Suara.com - Bulan Ramadan selalu meninggalkan kesan mendalam bagi umat Islam. Setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa, tarawih, dan memperbanyak amal kebaikan, tak sedikit yang merasakan kerinduan begitu Ramadan berakhir. Dari sinilah lahir doa agar kembali dipertemukan dengan Ramadan di tahun berikutnya.
Doa ini bukan sekadar ucapan, melainkan bentuk pengakuan bahwa manusia tidak memiliki kuasa atas umur dan kesempatan.
Dengan memanjatkannya, seorang Muslim berharap diberikan usia panjang, kesehatan, serta kemampuan untuk kembali beribadah di bulan yang penuh berkah tersebut.
Kumpulan Doa agar Dipertemukan Kembali dengan Ramadan
![Ilustrasi kartun sedang berdoa [freepik.com]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/h37XM7ZesHTz4UeVZaEkOUSOd0p04z0v.png)
Berikut beberapa doa yang sering diamalkan, baik berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW maupun kebiasaan para ulama terdahulu:
1. Doa Memohon Umur Panjang dan Keberkahan
Doa ini kerap dibaca bahkan sejak jauh hari sebelum Ramadan tiba. Para ulama terdahulu disebut telah memanjatkannya sejak enam bulan sebelumnya.
Arab Latin: Allahumma sallimni li ramadhana wa sallim ramadhana li wa tasallamhu minni mutaqabbalan.
Artinya: "Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadan dan antarkanlah Ramadan kepadaku dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadan."
2. Doa di Penghujung Ramadan
Di hari-hari terakhir Ramadan, banyak umat Islam memanjatkan doa agar ibadah yang dilakukan bukan menjadi yang terakhir.
Arab Latin: Allahumma laa taj'alhu aakhiral 'ahdi min shiyaaminaa iyyaahu, fa in ja'altahu faj'alnii marhuuman walaa taj'alnii mahruuman.
Artinya: "Ya Allah janganlah Engkau jadikan bulan Ramadan ini sebagai terakhir kalinya aku berpuasa. Jika Engkau menjadikannya sebagai yang terakhir, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan janganlah Engkau jadikan aku orang yang malang (diharamkan dari rahmat-Mu)."
3. Doa Sejak Bulan Rajab dan Sya’ban
Doa ini sangat populer dibaca menjelang Ramadan sebagai bentuk persiapan batin.
Arab Latin: Allahumma bariklana fi rajaba wa sya'bana wa balighna Ramadhan.