) tata cara dilanjutkan dengan membaca ta'awudz, lalu surat Al-Fatihah.

5. Lalu dilanjut membaca surat pilihan yang dianjurkan.

6. Selesai itu, sholat dilanjutkan  sebagaimana rukun sholat pada umumnya, antara lain:

  • Rukuk
  • I'tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Salam.

Bacaan Doa Setelah Sholat Idulfitri

Diketahui, tidak ada doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca usai melaksanakan sholat Hari Raya Idul Fitri. Akan tetapi, umat Islam bisa memanjatkan doa berikut:

اللَّهُمَّ (أَنْتَ) أَهْلَ الْكِبْرِيَاءِ وَ الْعَظَمَةِ وَ أَهْلَ الْجُودِ وَ الْجَبَرُوتِ وَ أَهْلَ الْعَفْوِ وَ الرَّحْمَةِ وَ أَهْلَ التَّقْوَى وَ الْمَغْفِرَةِ، أَسْأَلُكَ بِحَقِّ هَذَا الْيَوْمِ الَّذِي جَعَلْتَهُ لِلْمُسْلِمِينَ عِيْدًا وَ لِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهِ عَلَيْهِ وَ آلِهِ ذُخْرًا وَ (شَرَفًا) وَ مَزِيدًا أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ وَ أَنْ تُدْخِلَنِي فِي كُلِّ خَيْرٍ أَدْخَلْتَ فِيْهِ مُحَمَّدًا وَ آلِ مُحَمَّدٍ وَ أَنْ تُخْرِجَنِي مِنْ كُلِّ سُوْءٍ أَخْرَجْتَ مِنْهُ مُحَمَّدًا وَ آلِ مُحَمَّدٍ صَلَوَاتُكَ عَلَيْهِ وَ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِينَ)، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا سَأَلَكَ مِنْهُ عِبَادُكَ الصَّالِحُوْنَ وَ أَعُوْذُ بِكَ (فِيْهِ) مِمَّا اسْتِعَاذَ مِنْهُ عِبَادُكَ الصَّالِحُونَ (الْمُخْلِصُوْنَ).

Arab Latin: Allaahumma (anta) ahlal-kibriyaa'i wal-'azhmati wa ahlal-juudi waljabaruuti wa ahlal-'afwi war-rahmati wa ahlat-taqwa wal-maghfirati, as'aluka bihaqqi hadal-yaumil-ladzii ja'altahu lilmuslimiina 'iidan wa limuhammadin shallal-laahi 'alaihi wa aalihi dzukhran wa (syarfan) wa maziidan an tushalliya 'ala muhammadin wa aali muhammadin wa an tudzkhilanii fii kulli khairin adkhalta fiihi muhammadan wa aali muhammadin wa an tukhrijani min kulli suu'in akhrajta minhu muhammadan wa aali muhammadin shalawaatuka 'alaihi wa 'alaihim (ajma'iina). Allaahumma inni as'aluka khaira maa sa'alaka minhu 'ibaadukash-shaalihuuna wa a'uudzubika (fiihi) mimmaa isti'aadza minhu 'ibaadukash-shaalihuunal (mukhlishuuna).

Artinya: "Ya Allah, wahai Pemilik kebesaran dan keagungan, wahai Pemilik kedermawanan dan keagungan, wahai Pemilik maaf dan rahmat, wahai Pemilik takwa dan ampunan, aku memohon kepada-Mu demi hak hari ini yang telah Kau jadikan bagi Muslimin sebagai hari raya dan bagi Muhammad Saw sebagai simpanan, (kemuliaan), dan tambahan (kedudukan) agar Kau curahkan shalawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad, memasukkanku dalam setiap kebaikan yang telah Kau masukkan di dalamnya Muhammad dan keluarga Muhammad, dan mengeluarkanku dari setiap keburukan yang darinya telah Kau keluarkan Muhammad dan keluarga Muhammad shalawat-Mu atasnya dan atas mereka semua. Ya Allah, aku mohon kepada-Mu kebaikan apa yang telah diminta oleh hamba-hamba-Mu yang salih kepada-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari apa yang hamba-hamba-Mu yang salih berlindung kepada-Mu darinya."

Sholat Dulu atau Khutbah Dulu?

Ada pertanyaan mengenai sholat Id dulu atau khutbah dulu atau? Jawaban yang tepat adalah khutbah dilakukan usai menjalankan sholat Idulfitri dua rakaat. Hal ini sebagaimana merujui pada kitab shahih.

Ibnu Abbas berkata:

شَهِدْتُ الْعِيدَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ فَكُلُّهُمْ كَانُوا يُصَلُّونَ قَبْلَ الْخُطْبَةِ

“Aku menghadiri shalat Ied bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, Umar dan Utsman Radhiyallahu ‘anhum. Semua mereka melakukan shalat sebelum khutbah” (Riwayat Bukhari 963, Muslim 884 dan Ahmad 1/331 dan 346)

Hukum menghadiri khutbah Id tidak wajib. Meski begitu, Nabi Muhammad SAW memberikan keringanan bagi umat muslim yang meghadiri sholat Id untuk duduk mendengarkan khutbah atau pergi.

Demikian tadi ulasan seputar sholat Idulfitri 2026 jam berapa. Semog pembahasan tadi dapat menjawab rasa penasaran kita semua.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI