Perbedaan Gas Elpiji dan Gas PGN, Mana yang Lebih Irit dan Cocok untuk Rumah Tangga?

Ruth Meliana, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 29 Maret 2026 | 14:18 WIB
Perbedaan Gas Elpiji dan Gas PGN, Mana yang Lebih Irit dan Cocok untuk Rumah Tangga?
Ilustrasi gas elpiji dan gas PGN (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Gas PGN diklaim lebih irit hingga 50 Persen dibanding gas tabung.

  • Penggunaan Gas PGN lebih praktis karena mengalir nonstop melalui jaringan pipa.

  • Gas bumi PGN lebih ringan dari udara sehingga risiko ledakan minim.

Suara.com - Biaya dapur seringkali menjadi pos pengeluaran yang paling menguras kantong bagi ibu rumah tangga.

Salah satu komponen utamanya adalah bahan bakar memasak, yakni Gas Elpiji.

Saat ini, masyarakat dihadapkan pada dua pilihan utama, yakni Gas Elpiji (tabung) atau Gas PGN (pipa).

Lantas di antara keduanya, mana yang sebenarnya lebih menguntungkan dan aman untuk penggunaan sehari-hari?

Agar tidak salah pilih, simak ulasan mendalam perbandingan gas Elpiji vs PGN berikut ini.

ilustrasi gas LPG (freepik/catalyststuff)
ilustrasi gas LPG (freepik/catalyststuff)

1. Lebih Irit Gas Elpiji atau Gas PGN

Jika bicara soal penghematan, Gas PGN atau jaringan gas (jargas) pemenangnya.

Penggunaan gas bumi melalui pipa diklaim bisa menghemat pengeluaran dapur mulai dari 20-25 persen, bahkan hingga 50 persen dibandingkan gas tabung.

  • Elpiji: Harganya fluktuatif mengikuti harga minyak dunia. Untuk tabung non-subsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg, harganya bisa melonjak sewaktu-waktu. Sementara tabung 3 kg bersubsidi memang murah, tetapi stoknya sering kali langka di pasaran.
  • PGN: Tarifnya ditetapkan oleh pemerintah per meter kubik (m3) sehingga lebih transparan dan stabil. Pengguna hanya membayar sesuai apa yang mereka gunakan melalui meteran gas, mirip dengan sistem tagihan air atau listrik.

2. Lebih Praktis Gas Elpiji atau Gas PGN

baca juga

Pernahkah Anda sedang asyik memasak, tiba-tiba gas habis? Hal ini sering terjadi pada pengguna Elpiji.

  • Elpiji: Pengguna harus membeli atau menukar tabung ke agen. Belum lagi tenaga ekstra yang dibutuhkan untuk membawa tabung 12 kg yang cukup berat.
  • PGN: Gas mengalir nonstop 24 jam melalui pipa langsung ke kompor. Anda tidak perlu khawatir kehabisan gas di tengah malam atau saat hari besar.

3. Faktor Keamanan

Keamanan menjadi poin paling krusial dalam memilih bahan bakar untuk memasak. Banyak orang khawatir akan risiko ledakan gas di dapur.

  • Elpiji: Gas LPG lebih berat dari udara. Jika terjadi kebocoran, gas akan mengendap di lantai dan berisiko memicu ledakan jika terkena percikan api. Pemasangan regulator yang tidak pas juga sering menjadi pemicu kebocoran.
  • PGN: Gas bumi dari PGN lebih ringan dari udara. Artinya, jika terjadi kebocoran, gas akan langsung naik ke atmosfer dan terbuang ke udara bebas, sehingga risiko ledakan di dalam ruangan jauh lebih kecil. Selain itu, sistemnya dipantau secara terintegrasi oleh tim teknis.

4. Ketersediaan

Meski unggul di banyak sisi, Gas PGN punya satu kekurangan besar: Jangkauan.

  • Elpiji: Tersedia di mana-mana, mulai dari warung pojok desa hingga supermarket di kota besar. Hampir seluruh pelosok Indonesia bisa mengakses gas tabung.
  • PGN: Saat ini jaringannya masih terbatas di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan. Pemasangannya pun membutuhkan infrastruktur pipa yang tidak bisa dilakukan secara instan di semua wilayah.

5. Dampak Lingkungan

Bagi Anda yang peduli lingkungan, Gas PGN jauh lebih ramah lingkungan. Emisi karbon yang dihasilkan gas bumi lebih rendah dibandingkan Elpiji.

Selain itu, distribusi melalui pipa mengurangi polusi dari kendaraan pengangkut tabung gas yang lalu lalang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Alat Masak Alternatif Pengganti Kompor Gas, Bisa Jadi Solusi Hemat Gas LPG

5 Alat Masak Alternatif Pengganti Kompor Gas, Bisa Jadi Solusi Hemat Gas LPG

Lifestyle | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:56 WIB

5 Hal Sepele yang Bikin Gas Elpiji Cepat Habis, Diam-Diam Bikin Boncos

5 Hal Sepele yang Bikin Gas Elpiji Cepat Habis, Diam-Diam Bikin Boncos

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:12 WIB

Daftar Harga Gas LPG 3 Kg dan Bright Gas Terbaru per Maret 2026

Daftar Harga Gas LPG 3 Kg dan Bright Gas Terbaru per Maret 2026

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:15 WIB

Ramai Imbauan Hemat LPG, Kenali 7 Penyebab Gas di Rumah Cepat Habis

Ramai Imbauan Hemat LPG, Kenali 7 Penyebab Gas di Rumah Cepat Habis

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:55 WIB

5 Rekomendasi Kompor Gas Paling Irit Bahan Bakar untuk Ikuti Imbauan Menteri ESDM

5 Rekomendasi Kompor Gas Paling Irit Bahan Bakar untuk Ikuti Imbauan Menteri ESDM

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:46 WIB

5 Rekomendasi Regulator Gas Double Lock, agar Masak Lebih Irit Bahan Bakar

5 Rekomendasi Regulator Gas Double Lock, agar Masak Lebih Irit Bahan Bakar

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:12 WIB

Terkini

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme

Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:03 WIB

Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga

Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya

Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:59 WIB

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:49 WIB

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×