Dimusnahkan Pemprov Jakarta, Memangnya Apa Dampak Buruk Ikan Sapu-Sapu Bagi Lingkungan?

Nur Khotimah

Senin, 20 April 2026 | 13:04 WIB
Dimusnahkan Pemprov Jakarta, Memangnya Apa Dampak Buruk Ikan Sapu-Sapu Bagi Lingkungan?
Apa Dampak Buruk Ikan Sapu-Sapu Bagi Lingkungan? Dimusnahkan Pemprov Jakarta

Suara.com - Timeline mengenai pembasmian ikan sapu-sapu di Jakarta ramai berseliweran di beranda media sosial dan berbagai kanal pemberitaan.

Tak tanggung-tanggung, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai berton-ton. Lantas apa dampak buruk ikan sapu-sapu bagi lingkungan?

Ikan sapu-sapu bisa berkembang pesat di sungai tercemar lantaran mempunyai daya tahan tinggi terhadap kondisi lingkungan yang buruk.

Umumnya, di sungai dengan kualitas air yang buruk, ikan lokal tidak bisa bertahan hidup. Sebaliknya, sapu-sapu justru dapat bertahan hidup bahkan berkembang biak dengan sangat pesat.

Dimusnahkan Pemprov Jakarta

Pemprov DKI melakukan operasi besar-besaran menangkap ikan sapu-sapu di sejumlah sungai di daerah itu, Jumat (17/4/2026). (Suara.com/Adiyoga)
Pemprov DKI melakukan operasi besar-besaran menangkap ikan sapu-sapu di sejumlah sungai di daerah itu, Jumat (17/4/2026). (Suara.com/Adiyoga)

Untuk menekan angka populasinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pemusnahan ikan sapu-sapu.

Pemprov Jakarta pun berhasil menangkap sebanyak 68.880 ekor ikan sapu-sapu hanya dalam sehari dengan berat sekitar 6,98 ton. Penangkapan tersebut dilakukan di lima wilayah daerah Jakarta.

Penangkapan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk pengendalian populasi ikan sapu-sapu yang dapat merusak ekosistem perairan di wilayah Jakarta.

Rencananya, pengendalian juga bakal dilakukan di beberapa wilayah lain. Hal ini dilakukan  sesuai dengan revisi Peraturan Menteri (Permen) untuk pengendalian populasi ikan sapu-sapu.

Mengenal Ikan Sapu-Sapu

Ikan sapu-sapu atau dalam bahasa latin disebut sebagai Pterygoplichthys pardalis, merupakan ikan asing introduksi yang populer sebagai spesies invasif dengan kemampuan reproduksi tertinggi. Ikan satu ini berasal dari Amerika Selatan (AS).

Berdasarkan penelitian, dalam satu siklus reproduksi, seekor sapu-sapu betina dapat menghasilkan kurang lebih 19.000 telur dan mampu berkembang biak beberapa kali dalam kurun waktu satu tahun.

Dikutip dari situs IPB University, ikan sapu-sapu mulai bereproduksi pada ukuran yang tergolong masih kecil (yaitu 23,9-28,99 cm untuk ikan jantan dan 13,0-25,98 cm untuk ikan betina). Hal ini menjadi faktor utama dalam mempercepat siklus invasinya.

Ikan sapu-sapu disebut sebagai "pembersih" akuarium lantaran memiliki kemampuan untuk mengonsumsi lumut dan sisa kotoran. Akan tetapi, di balik manfaat bekennya, ikan asal AS ini justru menjadi ancaman serius apabila dilepas ke alam liar seperti sungai maupun danau.

Petugas Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengubur ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/tom]
Petugas Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengubur ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/tom]

Dampak Buruk Ikan Sapu-Sapu Bagi Lingkungan

Berikut ini adalah beberapa dampak buruk kehadiran ikan sapu-sapu bagi lingkungan:

1. Keberadaannya Dapat Menyingkirkan Spesies Lokal

Ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif. Sehingga membuat ikan jenis ini mampu berkembang biak dengan pesat, beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan, serta tidak mempunyai predator alami di banyak perairan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebijakannya Baik Tapi Caranya Salah, MUI Sorot Metode DKI Musnahkan Ikan Sapu-Sapu: Itu Tidak Ihsan

Kebijakannya Baik Tapi Caranya Salah, MUI Sorot Metode DKI Musnahkan Ikan Sapu-Sapu: Itu Tidak Ihsan

News | Senin, 20 April 2026 | 10:06 WIB

Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala

Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:14 WIB

Kenali Dulu Sebelum Pakai: Kesalahan Umum dalam Penggunaan Wadah Plastik Sehari-hari

Kenali Dulu Sebelum Pakai: Kesalahan Umum dalam Penggunaan Wadah Plastik Sehari-hari

Lifestyle | Sabtu, 18 April 2026 | 09:13 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 5 Juni 2026: Saatnya Lepas dari Masa Sulit Karier dan Keuangan

4 Shio Paling Beruntung 5 Juni 2026: Saatnya Lepas dari Masa Sulit Karier dan Keuangan

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:40 WIB

Terpopuler: Sepatu Lokal Rp100 Ribuan hingga Drama Pergantian Pejabat BGN

Terpopuler: Sepatu Lokal Rp100 Ribuan hingga Drama Pergantian Pejabat BGN

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:15 WIB

Outdoor Kini Jadi Gaya Hidup, Indofest 2026 Catat Antusiasme Anak Muda 'Main' ke Alam

Outdoor Kini Jadi Gaya Hidup, Indofest 2026 Catat Antusiasme Anak Muda 'Main' ke Alam

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:50 WIB

5 Zodiak Pembawa Keberuntungan Selamanya, Konon Hidupnya Penuh Peluang dan Rezeki

5 Zodiak Pembawa Keberuntungan Selamanya, Konon Hidupnya Penuh Peluang dan Rezeki

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:15 WIB

4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga

4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:12 WIB

Tren Slow Aging Kian Diminati, Hidrasi Jadi Kunci Menjaga Kulit Tetap Sehat dan Kenyal

Tren Slow Aging Kian Diminati, Hidrasi Jadi Kunci Menjaga Kulit Tetap Sehat dan Kenyal

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:49 WIB

4 Cushion yang Bagus dan Glowing, Wajah Jadi Mulus Bercahaya

4 Cushion yang Bagus dan Glowing, Wajah Jadi Mulus Bercahaya

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:46 WIB

Cuma 5 Menit Sehari, Sendalu Permaculture Buktikan Berkebun Tak Harus Menyita Waktu

Cuma 5 Menit Sehari, Sendalu Permaculture Buktikan Berkebun Tak Harus Menyita Waktu

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:43 WIB

Water Heater Pintar Makin Diminati, Ini Fitur yang Dicari untuk Hunian Modern

Water Heater Pintar Makin Diminati, Ini Fitur yang Dicari untuk Hunian Modern

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:29 WIB

5 Parfum Lokal Wangi Fresh, Nuansa Hujan hingga Serasa Habis dari Salon

5 Parfum Lokal Wangi Fresh, Nuansa Hujan hingga Serasa Habis dari Salon

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:10 WIB