5 Tips Mengelola Uang THR Anak dengan Bijak agar Tetap Bisa Ditabung

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:15 WIB
5 Tips Mengelola Uang THR Anak dengan Bijak agar Tetap Bisa Ditabung
Tips Mengelola Uang THR Anak (Snapy)

Suara.com - Momen Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, salah satunya ketika anak-anak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari keluarga. Amplop-amplop berisi uang yang diberikan saat silaturahmi sering kali membuat anak merasa “kaya mendadak”. Namun tanpa pengelolaan yang tepat, uang tersebut bisa habis dalam hitungan hari untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

Di sinilah peran orang tua menjadi sangat penting. THR bukan hanya sekadar uang jajan tambahan, tetapi juga bisa menjadi sarana edukasi keuangan sejak dini. Dengan pendekatan yang tepat, anak bisa belajar menabung, berbagi, hingga memahami nilai uang.

Berikut lima tips yang bisa membantu orang tua mengelola uang THR anak dengan lebih bijak.

1. Ajak Anak Menghitung dan Mencatat THR

Langkah pertama yang penting adalah mengajak anak menghitung total uang THR yang mereka terima. Kegiatan ini sederhana, tetapi sangat efektif untuk mengenalkan konsep dasar keuangan.

Setelah dihitung, ajarkan anak untuk mencatat jumlah tersebut, baik di buku kecil maupun aplikasi sederhana. Dengan begitu, anak mulai memahami bahwa uang perlu dikelola, bukan sekadar digunakan. Kebiasaan mencatat ini juga bisa menjadi fondasi penting dalam membangun literasi keuangan sejak dini.

Selain itu, momen ini juga bisa menjadi kesempatan untuk berdiskusi ringan tentang dari siapa saja THR tersebut berasal, sehingga anak belajar menghargai pemberian orang lain.

2. Terapkan Sistem Pembagian Uang

Agar uang tidak cepat habis, orang tua bisa mengenalkan konsep pembagian uang ke dalam beberapa kategori. Misalnya: untuk ditabung, digunakan, dan disedekahkan.

baca juga

Sebagai contoh sederhana, anak bisa diajarkan untuk membagi uang dengan porsi seperti 50% untuk tabungan, 30% untuk kebutuhan atau keinginan pribadi, dan 20% untuk berbagi. Pembagian ini tentu bisa disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak.

Dengan sistem ini, anak belajar bahwa uang tidak hanya untuk dihabiskan, tetapi juga perlu disimpan dan dibagikan kepada yang membutuhkan. Nilai tanggung jawab dan empati pun bisa tumbuh secara alami.

3. Prioritaskan Menabung Sejak Awal

Salah satu kesalahan umum adalah menabung dari sisa uang. Padahal, cara yang lebih efektif adalah langsung menyisihkan uang untuk tabungan di awal. Orang tua bisa membantu anak menyimpan uang tersebut di celengan, rekening tabungan anak, atau bahkan dompet khusus yang terpisah. Jika memungkinkan, ajak anak membuka rekening bank agar mereka lebih semangat menabung.

Menabung sejak awal membantu anak memahami konsep menunda kesenangan atau delayed gratification. Mereka belajar bahwa tidak semua keinginan harus dipenuhi sekarang, dan ada manfaat lebih besar jika uang disimpan untuk masa depan.

4. Beri Kebebasan Terbatas untuk Menggunakan Uang

Meski penting untuk mengatur, anak juga tetap perlu diberi ruang untuk menikmati uang THR mereka. Biarkan mereka menggunakan sebagian uang untuk membeli sesuatu yang diinginkan, seperti mainan, buku, atau makanan favorit.

Namun, orang tua tetap perlu memberikan batasan dan arahan. Misalnya, bantu anak membandingkan harga, mempertimbangkan manfaat barang, atau memilih antara beberapa opsi. Dengan begitu, anak belajar membuat keputusan finansial sederhana. Pendekatan ini penting agar anak tidak merasa terlalu dikekang, sekaligus tetap mendapatkan pembelajaran tentang cara menggunakan uang secara bijak.

5. Ajarkan Nilai Berbagi dan Bersedekah

THR juga bisa menjadi momen yang tepat untuk mengajarkan anak tentang pentingnya berbagi. Ajak mereka menyisihkan sebagian uang untuk disedekahkan kepada yang membutuhkan. Orang tua bisa melibatkan anak secara langsung, misalnya dengan memberikan donasi ke panti asuhan atau membantu orang di sekitar. Dengan pengalaman langsung, anak akan lebih memahami makna berbagi, bukan sekadar teori.

Nilai ini sangat penting untuk membentuk karakter anak agar tidak hanya fokus pada diri sendiri, tetapi juga peduli terhadap orang lain. Selain itu, anak juga belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya datang dari menerima, tetapi juga dari memberi.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Ban Mobil Sering Pecah saat Arus Mudik? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Ban Mobil Sering Pecah saat Arus Mudik? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pemerintah Lebaran Tanggal Berapa? Ini Link Pantau Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026

Pemerintah Lebaran Tanggal Berapa? Ini Link Pantau Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:05 WIB

Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel

Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:30 WIB

Terkini

8 Cara Merawat Sepatu Lari agar Awet dan Tetap Nyaman Digunakan

8 Cara Merawat Sepatu Lari agar Awet dan Tetap Nyaman Digunakan

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:47 WIB

7 Tips agar Outsole Sepatu Lari Awet, Tidak Cepat Gundul dan Tetap Nyaman Dipakai

7 Tips agar Outsole Sepatu Lari Awet, Tidak Cepat Gundul dan Tetap Nyaman Dipakai

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:42 WIB

Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna

Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:20 WIB

4 Cushion Terbaik untuk Kulit Berminyak, Hasil Matte dan Oil Control Tahan Lama

4 Cushion Terbaik untuk Kulit Berminyak, Hasil Matte dan Oil Control Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:20 WIB

Apa Itu Longevity dalam Parfum? Ini 4 Pilihan dengan Aroma Tahan Lama

Apa Itu Longevity dalam Parfum? Ini 4 Pilihan dengan Aroma Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48 WIB

Good Duck Hadirkan 'Ducks After Dark': Ruang Refleksi yang Aman, Ringan dan Menyenangkan

Good Duck Hadirkan 'Ducks After Dark': Ruang Refleksi yang Aman, Ringan dan Menyenangkan

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48 WIB

3 Lipstik Wardah Paling Laris di Shopee, Pembeli Akui Tidak Lengket, Transferproof dan Tahan Lama

3 Lipstik Wardah Paling Laris di Shopee, Pembeli Akui Tidak Lengket, Transferproof dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:38 WIB

Mengapa Hotel Sultan Jakarta Dieksekusi? Ini Sejarah dan Akar Sengketa

Mengapa Hotel Sultan Jakarta Dieksekusi? Ini Sejarah dan Akar Sengketa

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:15 WIB

Bedak Sariayu untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Ini Panduan agar Tak Salah Pilih

Bedak Sariayu untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Ini Panduan agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:40 WIB

Siapa Wakil Ketua BEM UI 2026? Ini Profil Fatimah Azzahra, Jadi Sorotan usai Adu Argumen soal MBG

Siapa Wakil Ketua BEM UI 2026? Ini Profil Fatimah Azzahra, Jadi Sorotan usai Adu Argumen soal MBG

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:39 WIB