Jawaban ini juga cocok untuk menjawab pertanyaan kerabat yang sering menanyakan status hubunganmu. Pastinya mereka akan tertawa dan tidak melanjutkan pertanyaan tadi.
5. "Belum ada yang beruntung bisa dapetin aku."
Flexing dikit bisa kali. Jawaban lucu lainnya yang bisa kamu pakai adalah, "Belum ada yang beruntung bisa dapetin aku." Kalimat ini menggambarkan bahwa kamu bukan sosok yang mudah didapatkan.
Selain itu, kalimat ini juga mencerminkan kualitas dirimu yang tinggi, menunjukkan bahwa hanya orang dengan kriteria tertentu yang bisa menjadi pasanganmu.
Sosok "orang beruntung" dalam jawaban ini adalah mereka yang memenuhi kriteria untuk menjadi calon pasangan.
6. "Lagi open recruitment, tapi belum ada yang lolos seleksi."
Kamu juga bisa menjawab dengan nada santai seolah-olah mencari pasangan adalah sebuah proses seleksi kerja.
Ini bisa mengundang tawa karena terdengar seperti perekrutan di perusahaan besar. Selain itu, jawaban ini juga bisa membuatmu terlihat lebih santai dalam menyikapi urusan jodoh.
7. "Nunggu rekomendasi dari tante dulu, ada kandidat?"
Cara ini bisa mengubah percakapan menjadi lebih interaktif dan seru. Dengan melempar balik pertanyaan kepada orang yang bertanya, kamu bisa membuat mereka ikut berpikir.
Mungkin saja mereka malah sibuk mencari rekomendasi alih-alih terus menanyaimu.
8. "Nunggu lebaran tahun depan biar ditanya lagi."
Jawaban ini bisa disampaikan dengan nada santai agar tidak terkesan menyindir.
Ini bisa memberikan pesan bahwa kamu sudah terbiasa dengan pertanyaan itu dan tidak terlalu ambil pusing.
Selain itu, jawaban ini bisa membuat yang bertanya ikut tertawa karena menyadari bahwa pertanyaan tersebut memang sering diulang setiap tahun.
9. "Masih nabung buat undangan, soalnya mau pakai emas batangan."
Jawaban ini bisa terdengar konyol tapi tetap mengundang tawa. Dengan cara ini, kamu bisa menyiratkan bahwa menikah bukan hanya soal waktu, tetapi juga kesiapan finansial.
Orang-orang biasanya akan tertawa dan menyadari bahwa kamu sedang bercanda.
10. "Lebih baik ditertawakan karena belum menikah, daripada ga bisa tertawa setelah menikah."
Daripada memaksa menikah tetapi enggak bahagia, lebih baik tunggu waktu dan orang yang tepat. Jadi enggak usah buru-buru!
Jawaban ini bisa jadi tanggapan yang tepat untuk membungkam pertanyaan kapan nikah dengan humor.
11. "Tanggal 30 Februari tahun depan, ya."
Masih belum siap melangkah ke jenjang pernikahan tapi terus didesak untuk segera melakukannya sama orang di sekitar? Coba jawaban jitu yang satu ini!
Menjawabnya dengan menyebut tanggal yang jelas-jelas tak ada dalam kalender diharapkan bisa memberikan tanda pada mereka kalau kamu pun masih belum mengetahui kapan momen yang tepat untuk menikah.
12. "Saya sudah siap, tinggal menunggu calonnya datang."
Tidak kalah unik, coba jawaban ini saat ditanya terus kapan kamu akan menikah. Terlebih bagi kamu yang masih lajang.
Menemukan orang yang tepat bukan perkara mudah, apalagi untuk sampai ke jenjang pernikahan. Bahkan sering kali butuh proses yang tak sebentar.
Jawaban ini sekaligus memberikan tanda kalau kamu pun kini tengah berupaya buat bertemu dengan pasanganyang tepat.
13. "Sama, saya juga penasaran nih sama jawabannya."
Bosan ditanya terus? Jawaban ini mungkin bisa membantu kamu untuk menanggapi rentetan pertanyaan tentang pernikahan.
Alih-alih memberikan jawaban, cobalah untuk ikut penasaran seperti orang yang menanyakannya.
Sama seperti mereka, ungkapkan juga kalau kamu pun sama penasarannya ingin segera mengetahui kapan akan menikah.
14. "Hilal jodohnya masih belum kelihatan"
Hilal adalah bulan sabit muda pertama yang terlihat, biasanya digunakan sebagai penanda datangnya bulan Hijriyah dalam menyambut Ramadan. Ketika hilal belum terlihat, bulan Ramadan belum dimulai.
Jawaban nyeleneh ini bisa digunakan untuk menyatakan bahwa jodohmu belum terlihat tanda-tandanya atau belum datang.
15. "Lagi fokus nabung buat masa depan dulu"
Dengan menjawab seperti ini ketika ditanya kapan nikah, hal ini menunjukkan bahwa kamu sedang mempersiapkan diri untuk masa depan.
Orang yang bertanya pun akan memahami bahwa kamu memiliki rencana dan tujuan yang ingin dicapai sebelum menikah.
Kontributor : Rizky Melinda