Tanamkan Kembali Empati pada Bumi
Perubahan tersebut memang tidak akan serta-merta menjernihkan Sungai Ciliwung dalam waktu singkat. Namun, River Ranger Jakarta berupaya mendorong kesadaran publik untuk membangun kembali nilai yang dinilai mulai hilang: empati terhadap lingkungan.
Menurut mereka, tanpa empati, berbagai solusi teknologi tidak akan cukup untuk mengatasi krisis lingkungan yang ada.
Founder dan Ketua River Ranger Jakarta, Syahiq Harpi, menegaskan bahwa akar persoalan lingkungan tidak semata terletak pada sampah, melainkan pada sikap manusia itu sendiri.
“Kerusakan lingkungan itu bukan dari sampahnya, tapi dari rasa empati yang hilang dari manusia,” ujarnya.
Pada akhirnya, upaya memulihkan sungai di Jakarta tidak hanya bergantung pada intervensi besar seperti pengerukan atau pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada perubahan perilaku sehari-hari masyarakat, mulai dari rumah, tentang bagaimana mereka memperlakukan dan mengelola limbah yang dihasilkan.
Penulis: Vicka Rumanti