- Sebanyak 75 perempuan berkebaya mengibarkan bendera raksasa di Puncak Gunung Papandayan.
- Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperingati Hari Kartini sekaligus puncak acara Women Adventure Camp 2026.
- Bendera merah putih dengan lebar 9x12 meter dibentangkan oleh penjelajah berkebaya tak hanya dari Indonesia.
Suara.com - Sebanyak 75 perempuan berkebaya terlibat pengibaran bendera merah putih raksasa di Puncak Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat pada 14 April 2026. Aksi fenomenal ini dilakukan untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada Selasa (21/4/2026).
Bendera merah putih dengan lebar 9x12 meter ini membentang di Tebing Sunrise atau Puncak Soni berlatar gunung Cikuray. Merah putih membentang gagah sembari digengam para Kartini penjelajah.
Proses para perempuan untuk mengibarkan bendara merah putih juga tidak mudah, mereka harus lebih dulu mendaki hingga pos 7 selama satu jam untuk sampai di Puncak Soni. Persiapan yang dilakukan juga tidak sembarang, sejak dini hari pukul 05.00 WIB mereka memulai pendakian.
Uniknya, mereka sudah mengenakan kebaya dengan ciri khas daerah masing-masing sejak awal pendakian. Pemakaian kebaya dilakukan dengan tetap memperhatikan peralatan dan perlengkapan pendakian.
Mereka tetap diwajibkan membawa daypack berisi jaket windbreaker, jas hujan, persediaan air hingga makanan untuk di perjalanan.
![Pengibaran bendera Merah Putih dalam acara Women Adventure Camp (WAC) 2026. [ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/22/61106-pengibaran-bendera-merah-putih-dalam-acara-women-adventure-camp-wac-2026.jpg)
Upacara pengibaran bendera merah putih berlangsung khidmat. Dimulai dengan masuknya para srikandi penjelajah membawa bendera yang tergulung. Perlahan merah putih dibentangkan memenuhi lapangnya Puncak Soni.
Perlahan lagu Indonesia Raya dikumandangkan, lalu bendera merah putih berkibar. Di momen ini tidak sedikit para peserta yang menitikan air mata, karena rasa haru melingkupi momentum langka tersebut.
Selanjutnya pengibaran ditutup dengan pembacaan sajak 'Kartini Penjelajah' oleh Eiger Adventure Service Team Advisor, Galih Donikara yang bertindak sebagai pemimpin upacara Hari Kartini.
"Dari kibaran Merah Putih raksasa hingga langkah kecil menanam pohon, semangat Kartini hidup dalam setiap pesertamenjadi energi yang akan terus bergema, menginspirasi perempuan lain untuk berkarya, berpetualang, dan menjaga bumi tempat kita berpijak,” ungkap Galih yang diliputi perasaan bahagia.
Adapun pengibaran merah putih ini merupakan momen puncak dari kegiatan Women Adventure Camp (WAC) 2026, yaitu kegiatan pelatihan bagi perempuan petualang yang berlangsung sejak 12 hingga 14 April 2026.
Selama 3 hari 2 malam, 72 peserta perempuan dari berbagai penjuru Indonesia dan 3 peserta WNA Malaysia, diberi pelatihan dan edukasi seputar kebersihan selama perjalanan hingga pembahasan kesehatan mental.
Suara.com yang mengikuti dan mengamati kegiatan, dibuat takjub dengan semangat para perempuan muda yang ingin mencoba hal baru. Bahkan dari kegiatan ini akhirnya terjalin pertemanan dan persahabatan dari berbagai daerah.
![Pengibaran bendera Merah Putih dalam acara Women Adventure Camp (WAC) 2026. [ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/22/47005-pengibaran-bendera-merah-putih-dalam-acara-women-adventure-camp-wac-2026.jpg)
Uniknya, lewat acara ini juga peserta WNA Malaysia Nur Natasya Amira dibuat takjub dengan keindahan gunung Indonesia, suasana hangat dan ramah antar peserta yang terbangun di lokasi. Bahkan ia bisa lebih belajar dan memahami pahlawan Indonesia, sosok R.A Kartini.
“Saya tidak menyangka keindahan Gunung Papandayan begitu mempesona. Di sini saya mendapat banyak sahabat baru dari Indonesia. Kami dari Malaysia akhirnya mengenal dan merasakan bagaimana semangat Ibu Kartini, pahlawan yang sangat dirayakan oleh perempuan-perempuan di Indonesia,” ungkap Amira.