10 Jam Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Disidang Massal, Ada Live TikTok-nya

Ruth Meliana

Selasa, 14 April 2026 | 10:12 WIB
10 Jam Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Disidang Massal, Ada Live TikTok-nya
sidang kasus pelecehan seksual di FH UI (X.com)
baca 10 detik
  • Sebanyak 16 mahasiswa pelaku pelecehan seksual di Fakultas Hukum UI menjalani sidang terbuka pada Senin, 13 April 2026.
  • Sidang berlangsung selama 10 jam akibat negosiasi alot untuk menghadirkan seluruh pelaku yang sempat ditahan orang tuanya.
  • Dekan FH UI menjanjikan sanksi drop out bagi pelaku jika terbukti melakukan kekerasan seksual dalam proses persidangan tersebut.

Suara.com - Mahasiswa pelaku pelecehan seksual di Fakultas Hukum (FH) Universitas Indonesia (UI) menjalani sidang terbuka pada Senin, 13 April 2026. Diduga ada 16 pelaku pelecehan seksual FH UI.

Sidang ini berlangsung keras dan lama dengan dihadiri korban, dekan, kepala prodi, dosen, hingga mahasiswa UI. Tak main-main, sidang dikabarkan berlangsung hingga 10 jam mulai pukul 17.00 WIB hingga 03.00 WIB dini hari.

Dalam sidang, ratusan mahasiswa terdengar menyoraki pelaku pelecehan seksual. Tak heran, netizen menganggap sidang ini sebagai sidang paling keras dalam sejarah Universitas Indonesia.

"Ini salah satu sidang yang paling keras menurut gue dalam sejarah UI. Dibuka dari jam 5 sore, selesainya nyaris jam 3 pagi," tulis seorang netizen di X.

"Ratusan mahasiswa menyidang dan menyoraki pelaku kekerasan seksual. Dekan, Wadek, Kaprodi, sebagian Guru Besar dan Dosen2 pada hadir. Gak ada yang pulang," sambungnya.

Dalam cuitannya, netizen ini juga mengungkap bahwa Dekan FH UI sudah berjanji akan menjatuhkan sanksi DO jika pelaku pelecehan seksual terbukti bersalah.

"Dekan berjanji akan menjatuhkan sanksi DO ke pelaku kekerasan seksual jika terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kekerasan seksual. Sidang etiknya akan dimulai selasa ini. Kawal terus prosesnya," lanjut netizen ini.

Sidang pelaku pelecehan seksual FH UI ini ternyata juga sempat direkam dan disiarkan secara live TikTok oleh beberapa mahasiswa.

Dalam salah satu video yang sudah ditonton 1,4 juta kali, terlihat ratusan mahasiswa menyoraki pelaku pelecehan seksual saat digiring masuk ke ruang sidang. Bahkan, ada mahasiswi yang sampai emosi melabrak pelaku di atas panggung.

baca juga

"Btw itu pelaku nyaris diamuk massa. Tapi dibentengi sama dosen, satpam, dan beberapa orang supaya tidak rusuh," jelas netizen tersebut.

Netizen ini juga mengungkap alasan sidang berlangsung lama. Awalnya, hanya 2 pelaku yang bisa hadir lantaran 14 pelaku lainnya ditahan oleh orang tua mereka.

"Yang bikin kesel dan forumnya jadi lama sampai begadang ya ini. Dari 16 orang pelaku. Hanya 2 orang yang awalnya bisa hadir. 14 orang lainnya ditahan sama orang tua mereka," tulis netizen.

"Marahlah seisi forum. Ga terima. Dekan sampai harus nego nego lagi ke ortu 14 orang ini agar mau hadir. Negonya lumayan alot. Barulah kemudian 14 orang ini bersedia muncul, dan yeah disidang satu forum," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Pelecehan Seksual FH UI, Respons Grup WhatsApp Orang Tua Mahasiswa Jadi Sorotan

Geger Pelecehan Seksual FH UI, Respons Grup WhatsApp Orang Tua Mahasiswa Jadi Sorotan

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 09:38 WIB

Grup Chat Mahasiswa FH UI Diduga Berisi Konten Pelecehan Seksual, Pihak Kampus Buka Suara

Grup Chat Mahasiswa FH UI Diduga Berisi Konten Pelecehan Seksual, Pihak Kampus Buka Suara

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 18:19 WIB

Terkini

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×