- Lailatul Qadar adalah malam istimewa di bulan Ramadan yang disebut lebih baik dari seribu bulan.
- Malam ini diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama malam-malam ganjil.
- Sebagian ulama menilai malam ke-27 memiliki peluang besar sebagai Lailatul Qadar.
Pendapat yang dianggap paling kuat menyatakan bahwa Lailatul Qadar berada di sepuluh malam terakhir Ramadan.
Malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menjadi malam tersebut.
Sebagian ulama juga berpendapat bahwa Lailatul Qadar bisa berpindah dari satu malam ke malam lainnya setiap tahun.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan agar tidak melewatkan keutamaannya.
Keterangan serupa juga pernah disampaikan Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam salah satu ceramahnya. Sang ulama menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar merupakan rahasia Allah SWT.
"'Carilah Lailatul Qadar di 10 malam terakhir'. 10 terakhir yang mana? Yang ganjil, (malam) 21, 23, 25, 27, 29. Di antara lima ini, yang mana? (Malam) 27 yang paling kuat," ujar UAS, dilansir dari YouTube Nderek UAS pada Senin, 16 Maret 2026.
"Kesimpulannya? Kesimpulannya, Lailatul Qadar itu rahasia Allah. Enggak ada yang tahu. Kalau tahu betul Lailatul Qadar (jatuh di malam) 21, enggak usah kita Tarawih di malam lain. Lailatul Qadar itu rahasia Allah," imbuhnya.
Hikmah di balik semua ini adalah, umat Muslim diharapkan selalu menghidupkan malam-malam Ramadan dengan melakukan ibadah semaksimal mungkin.
UAS mengingatkan tentang beberapa amalan yang bisa dilakukan pada sepuluh malam terakhir Ramadan untuk mendapatkan Lailatul Qadar. Di antaranya menunaikan salat malam dan zikir.
"Cara mengisinya, hidupkan setiap malam dari malam satu sampai malam tiga puluh. Cara menghidupkannya? Magrib berjemaah, Isya berjemaah, Tarawih, Witir, tadarus, tidur, salat sunah Taubat, salat Tahajud, salat Hajat, makan sahur, tunggu Subuh, Subuh berjemaah. Itulah cara," tandasnya.
Tanda-Tanda Datangnya Malam Lailatul Qadar
Meskipun waktu pastinya dirahasiakan, sejumlah hadis menyebutkan beberapa tanda yang dapat menjadi petunjuk datangnya malam penuh kemuliaan tersebut.
Berikut beberapa tanda datangnya malam Lailatul Qadar yang disebutkan dalam hadis dan penjelasan para ulama:
1. Malam terasa tenang dan sejuk
Salah satu tanda Lailatul Qadar adalah suasana malam yang sangat tenang dan menenangkan. Cuaca pada malam itu tidak terasa terlalu panas maupun terlalu dingin sehingga terasa nyaman bagi orang yang beribadah.
2. Angin berhembus lembut
Pada malam Lailatul Qadar, angin biasanya bertiup dengan lembut dan menenangkan. Tidak ada angin kencang, hujan deras, atau cuaca ekstrem yang mengganggu ketenangan malam tersebut.
3. Suasana malam tampak cerah
Beberapa riwayat hadis menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar terlihat cerah dan terang. Langit tampak bersih sehingga suasana malam terasa damai dan penuh ketenangan.
4. Matahari terbit dengan cahaya lembut pada pagi harinya
Salah satu tanda yang paling dikenal adalah kondisi matahari pada pagi hari setelah Lailatul Qadar. Matahari terbit dengan cahaya yang tidak menyilaukan dan tampak putih lembut tanpa sinar yang terik.
5. Terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan
Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencari Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Malam-malam ganjil seperti tanggal 21, 23, 25, 27, atau 29 sering dianggap memiliki peluang lebih besar.
Perlu diketahui bahwa sebagian tanda Lailatul Qadar baru bisa diketahui setelah malam tersebut berlalu.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan agar tidak melewatkan keberkahan malam yang sangat mulia ini.
Wallahu 'alam.