Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

Bangun Santoso

Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB
Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli
Ilustrasi gempa bumi. (Freepik)
baca 10 detik
  • BMKG mencatat puluhan gempa swarm mengguncang kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, sejak Rabu (16/9/2026) hingga Kamis pagi.
  • Pakar IABI Daryono menegaskan fenomena gempa swarm tersebut tidak selalu menjadi pertanda akan terjadi gempa besar.
  • Masyarakat diimbau tetap tenang, meningkatkan kesiapsiagaan bangunan, serta mewaspadai potensi bahaya sekunder berupa tanah longsor.

Suara.com - Aktivitas rentetan gempa bumi atau swarm yang mengguncang kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memicu perhatian terkait potensi bahaya lanjutan.

Akademisi Ahli dari Anggota Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI), Daryono menegaskan fenomena tersebut tidak dapat diartikan sebagai pertanda pasti akan terjadi gempa bumi berkekuatan besar.

"Swarm tidak selalu berarti gempa akan terus membesar. Sebagian rangkaian swarm dapat mereda secara bertahap," katanya di Bandung, Kamis (17/9/2026).

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puluhan gempa terjadi di kawasan Pangalengan dan sekitarnya sejak Rabu (16/9), dengan beberapa guncangan dirasakan nyata oleh masyarakat.

Aktivitas seismik tersebut masih berlangsung hingga Kamis pagi, termasuk gempa bermagnitudo 2,6 pada pukul 04.59 WIB yang berpusat di darat sekitar 23 kilometer selatan Kabupaten Bandung pada kedalaman dangkal tiga kilometer.

Daryono menjelaskan earthquake swarm merupakan rangkaian gempa yang terjadi berulang dalam suatu kawasan dan periode tertentu tanpa satu gempa utama (mainshock) yang secara jelas mendominasi rangkaian tersebut.

Kemunculan swarm menandai adanya deformasi dan pelepasan tegangan di kerak bumi, yang dapat berkaitan dengan dinamika pergeseran sesar maupun aktivitas vulkanik atau hidrotermal.

"Pola swarm harus dibaca berdasarkan data seismologi secara terus-menerus, bukan berdasarkan jumlah gempa semata," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Pangalengan sendiri berada di wilayah Jawa Barat bagian selatan dengan karakteristik deformasi kerak bumi yang kompleks dan berdekatan dengan sistem Sesar Garsela (Garut Selatan), salah satu struktur sesar aktif di Jawa Barat.

baca juga

Gempa bersumber relatif dangkal dapat memicu guncangan yang terasa cukup kuat meski magnitudonya kecil, dengan tingkat getaran yang turut dipengaruhi kondisi geologi batuan setempat.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap memperkuat kesiapsiagaan mandiri, mulai dari memastikan kelayakan struktur bangunan, mengamankan perabot rumah yang rawan roboh, hingga memahami langkah mitigasi drop, cover, and hold on saat guncangan berlangsung.

"Karena itu, masyarakat tidak perlu mengaitkan setiap peningkatan aktivitas gempa swarm dengan kemungkinan terjadinya gempa besar. Yang terpenting adalah tetap waspada dan mengikuti informasi resmi," katanya.

Kesiapsiagaan masyarakat juga perlu mencakup mitigasi ancaman bahaya sekunder seperti longsor, terutama di area lereng dan perbukitan, dengan terus memantau perkembangan data aktivitas gempa terkini yang dirilis secara resmi oleh BMKG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Bantuan Korban Bencana Gempa NTT Terus Bergulir

Bantuan Korban Bencana Gempa NTT Terus Bergulir

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:55 WIB

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:23 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Gempa M 5,9 Guncang Jakarta: Perjalanan KRL Sempat Dihentikan

Gempa M 5,9 Guncang Jakarta: Perjalanan KRL Sempat Dihentikan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 10:30 WIB

Gempa Guncang Laut Jakarta, Kenapa Tidak Terasa di Wilayah Ibu Kota?

Gempa Guncang Laut Jakarta, Kenapa Tidak Terasa di Wilayah Ibu Kota?

News | Sabtu, 12 September 2026 | 10:20 WIB

Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab

Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 20:00 WIB

Terkini

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

×