Temuan ini membuka peluang bagi sektor olahraga untuk berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Pemilihan material konstruksi, termasuk pada fasilitas olahraga, dapat menjadi bagian dari strategi keberlanjutan yang lebih luas.
Jonathan Lambert menyebut penelitian ini sebagai langkah awal untuk mengembangkan solusi iklim yang lebih praktis dan mudah diterapkan. Ia menilai bahwa optimalisasi komposisi batuan serta pengelolaan pemeliharaan yang lebih baik dapat meningkatkan kapasitas penyerapan karbon di masa depan.
Secara keseluruhan, penggunaan tanah liat hijau pada lapangan tenis dinilai sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan lapangan keras berbasis semen. Selain mengurangi emisi sejak tahap konstruksi, material ini juga memiliki kemampuan aktif dalam menyerap karbon, menjadikannya salah satu opsi yang layak dipertimbangkan dalam pembangunan infrastruktur olahraga berkelanjutan.
Penulis: Vicka Rumanti