11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi

Ruth Meliana

Minggu, 22 Maret 2026 | 13:29 WIB
11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi
potret Irawati Puteri (Instagram)

Suara.com - Kontroversi Irawati Puteri penerima LPDP menjadi sorotan publik setelah berbagai dugaan pelanggaran dan ketidaksesuaian informasi mencuat ke permukaan. Kasus ini menarik perhatian karena melibatkan penerima beasiswa negara.

Sebagai penerima beasiswa prestisius, Anda tentu memahami bahwa standar seleksi LPDP sangat ketat, termasuk aspek rekam jejak dan kejujuran. Oleh karena itu, ketika kontroversi Irawati Puteri penerima LPDP mencuat, publik pun mempertanyakan bagaimana proses seleksi dan verifikasi bisa meloloskan kandidat dengan dugaan riwayat masalah sebelumnya.

Berikut rangkuman fakta dan kontroversi yang berkembang.

1. Dugaan Pelanggaran di Lingkungan Kampus (2017)

Irawati Puteri disebut pernah menerima sanksi disiplin berupa pemberhentian tidak hormat pada tahun 2017 dari organisasi ILDS Fakultas Hukum UI.

Sanksi ini diduga berkaitan dengan kasus penggelapan dana organisasi, mark-up anggaran, hingga pemalsuan kuitansi. Jika benar, hal ini menjadi catatan serius karena menyangkut integritas dalam organisasi akademik.

2. Sanksi Skorsing dari Rektor UI

Selain sanksi organisasi, terdapat pula keputusan rektor Universitas Indonesia yang menjatuhkan skorsing pada Semester Genap 2017/2018.

Informasi ini memperkuat dugaan bahwa kasus yang terjadi bukan sekadar persoalan internal organisasi, melainkan juga telah masuk ranah akademik resmi.

baca juga

3. Dugaan Tidak Melaporkan Riwayat Sanksi saat Daftar LPDP

Salah satu poin paling krusial dalam kontroversi Irawati Puteri penerima LPDP adalah dugaan bahwa ia tidak melaporkan riwayat sanksi tersebut saat proses pendaftaran beasiswa.

Bahkan, muncul tudingan adanya pemalsuan surat pernyataan dari dekan sebagai bagian dari dokumen administrasi.

4. Lolos ke Stanford Law School di Tengah Dugaan Masalah

Meski memiliki riwayat kontroversial, Irawati Puteri diketahui berhasil melanjutkan studi ke Stanford Law School melalui LPDP. Hal ini memicu pertanyaan publik mengenai validitas dokumen yang digunakan serta mekanisme verifikasi oleh pihak terkait.

5. Desakan Transparansi kepada UI, LPDP, dan Stanford

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Felix Degei, Awardee LPDP yang Mengabdi Jadi Guru Honorer

Profil Felix Degei, Awardee LPDP yang Mengabdi Jadi Guru Honorer

Entertainment | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:00 WIB

Cara Pramono Kikis Jurang Kaya-Miskin di Jakarta: Genjot Beasiswa Luar Negeri dan Pendidikan Tinggi

Cara Pramono Kikis Jurang Kaya-Miskin di Jakarta: Genjot Beasiswa Luar Negeri dan Pendidikan Tinggi

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:26 WIB

Cinta Laura Sentil Etika Penerima LPDP: Kalau Mampu, Jangan Rampas Hak Orang Lain

Cinta Laura Sentil Etika Penerima LPDP: Kalau Mampu, Jangan Rampas Hak Orang Lain

Entertainment | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:13 WIB

Terkini

IHSG Terus Merosot Sejak Suahasil Jadi Menkeu, Sudah Anjlok 3,38 Persen

IHSG Terus Merosot Sejak Suahasil Jadi Menkeu, Sudah Anjlok 3,38 Persen

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 15:00 WIB

Review Furious: Obsesi Gelap dan Batas Moral Penegak Hukum yang Kabur!

Review Furious: Obsesi Gelap dan Batas Moral Penegak Hukum yang Kabur!

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:00 WIB

8 HP Murah Bebas Bloatware dan Iklan Bawaan, Tampilan Bersih Tanpa Gangguan

8 HP Murah Bebas Bloatware dan Iklan Bawaan, Tampilan Bersih Tanpa Gangguan

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 15:00 WIB

3 Rekomendasi Tablet Android Murah untuk Kebutuhan Dasar, Harga Rp2 Jutaan

3 Rekomendasi Tablet Android Murah untuk Kebutuhan Dasar, Harga Rp2 Jutaan

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 14:58 WIB

Promo BRI September, Belanja Minimal Rp500 Ribu Dapat Voucher Tokopedia

Promo BRI September, Belanja Minimal Rp500 Ribu Dapat Voucher Tokopedia

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 14:58 WIB

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

Jakarta | Selasa, 22 September 2026 | 14:56 WIB

DPR Sahkan 15 UU Kabupaten/Kota di Kalimantan, Pontianak hingga Ketapang Masuk Daftar

DPR Sahkan 15 UU Kabupaten/Kota di Kalimantan, Pontianak hingga Ketapang Masuk Daftar

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:55 WIB

Bedak Tidak Menempel di Wajah? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bedak Tidak Menempel di Wajah? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:55 WIB

Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau, Perbaiki Kualitas Udara Pekanbaru

Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau, Perbaiki Kualitas Udara Pekanbaru

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 14:52 WIB

Dipanggil Bukan Sebagai Saksi, KPK Isyaratkan Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Bea Cukai

Dipanggil Bukan Sebagai Saksi, KPK Isyaratkan Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Bea Cukai

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:51 WIB

×