Apa itu Nafta? Bahan Baku Ini Buat Harga Plastik Melonjak Saat Perang

Farah Nabilla, Rezza Dwi Rachmanta

Minggu, 05 April 2026 | 14:18 WIB
Apa itu Nafta? Bahan Baku Ini Buat Harga Plastik Melonjak Saat Perang
Ilustrasi plastik. Nafta sangat penting dalam produksi kemasan plastik.[Pixabay]
baca 10 detik
  • Harga plastik nasional melonjak hingga 100 persen akibat kelangkaan pasokan Nafta.

  • Konflik Iran-Israel di Timur Tengah hambat distribusi bahan baku utama petrokimia.

  • Pemerintah Indonesia mencari alternatif sumber Nafta dari Afrika, India, dan Amerika.

Suara.com - Banyak masyarakat terutama konsumen hingga pedagang yang mengeluhkan tentang kenaikan harga plastik. Apa itu Nafta atau Naptha banyak dicari oleh netizen.

Sebagai informasi, sejumlah negara (termasuk Indonesia) mengalami keterbatasan pasokan Nafta sehingga mengerek harga plastik.

Harga kantong plastik jenis AA, PP, PF, dan HD meroket dari Rp28-30 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu di beberapa pedagang.

Kantong plastik PE juga naik dari Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu per kemasan. Banyak pedagang mengeluhkan harga plastik yang melonjak 50-100 persen.

Pada awal April 2026, Menteri Pedagangan RI Budi Santoso mengakui bahwa bahan baku plastik dari Timur Tengah memang mengalami hambatan.

"Kita sekarang mencari alternatif pengganti atau alternatif dari negara lain dan kita sudah melakukan, misalnya dari negara Afrika, India, dan Amerika," kata Budi di Kantor Staf Kepresidenan, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Mengingat 60 persen kebutuhan nasional bergantung pada Timur Tengah, pemerintah sedang berusaha mencari alternatif lain.

Meskipun langkah pengalihan ini telah dilakukan, Budi mengakui bahwa proses perpindahan sumber pasokan tersebut membutuhkan waktu karena terjadi secara mendadak di tengah situasi perang.

Blokade Selat Hormuz serta peningkatan eskalasi perang antara Iran dan Israel membuat pasokan Nafta ke Asia Tenggara terganggu.

baca juga

Apa itu Nafta?

Sebagai informasi, Nafta (Naphtha) adalah cairan hidrokarbon yang didapat dari proses penyulingan minyak mentah. Jika bensin digunakan untuk menggerakkan mesin mobil, maka Nafta adalah "bahan bakar" utama bagi industri petrokimia.

Tanpa Nafta, hampir seluruh rantai produksi barang modern (mulai dari bodi ponsel hingga kemasan makanan) bakal terganggu.

Perlu beberapa proses tertentu terkait pengolahan plastik. Minyak mentah dipanaskan di kilang. Nafta adalah salah satu komponen yang keluar pada suhu tertentu.

Selanjutnya adalah proses Steam Cracking. Ini adalah tahap paling krusial.

Nafta dipanaskan dengan uap air pada suhu sangat tinggi (di atas 800 derajat Celsius). Proses ini "memecah" molekul hidrokarbon besar menjadi molekul yang lebih kecil.

Hasil dari pemecahan tersebut menghasilkan gas seperti Etilena, Propilena, dan Butadiena. Gas-gas inilah yang menjadi blok bangunan dasar plastik.

Molekul-molekul kecil (monomer) tadi digabungkan menjadi rantai panjang yang disebut Polimer (dalam bentuk biji plastik atau resin).

Nafta merupakan sumber bahan baku utama dalam produksi beberapa jenis plastik yang mencakup HDPE (High-Density Polyethylene), LDPE (Low-Density Polyethylene), PP (Polypropylene), dan PET (Polyethylene Terephthalate).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan

Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan

News | Minggu, 05 April 2026 | 13:15 WIB

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

Update Daftar Harga Motor Kawasaki Terbaru April 2026, Berapa Banderol Ninja 250?

Update Daftar Harga Motor Kawasaki Terbaru April 2026, Berapa Banderol Ninja 250?

Otomotif | Sabtu, 04 April 2026 | 14:51 WIB

Harga HP Redmi Naik 2026, Xiaomi Ungkap Penyebabnya: RAM Melonjak 4 Kali Lipat

Harga HP Redmi Naik 2026, Xiaomi Ungkap Penyebabnya: RAM Melonjak 4 Kali Lipat

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 14:08 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:25 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×