Kreativitas Anak Muda Indonesia Besar, Tapi Akses Teknologi Masih Jadi Tantangan

Vania Rossa

Selasa, 17 Maret 2026 | 20:55 WIB
Kreativitas Anak Muda Indonesia Besar, Tapi Akses Teknologi Masih Jadi Tantangan
Ilustrasi Teknologi 3D printing. (dok. Indocart)
  • Teknologi manufaktur digital, seperti 3D printing, memungkinkan ide kreatif Indonesia terwujud menjadi produk nyata lebih cepat.
  • Albert Ong dari IndoCart menyatakan akses teknologi produksi yang belum merata menjadi penghalang besar bagi kreator muda.
  • IndoCart berupaya membuka ekosistem teknologi 3D printing lebih luas melalui distribusi alat dan kegiatan edukasi.

Beberapa merek printer 3D yang didistribusikan IndoCart antara lain Bambu Lab, Creality, Snapmaker, Phrozen, Sunlu, Esun, PolyMaker, dan Elegoo.

Membangun Ekosistem Teknologi yang Lebih Terbuka

Memasuki usia 23 tahun, IndoCart tidak hanya fokus pada penjualan perangkat teknologi. Perusahaan ini juga mencoba membangun ekosistem edukasi dan komunitas 3D printing di Indonesia.

Pendekatan tersebut dilakukan dengan menjangkau berbagai segmen, mulai dari komunitas hobi, kreator konten, hingga institusi pendidikan.

“Kami tidak hanya memasarkan produk, tetapi juga berupaya membangun ekosistem dan edukasi teknologi 3D printing di Indonesia,” kata Albert.

Di sektor industri, teknologi ini kini juga mulai digunakan untuk pembuatan prototipe, komponen fungsional, hingga produksi terbatas melalui konsep print farm. Sementara di tingkat individu, banyak kreator memanfaatkannya untuk menghasilkan karya kreatif dan produk unik.

Membuka Akses Teknologi untuk Lebih Banyak Kreator

Ke depan, IndoCart berencana memperluas jangkauan bisnis dengan membuka outlet di pusat perbelanjaan serta menghadirkan konsep pop-up store agar teknologi 3D printing lebih mudah dikenal masyarakat.

Perusahaan juga akan memperkuat tim customer service dan dukungan teknis serta memperluas ekspansi ke berbagai wilayah di Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat membuka akses teknologi yang lebih luas bagi kreator dan pelaku industri kreatif di Tanah Air.

“Harapannya teknologi 3D printing dapat semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia secara lebih luas,” ujar Albert.

Baginya, perkembangan ekosistem teknologi kreatif tidak hanya bergantung pada inovasi alat, tetapi juga pada seberapa mudah teknologi tersebut diakses oleh para kreator yang memiliki ide besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Saya Memilih Menanam Cabai Saat Dunia Sedang Mengejar AI

Kenapa Saya Memilih Menanam Cabai Saat Dunia Sedang Mengejar AI

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:18 WIB

AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi

AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:41 WIB

Bos Doran Group Ungkap Strategi Bangun Ekosistem Retail Teknologi, Siap Menuju IPO

Bos Doran Group Ungkap Strategi Bangun Ekosistem Retail Teknologi, Siap Menuju IPO

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:23 WIB

Terkini

5 Cushion Water Based yang Wudhu Friendly, Ringan di Kulit dan Nyaman Dipakai Seharian

5 Cushion Water Based yang Wudhu Friendly, Ringan di Kulit dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:45 WIB

Setelah Peeling Wajah Tidak Boleh Pakai Apa? Ini Kandungan Skincare yang Harus Dihindari

Setelah Peeling Wajah Tidak Boleh Pakai Apa? Ini Kandungan Skincare yang Harus Dihindari

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:23 WIB

Viva Covering Cream Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai agar Makeup Tahan Lama

Viva Covering Cream Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai agar Makeup Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:16 WIB

Sebelum Reapply Sunscreen, Perlukah Cuci Muka Pakai Sabun? Simak Penjelasan Dokter

Sebelum Reapply Sunscreen, Perlukah Cuci Muka Pakai Sabun? Simak Penjelasan Dokter

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:10 WIB

Hotel Sultan Jakarta Milik Siapa? Kisruh saat Dieksekusi

Hotel Sultan Jakarta Milik Siapa? Kisruh saat Dieksekusi

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dukung Event Internasional, Aryaduta Menteng Kembali Jadi Official Hotel Partner BTN Jakim 2026

Dukung Event Internasional, Aryaduta Menteng Kembali Jadi Official Hotel Partner BTN Jakim 2026

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:47 WIB

Berapa Lama Flek Hitam Hilang dengan Viva Whitening Cream? Ini Klaimnya

Berapa Lama Flek Hitam Hilang dengan Viva Whitening Cream? Ini Klaimnya

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:38 WIB

Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwalnya, Lengkap dengan Niatnya

Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwalnya, Lengkap dengan Niatnya

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:32 WIB

Produk Viva Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 4 Pilihan Sesuai Klaim

Produk Viva Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 4 Pilihan Sesuai Klaim

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:09 WIB

Mengapa Kampanye Pilah Sampah Sering Gagal? Pelajaran dari Model Tiga Pilar Get Plastic

Mengapa Kampanye Pilah Sampah Sering Gagal? Pelajaran dari Model Tiga Pilar Get Plastic

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:55 WIB