Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 23 Maret 2026 | 17:20 WIB
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
Ilustrasi 3R atau Reduce, Reuse, dan Recycle (Elements Envato)
  • Survei KFEM menunjukkan preferensi konsumen Korea Selatan bergeser dari plastik menuju aluminium karena kesadaran dampak lingkungan kemasan.
  • Aluminium unggul dalam daur ulang *closed-loop* (75% daur ulang tahun 2023), meski pemahaman teknis konsumen tentang penghematan energi masih rendah.
  • Perubahan perilaku konsumen didukung kuat oleh kebijakan publik seperti mesin pengembalian kemasan, namun terhambat oleh masalah infrastruktur pemilahan sampah.

Suara.com - Kesadaran terhadap dampak lingkungan dari kemasan sekali pakai mulai mengubah perilaku konsumen di Korea Selatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak masyarakat yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan saat memilih produk, terutama dalam sektor minuman.

Survei terbaru yang dilakukan oleh Korea Federation for Environmental Movements (KFEM) terhadap 1.011 responden dewasa menunjukkan adanya pergeseran preferensi dari plastik ke material yang dianggap lebih mudah didaur ulang, seperti aluminium.

Hasilnya, preferensi terhadap kaleng aluminium meningkat signifikan dari 23,9 persen pada 2025 menjadi 34,7 persen pada 2026.

Tumbler (freepik)
Tumbler (freepik)

Meski demikian, botol plastik masih menjadi pilihan utama dengan angka 43,4 persen. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan sedang terjadi, namun belum sepenuhnya menggeser dominasi plastik di pasar.

Secara global, aluminium memang dikenal sebagai salah satu material kemasan dengan tingkat daur ulang tertinggi.

Pada 2023, tingkat daur ulang aluminium mencapai sekitar 75 persen—jauh melampaui plastik dan kaca. Selain itu, aluminium memiliki keunggulan dalam sistem closed-loop recycling, yakni kemampuan untuk didaur ulang kembali menjadi produk yang sama tanpa kehilangan kualitas.

Kesadaran terhadap konsep ini juga cukup tinggi di kalangan responden. Sebanyak 81,9 persen menyatakan bahwa daur ulang seharusnya tidak berhenti pada pengumpulan, tetapi juga memastikan material kembali menjadi produk yang sama. Bahkan, 77,2 persen menganggap sistem tersebut penting dalam upaya mengatasi perubahan iklim.

Namun, pemahaman teknis masyarakat masih terbatas. Hanya 36,9 persen responden yang mengetahui bahwa mendaur ulang aluminium dapat menghemat hingga 95 persen energi dibandingkan produksi baru. Sementara itu, hanya 54 persen yang memahami bahwa kaleng aluminium bisa didaur ulang kembali menjadi kaleng baru.

Sekretaris Jenderal KFEM, Lee Dong-i, menilai bahwa informasi yang tepat dapat memainkan peran penting dalam mendorong perubahan perilaku.

“Hasil ini menunjukkan bahwa penyediaan informasi yang akurat tentang manfaat lingkungan aluminium dapat memengaruhi pilihan konsumen dan partisipasi dalam daur ulang,” ujarnya.

Di sisi lain, meski kesadaran dan niat masyarakat tergolong tinggi—dengan 75,5 persen responden menyatakan akan memilih kemasan yang dapat didaur ulang—masih terdapat sejumlah hambatan struktural.

Beberapa di antaranya adalah keterbatasan ruang untuk memilah sampah (22,3 persen), kebingungan dalam metode pemisahan (14 persen), serta keraguan apakah sampah benar-benar didaur ulang (8,5 persen).

Dukungan terhadap kebijakan publik juga cukup kuat. Hampir 80 persen responden mendukung pemasangan mesin pengembalian kemasan di supermarket atau pusat komunitas, lengkap dengan insentif seperti uang tunai atau poin hadiah.

Selain itu, sekitar 73 persen mendukung kewajiban pelabelan kandungan material daur ulang pada produk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:10 WIB

Penelitian Ungkap Konsumen Mau Bayar Lebih untuk Pangan Ramah Lingkungan: Kalau Kamu?

Penelitian Ungkap Konsumen Mau Bayar Lebih untuk Pangan Ramah Lingkungan: Kalau Kamu?

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:05 WIB

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:48 WIB

Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total

Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:45 WIB

Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan

Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:35 WIB

Shio yang Ciong pada 10 Mei 2026, Ada yang Rentan Konflik dan Keuangan Bocor

Shio yang Ciong pada 10 Mei 2026, Ada yang Rentan Konflik dan Keuangan Bocor

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:45 WIB

Berapa Gaji di Kapal Pesiar? Ini Daftar Lengkap Beserta Posisi dan Tunjangannya 2026

Berapa Gaji di Kapal Pesiar? Ini Daftar Lengkap Beserta Posisi dan Tunjangannya 2026

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:35 WIB

Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer

Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:22 WIB

Sensasi Lari di Tengah Kota Pahlawan, JETE RUN 2026 Sajikan Rute Penuh Sejarah

Sensasi Lari di Tengah Kota Pahlawan, JETE RUN 2026 Sajikan Rute Penuh Sejarah

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:38 WIB

Naik Kapal Pesiar Bayar Berapa? Segini Harga Cruise 2026 dan Cara Belinya

Naik Kapal Pesiar Bayar Berapa? Segini Harga Cruise 2026 dan Cara Belinya

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:51 WIB

Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu

Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:40 WIB