Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Ruth Meliana

Rabu, 15 April 2026 | 12:15 WIB
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
Mengenal Rape Culture Pyramid (freepik)

Suara.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) viral dan menjadi sorotan setelah beredarnya percakapan yang dinilai mengandung unsur objektifikasi dan candaan tidak pantas.

Meski beberapa pihak yang terlibat telah menyampaikan permintaan maaf, kasus ini tetap ditindaklanjuti secara serius oleh pihak kampus.

Peristiwa ini menjadi contoh nyata bahwa penting untuk mengenal rape culture pyramid, yaitu konsep yang menjelaskan bagaimana kekerasan seksual terbentuk secara bertahap dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang sering dianggap normal dalam masyarakat.

Dalam kasus mahasiswa FH UI tersebut, perilaku yang terjadi belum sampai pada kekerasan fisik, tetapi sudah berada pada tahap awal yang cukup mengkhawatirkan, yaitu ketika sikap atau candaan bernuansa seksis mulai dianggap biasa.

Berikut penjelasan rape culture pyramid yang menunjukkan bahwa kekerasan seksual tidak terjadi tiba-tiba, tetapi berawal dari hal-hal kecil yang dinormalisasi.

Apa Itu Rape Culture Pyramid?

Mengutip dari Buku Saku KS FISIP UNPAD, rape culture pyramid adalah sebuah konsep yang menggambarkan bagaimana budaya kekerasan seksual tumbuh dan berkembang di masyarakat.

Bentuknya seperti piramida karena terdiri dari beberapa tingkatan, mulai dari perilaku yang tampak ringan di bagian bawah hingga tindakan kekerasan serius di bagian puncak.

Konsep ini lahir dari perkembangan panjang kajian tentang kekerasan berbasis gender, termasuk pemikiran tokoh seperti Susan Brownmiller.

baca juga

Rape culture pyramid menunjukkan bahwa budaya, sikap, dan kebiasaan sehari-hari memiliki peran besar dalam menciptakan kondisi yang memungkinkan terjadinya kekerasan seksual.

Dengan kata lain, tindakan seperti pemerkosaan atau pelecehan berat bukan muncul begitu saja. Semua itu berakar dari hal-hal kecil yang terus dibiarkan dan dianggap normal dalam kehidupan sosial.

Struktur Rape Culture Pyramid

Rape Culture Pyramid
Rape Culture Pyramid

Rape culture pyramid umumnya dibagi menjadi tiga tingkatan utama. Setiap level menunjukkan bagaimana perilaku berkembang dari yang tampak sepele hingga menjadi kekerasan nyata.

1. Level Dasar: Normalization (Pewajaran)

Ini adalah fondasi dari piramida, berisi perilaku sehari-hari yang sering dianggap biasa, padahal sebenarnya bermasalah.

Contohnya seperti candaan seksis, komentar bernada seksual, hingga anggapan “laki-laki memang seperti itu”. Catcalling di jalan juga sering dianggap hal sepele, padahal bisa membuat orang lain merasa tidak nyaman atau terancam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban

Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:22 WIB

Terkini

Belajar Menjaga Harmoni dengan Laut Lewat Tradisi Tetulak Tamperan

Belajar Menjaga Harmoni dengan Laut Lewat Tradisi Tetulak Tamperan

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:01 WIB

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:56 WIB

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

×