2. Pastikan Nomor HP Aktif
Selama proses reset PIN, Anda akan menerima kode OTP melalui SMS. Oleh karena itu, pastikan nomor HP yang terdaftar di BRImo masih aktif dan berada di ponsel Anda. Jika nomor sudah tidak aktif, proses reset PIN tidak akan bisa dilakukan. Dalam kondisi ini, Anda mungkin perlu memperbarui data ke bank.
3. Gunakan Koneksi Internet yang Stabil
Proses reset PIN dilakukan secara online, sehingga membutuhkan koneksi internet yang stabil. Jika jaringan tidak stabil, proses verifikasi bisa gagal atau terhenti di tengah jalan.
Pastikan Anda menggunakan jaringan yang baik, baik melalui WiFi maupun data seluler.
4. Siapkan Data yang Dibutuhkan
Saat melakukan reset PIN, Anda akan diminta memasukkan beberapa data untuk verifikasi identitas. Biasanya data yang diminta meliputi:
- Nomor rekening atau username
- Nomor kartu ATM
- Tanggal lahir
Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan data yang terdaftar di sistem bank agar proses berjalan lancar.
5. Buat PIN yang Mudah Diingat
Setelah berhasil membuka blokir, Anda akan diminta membuat PIN baru. Pilihlah PIN yang mudah diingat namun tetap aman. Hindari menggunakan kombinasi yang terlalu umum seperti tanggal lahir atau angka berurutan. Dengan PIN yang mudah diingat, Anda dapat menghindari kejadian salah input yang berulang.
Kapan Harus Datang ke Bank?
Meskipun sebagian besar kasus bisa diselesaikan tanpa ke bank, ada beberapa kondisi yang mengharuskan Anda datang ke kantor cabang, seperti:
- Nomor HP yang terdaftar sudah tidak aktif