5 Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan saat Mudik tanpa Obat, Praktis Dicoba!

Nur Khotimah

Senin, 16 Maret 2026 | 11:14 WIB
5 Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan saat Mudik tanpa Obat, Praktis Dicoba!
Ilustrasi cara mengatasi mabuk perjalanan saat mudik Lebaran. (Gemini AI)

Suara.com - Menempuh perjalanan jauh dalam rangka mudik Lebaran bisa jadi tantangan besar untuk mereka yang mengalami mabuk perjalanan.

Baik dalam bentuk mabuk darat, mabuk udara, atau mabuk laut, sebenarnya ada cara mengatasi mabuk perjalanan tanpa obat kimia.

Obat kimia yang dimaksud adalah obat yang diminum sebelum perjalanan, atau ketika rasa pusing dan mual melanda.

Beberapa solusinya justru bisa ditemukan pada bahan-bahan alami yang mudah didapatkan, dan cenderung tidak membawa efek samping untuk tubuh.

Konsumsi obat untuk mengatasi mabuk perjalanan bukanlah hal yang salah. Namun jika Anda dapat menemukan solusinya pada bahan-bahan alami, bukankah hal tersebut memberikan alternatif yang jauh lebih sehat?

Melansir Halodoc dan beragam sumber lain, berikut beberapa cara mengatasi mabuk perjalanan tanpa obat bisa Anda cermati pada poin di bawah ini.

Ilustrasi mudik bersama anak (Freepik/freepik)
Ilustrasi mudik. (Freepik/freepik)

1. Mengkonsumsi Makanan Spesifik

Beberapa makanan dan minuman dipercaya dapat membantu Anda mengatasi mabuk perjalanan. Kandungan di dalamnya dapat meredakan rasa pusing, mual, atau keinginan untuk muntah ketika Anda melakukan perjalanan panjang.

Makanan yang dimaksud antara lain adalah buah kering (tinggi sodium), pisang (kandungan protein dan kalium yang tinggi), jahe (dapat mengurangi mual dan aktivitas lambung tidak normal), roti gandum (mudah dicerna oleh tubuh dan tidak membuat perut terasa penuh), dan buah dengan rasa asam seperti jeruk.

baca juga

Masing-masing memiliki kandungan dan khasiat yang secara langsung dapat meringankan gejala mual, pusing, atau keinginan muntah selama perjalanan yang jadi tanda mabuk perjalanan.

2. Mengalihkan Perhatian

Salah satu penyebab utama seseorang mengalami mabuk perjalanan adalah terlalu stres dan berfokus pada hal yang membuatnya tak nyaman. Maka dari itu, Anda dapat mengalihkan perhatian dengan melakukan kegiatan lain.

Namun pastikan Anda tidak membaca buku atau tulisan panjang, karena hal ini dapat memperparah gejala yang muncul.

Anda bisa mendengarkan musik atau bercakap-cakap, mengkonsumsi makanan ringan yang disebutkan di atas.

Dengan melakukan kegiatan lain, fokus yang Anda miliki tidak akan berada pada hal yang membuat Anda teringat bahwa Anda mengalami mabuk perjalanan.

Ilustrasi mudik gratis. (freepik)
Ilustrasi mudik. (freepik)

3. Coba untuk Tidak Menjadi Penumpang

Jika dalam konteks menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa mencoba mengambil alih kemudi. Mengemudi terbukti bisa mengurangi gejala mabuk perjalanan secara signifikan, karena apa yang dialami tubuh berasal dari apa yang dilakukan tubuh Anda sendiri.

Saat mengemudikan kendaraan, indera yang dimiliki bekerja dengan maksimal untuk setiap aspeknya. Konsentrasi yang terjadi ini dapat membuat tubuh "lupa"untuk memunculkan gejala mabuk perjalanan yang sering mengganggu.

Meski demikian, mengambil alih kemudi ini hanya dapat dilakukan jika Anda memiliki kemampuan berkendara yang baik.

4. Menghadap ke Arah Depan

Duduk mengarah ke depan akan menjadi cara yang mudah dan efektif untuk menghindari gejala mabuk perjalanan.

Meski terdengar sederhana, tapi efeknya benar-benar bisa dirasakan sebab tubuh mengenali gerakan yang dialaminya selama berada di kendaraan.

Cara ini diklaim dapat membantu memutuskan hubungan indera penglihatan dan telinga bagian dalam, yang menjadi pemicu gejala mabuk perjalanan yang cukup mengganggu.

Mabuk perjalanan umumnya terasa semakin parah ketika Anda membelakangi arah perjalanan, tidak melihat ke arah depan, dan justru terus melihat ke arah bawah atau samping.

5. Buka Jendela

Membuka jendela diklaim bisa mengurangi gejala mabuk perjalanan yang muncul. Udara segar yang berhembus selain membantu melancarkan pernapasan, juga membuat tubuh menjadi lebih rileks.

Di waktu bersamaan hal ini dapat membantu tubuh mengurangi disorientasi gerak, sebab semakin kencang laju kendaraan maka semakin kencang pula angin yang berhembus. Hal ini membuat tubuh mengenali gerakan yang tengah dialami.

Itu tadi cara mengatasi mabuk perjalanan tanpa obat kimia yang bisa diberikan. Semoga bermanfaat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

H-6 Lebaran, Ribuan Kendaraan Pemudik Melintas di Gerbang Tol Kalikangkung

H-6 Lebaran, Ribuan Kendaraan Pemudik Melintas di Gerbang Tol Kalikangkung

Foto | Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB

Mudik Laut Samarinda-Parepare Mulai Padat Jelang Lebaran

Mudik Laut Samarinda-Parepare Mulai Padat Jelang Lebaran

Foto | Senin, 16 Maret 2026 | 07:00 WIB

Terpopuler: 7 HP Murah Buat Mudik Versi David GadgetIn, Ponsel dengan Sinyal Paling Kuat

Terpopuler: 7 HP Murah Buat Mudik Versi David GadgetIn, Ponsel dengan Sinyal Paling Kuat

Tekno | Senin, 16 Maret 2026 | 06:50 WIB

Terkini

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:55 WIB

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

×