Suara.com - Memberikan THR saat momen Idulfitri sudah menjadi tradisi yang melekat dalam budaya masyarakat Indonesia. Biasanya, THR diberikan oleh yang lebih tua kepada yang lebih muda sebagai bentuk berbagi kebahagiaan. Namun, bagaimana jika justru Anda ingin memberikan THR kepada saudara yang lebih tua?
Situasi ini memang bisa terasa canggung. Di satu sisi, Anda ingin berbagi rezeki dan menunjukkan perhatian. Di sisi lain, ada norma kesopanan yang perlu dijaga agar tidak terkesan "menggurui" atau bahkan menyinggung perasaan.
Agar tetap nyaman dan penuh makna, berikut panduan lengkap cara sopan memberikan THR kepada saudara yang lebih tua.
1. Niatkan sebagai Bentuk Berbagi, Bukan Menggurui
Langkah pertama yang paling penting adalah meluruskan niat. Memberikan THR bukan soal siapa lebih mampu, tetapi tentang berbagi kebahagiaan.
Pastikan Anda melakukannya dengan tulus, bukan karena ingin terlihat lebih sukses. Dengan niat yang tepat, cara penyampaian Anda pun akan terasa lebih hangat dan tidak menyinggung.
2. Gunakan Bahasa yang Rendah Hati
Pemilihan kata sangat penting dalam situasi ini. Hindari kalimat yang terkesan "memberi" secara langsung, seperti:
- "Ini THR dari saya ya"
- "Saya kasih sedikit uang buat Lebaran"
Sebagai gantinya, gunakan bahasa yang lebih halus, misalnya:
- "Ini ada sedikit rezeki, mohon diterima ya"
- "Sekadar berbagi kebahagiaan di hari raya"
- "Titip sedikit ya, semoga berkenan"
Bahasa yang rendah hati menunjukkan bahwa Anda tetap menghormati posisi mereka sebagai yang lebih tua.
3. Gunakan Amplop atau Kemasan yang Sopan
Memberikan uang secara langsung tanpa kemasan bisa terasa kurang etis, apalagi kepada yang lebih tua. Gunakan amplop khusus THR agar terlihat lebih rapi dan penuh penghargaan.
Amplop juga membantu menjaga privasi jumlah yang diberikan, sehingga tidak menimbulkan rasa tidak nyaman.
4. Berikan secara Personal, Bukan di Depan Banyak Orang
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah memberikan THR di depan banyak anggota keluarga. Hal ini bisa membuat saudara yang lebih tua merasa sungkan atau bahkan malu.