Ramai Imbauan Hemat LPG, Kenali 7 Penyebab Gas di Rumah Cepat Habis

Nur Khotimah

Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:55 WIB
Ramai Imbauan Hemat LPG, Kenali 7 Penyebab Gas di Rumah Cepat Habis
Ilustrasi hemat gas LPG. (Gemini)
baca 10 detik
  • Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat hemat LPG di tengah isu ketahanan energi global.
  • Indonesia masih bergantung pada impor LPG, sehingga penggunaan bijak di rumah tangga sangat penting.
  • Kebiasaan kecil dan faktor teknis bisa membuat gas cepat habis, sehingga perlu penggunaan lebih efisien.

Suara.com - Imbauan hemat LPG dari Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Bahlil Lahadalia tengah ramai dibicarakan publik.

Seruan ini muncul di tengah kekhawatiran terhadap kondisi energi global yang belum stabil.

Pemerintah menilai peran masyarakat sangat penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Pasalnya, sebagian besar kebutuhan gas LPG di Indonesia masih bergantung pada impor dari luar negeri.

Dalam pernyataannya, Bahlil mengingatkan agar penggunaan LPG dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan, termasuk saat memasak di rumah.

Bahlil menekankan agar kompor segera dimatikan setelah masakan selesai untuk menghindari pemborosan.

"Kalau masak pakai LPG, kalau masakannya sudah masak jangan kompornya boros," kata Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers daring pada Kamis, 26 Maret 2026.

Imbauan ini lalu viral dan memicu banyak diskusi di masyarakat, terutama soal kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele. Tanpa disadari, penggunaan gas yang tidak efisien bisa membuat LPG cepat habis.

Warga antre untuk membeli gas LPG 3 kilogram di salah satu agen penjualan di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (4/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga antre untuk membeli gas LPG 3 kilogram. [Suara.com/Alfian Winanto]

Banyak rumah tangga yang mulai menyadari bahwa borosnya pemakaian gas tidak selalu disebabkan oleh frekuensi memasak. Faktor teknis hingga kebiasaan kecil juga bisa berpengaruh terhadap konsumsi LPG.

Karena itu, penting untuk mengenali penyebab gas cepat habis di rumah agar penggunaan bisa lebih hemat.

baca juga

Dengan memahami hal ini, masyarakat tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga ikut mendukung efisiensi energi nasional.

Penyebab Gas Kompor di Rumah Cepat Habis

Imbuan yang disampaikan Bahlil Lahadalia selaku Menteri ESDM mengingatkan pentingnya mengevaluasi penggunaan gas di rumah.

Tak sekadar karena penggunaan yang boros, ada beberapa hal lain yang bisa menyebabkan gas kompor cepat habis. Apa saja penyebabnya? Berikut ulasannya.

1. Kualitas kompor dan burner kurang baik

Kualitas kompor, terutama burner dan regulator, sangat memengaruhi efisiensi penggunaan gas. Jika kualitasnya rendah, aliran gas tidak terkontrol dengan baik sehingga LPG jadi lebih cepat habis.

2. Terjadi kebocoran pada selang atau regulator

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret

Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:24 WIB

Terkini

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Video | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×