- Kepulauan Seribu mencatat 398.519 kunjungan wisatawan domestik sepanjang tahun 2025 sebagai destinasi wisata favorit warga urban Jakarta.
- Pemerintah berencana membangun Dermaga CBD Beachwalk di PIK sebagai gerbang baru untuk mempermudah akses perjalanan menuju Kepulauan Seribu.
- Pengembangan dermaga tersebut bertujuan memperluas titik keberangkatan serta mengintegrasikan kawasan wisata modern PIK dengan keindahan alam bahari.
Suara.com - Wisata ke Kepulauan Seribu tak pernah kehilangan daya tariknya. Gugusan pulau di utara Jakarta ini selalu menjadi pelarian favorit bagi warga ibu kota dan sekitarnya yang ingin sejenak lepas dari hiruk-pikuk kota.
Air laut yang relatif jernih, deretan pulau dengan karakter berbeda, hingga pilihan aktivitas seperti snorkeling, island hopping, hingga sekadar menikmati sunset, menjadikan destinasi ini tetap relevan dari tahun ke tahun.
Data dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat, sepanjang 2025 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 398.519 orang yang mayoritas merupakan wisatawan domestik.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kawasan ini masih menjadi primadona untuk liburan singkat, terutama bagi mereka yang mencari destinasi dekat namun tetap memberikan nuansa berbeda dari kehidupan urban.
Kini, akses menuju Kepulauan Seribu diproyeksikan akan semakin mudah dengan rencana pembangunan dermaga baru di kawasan Pantai Indah Kapuk atau PIK. Dermaga yang dikenal sebagai Dermaga CBD Beachwalk ini dirancang sebagai alternatif titik keberangkatan wisata bahari dari pesisir utara Jakarta.
Pengembangan ini bukan sekadar penambahan fasilitas, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat konektivitas antara kawasan perkotaan dengan destinasi wisata laut.
Jika terealisasi, dermaga ini akan menjadi gerbang baru bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Kepulauan Seribu dengan akses yang lebih dekat dan praktis, khususnya bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
Rencana tersebut juga menjadi salah satu pembahasan dalam forum bertajuk Discovering PIK as a New Gateway to Kepulauan Seribu yang digelar di PIK Avenue Mall.
Dalam forum itu dipaparkan bagaimana PIK dikembangkan tidak hanya sebagai kawasan rekreasi, kuliner, dan hiburan, tetapi juga sebagai hub wisata bahari terintegrasi.
Selama ini, perjalanan menuju Kepulauan Seribu umumnya berangkat dari beberapa titik seperti Ancol atau Muara Angke. Kehadiran dermaga baru di PIK tentu akan memperluas pilihan tersebut.
Wisatawan nantinya bisa menikmati suasana waterfront modern di PIK sebelum melanjutkan perjalanan ke pulau-pulau yang menawarkan ketenangan dan keindahan alam.
Konsep ini menghadirkan pengalaman wisata yang lebih menyeluruh. Dalam satu perjalanan, wisatawan dapat menikmati dua sisi Jakarta sekaligus, dinamika kawasan urban yang modern di PIK dan keindahan alam bahari di Kepulauan Seribu.
Pengembangan Dermaga CBD Beachwalk juga memperkuat posisi PIK sebagai destinasi waterfront yang terus berkembang. Tidak hanya menjadi tempat bersantai atau berburu kuliner, kawasan ini kini diarahkan sebagai titik awal petualangan menuju laut lepas.
Dengan akses yang semakin dekat dan pilihan keberangkatan yang kian beragam, Kepulauan Seribu berpotensi menjadi destinasi liburan yang semakin praktis.
Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, rencana ini tentu menjadi kabar baik, liburan ke pulau kini bukan lagi perjalanan yang merepotkan, melainkan pengalaman singkat yang mudah dijangkau, namun tetap berkesan.