Plastik Makin Mahal, Ini 8 Alternatif Pengganti yang Bisa Jadi Solusi Pedagang

Nur Khotimah | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 14:24 WIB
Plastik Makin Mahal, Ini 8 Alternatif Pengganti yang Bisa Jadi Solusi Pedagang
Ilustrasi Kemasan Plastik [Unsplash/Mathias]

Suara.com - Mencari alternatif pengganti plastik untuk pedagang yang mudah ditemukan kini menjadi semakin penting, terutama di tengah meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan.

Selain itu, penggunaan plastik sekali pakai juga mulai dibatasi di berbagai daerah, sehingga pedagang perlu beradaptasi dengan pilihan yang lebih ramah lingkungan.

Menurut laporan Reuters, konflik Iran-Amerika Serikat turut memengaruhi distribusi minyak dan bahan kimia pembuat plastik.

Dampaknya terasa hingga Indonesia, di mana harga plastik mengalami kenaikan hingga 50%.

Kondisi ini membuat banyak pelaku usaha mulai melirik alternatif pengganti plastik untuk pedagang yang mudah ditemukan sebagai solusi yang lebih hemat sekaligus berkelanjutan.

Bioplastik dari limbah air kelapa (DW Indonesia)
Bioplastik dari limbah air kelapa (DW Indonesia)

1. Bioplastik

Salah satu opsi yang paling mendekati plastik konvensional adalah bioplastik. Material ini dibuat dari bahan terbarukan seperti pati jagung atau singkong, sehingga tampilannya tetap mirip plastik namun lebih ramah lingkungan.

Dari segi penggunaan, bioplastik cukup fleksibel untuk berbagai jenis makanan, termasuk yang berminyak atau berkuah.

Namun, tidak semua jenis bioplastik mudah terurai. Varian seperti PLA atau TPS biasanya lebih cepat terdegradasi, tetapi memiliki masa simpan lebih pendek.

Harga bioplastik saat ini memang sekitar 20–30% lebih mahal dibanding plastik biasa, namun seiring meningkatnya permintaan, biaya ini berpotensi turun.

2. Daun Pisang

Penggunaan daun pisang sudah lama dikenal sebagai pembungkus makanan tradisional. Teksturnya lebar, lentur, dan memiliki aroma khas yang justru menambah cita rasa makanan.

Keunggulan utama daun pisang terletak pada ketersediaannya yang melimpah, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Selain itu, daun ini tahan panas hingga suhu tertentu sehingga cocok untuk makanan hangat.

Kekurangannya, daun pisang hanya bertahan 1–2 hari sebelum layu, sehingga perlu digunakan segera setelah dipetik.

Pedagang membawa besek dari anyaman bambu di Pasar Jatinegara, Jakarta, Rabu (30/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pedagang membawa besek dari anyaman bambu di Pasar Jatinegara, Jakarta, Rabu (30/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

3. Besek

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Nafta Minyak Bumi, Biang Kerok Harga Plastik Naik Drastis

Mengenal Nafta Minyak Bumi, Biang Kerok Harga Plastik Naik Drastis

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 17:15 WIB

Apa itu Nafta? Bahan Baku Ini Buat Harga Plastik Melonjak Saat Perang

Apa itu Nafta? Bahan Baku Ini Buat Harga Plastik Melonjak Saat Perang

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 14:18 WIB

Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar

Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 21:47 WIB

Terkini

Review Buku Milenial Bisa Memimpin: Panduan Jadi Leader di Tengah Perubahan Zaman

Review Buku Milenial Bisa Memimpin: Panduan Jadi Leader di Tengah Perubahan Zaman

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:12 WIB

Promo Khusus Member Superindo 21-27 Mei 2026: Popok Bayi hingga Skincare Jadi Murah Banget

Promo Khusus Member Superindo 21-27 Mei 2026: Popok Bayi hingga Skincare Jadi Murah Banget

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:05 WIB

Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar

Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:22 WIB

6 Cushion Non-Comedogenic untuk Makeup Mulus Tanpa Khawatir Wajah Breakout

6 Cushion Non-Comedogenic untuk Makeup Mulus Tanpa Khawatir Wajah Breakout

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:53 WIB

Hair Dryer Canggih Hadir dengan Teknologi Ion dan Kolagen untuk Rambut Lebih Sehat

Hair Dryer Canggih Hadir dengan Teknologi Ion dan Kolagen untuk Rambut Lebih Sehat

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:00 WIB

4 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Tahan Lama untuk Stok Anak Kos

4 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Tahan Lama untuk Stok Anak Kos

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:47 WIB

7 Destinasi Wisata Terbaik di Bengkulu yang Wajib Dikunjungi Wisatawan

7 Destinasi Wisata Terbaik di Bengkulu yang Wajib Dikunjungi Wisatawan

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:19 WIB

Banyak Orang Baru Sadar, Memisahkan Uang per Kebutuhan Bikin Finansial Lebih Aman

Banyak Orang Baru Sadar, Memisahkan Uang per Kebutuhan Bikin Finansial Lebih Aman

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:09 WIB

Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya

Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:02 WIB

3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe

3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:57 WIB