-
Nutrive Benecol mengandung Plant Stanol Ester penghadang penyerapan kolesterol jahat.
-
Konsumsi dua botol rutin setiap hari segera setelah makan makanan berlemak.
-
Penderita intoleransi laktosa wajib waspada terhadap potensi efek samping diare.
Suara.com - Momen Lebaran memang identik dengan hidangan lezat mulai dari rendang, opor ayam, hingga deretan kue kering seperti nastar dan kastengel.
Namun di balik kelezatan makanan yang tersaji saat Lebaran, ada ancaman lonjakan metabolik yang mengintai, yakni naiknya kadar kolesterol secara drastis.
Banyak orang mulai merasa pusing atau leher kaku setelah puas menyantap makanan tinggi lemak.
Salah satu solusi praktis yang sering dicari adalah minuman penurun kolesterol seperti Nutrive Benecol.
Lantas, bagaimana cara kerja minuman ini dan apa saja efek sampingnya? Simak ulasannya berikut ini!
Apa Itu Minuman Benecol?
Nutrive Benecol adalah minuman yang mengandung Plant Stanol Ester (PSE).

Zat ini merupakan nutrisi alami yang ditemukan dalam biji-bijian seperti gandum, kacang-kacangan, serta minyak sayuran.
PSE dalam minuman Benecol ini akan bekerja menghadang atau memblokir penyerapan kolesterol dari makanan di dalam sistem pencernaan.
Kolesterol yang seharusnya masuk ke aliran darah akan diserap oleh PSE dan dibuang melalui kotoran (feses).
Manfaat dan Aturan Pakai yang Benar
Berdasarkan informasi medis, kandungan PSE dalam minuman ini terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol jahat sebanyak 7-10% jika dikonsumsi secara rutin.
Namun, ada aturan mainnya agar hasilnya maksimal:
- Dosis Rutin: Dianjurkan minum 2 botol sehari.
- Waktu Terbaik: Minumlah langsung segera setelah makan.
- Durasi: Konsumsi secara rutin selama 2-3 minggu untuk melihat perubahan kadar kolesterol.
Menariknya, minuman ini juga mengandung 11 vitamin dan 5 mineral yang baik untuk daya tahan tubuh.
Bagi penderita diabetes, Benecol diklaim aman karena memiliki indeks glikemik yang rendah serta menggunakan pemanis sukralosa yang bebas kalori.