Sejarah Hari Buku Sedunia: Mengapa 23 April Menjadi Simbol Literasi Global?

Yasinta Rahmawati

Kamis, 23 April 2026 | 12:35 WIB
Sejarah Hari Buku Sedunia: Mengapa 23 April Menjadi Simbol Literasi Global?
Ilustrasi buku-buku bacaan (pexels)
baca 10 detik
  • UNESCO menetapkan 23 April sebagai Hari Buku Sedunia sejak 1995 untuk merayakan literasi dan hak cipta penulis.
  • Pemilihan tanggal tersebut merujuk pada wafatnya maestro sastra dunia, yakni William Shakespeare dan Miguel de Cervantes.
  • Program ini bertujuan mempromosikan budaya membaca global serta melindungi hak kekayaan intelektual penulis di era digital.

Hari ini mengingatkan kita bahwa di balik setiap baris kalimat yang kita nikmati, ada kerja keras, riset, dan dedikasi penulis yang harus dilindungi secara hukum dan dihargai secara finansial.

World Book Capital: Estafet Literasi Dunia

Sejak tahun 2001, UNESCO bersama organisasi internasional yang mewakili tiga sektor utama industri buku, yakni penerbit, penjual buku, dan perpustakaan memilih satu kota setiap tahunnya untuk menjadi World Book Capital (Ibu Kota Buku Dunia).

Kota yang terpilih berkomitmen untuk mempromosikan buku dan budaya membaca selama satu tahun penuh, terhitung sejak 23 April.

Sebagai contoh, Jakarta pernah menyandang gelar bergengsi sebagai World Book Capital pada tahun 2022, yang membuktikan bahwa semangat literasi di Indonesia terus mendapat perhatian
dunia.

Untuk tahun 2026, Rabat, ibu kota Maroko, ditetapkan oleh UNESCO sebagai World Book Capital.

Mengapa Hari Buku Sedunia Penting di Era Digital?

Di tengah gempuran konten video singkat dan media sosial, buku tetap menjadi instrumen paling ampuh untuk menyebarkan pengetahuan secara mendalam.

Perayaan Hari Buku Sedunia berfungsi sebagai pengingat bagi masyarakat modern tentang:

  • Literasi sebagai Hak Asasi: Akses terhadap buku adalah kunci untuk memberantas kemiskinan dan ketimpangan.
  • Pelestarian Budaya: Buku adalah gudang memori kolektif manusia dan identitas budaya.
  • Kesehatan Mental: Membaca buku terbukti secara ilmiah dapat mengurangi stres, meningkatkan empati, dan menjaga ketajaman fungsi kognitif otak.

Sejarah Hari Buku Sedunia adalah bukti bahwa literasi memiliki kekuatan untuk menyatukan perbedaan budaya.

Mari jadikan setiap tanggal 23 April sebagai momentum untuk kembali membuka lembaran buku yang sudah lama diletakkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur

Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:39 WIB

Kartini di Era 5G: Melawan 'Pingitan Digital' dan Kekerasan Siber

Kartini di Era 5G: Melawan 'Pingitan Digital' dan Kekerasan Siber

Your Say | Selasa, 21 April 2026 | 15:20 WIB

Dorong Generasi Muda Melek Investasi, Edukasi Kripto Kian Gencar Digelar

Dorong Generasi Muda Melek Investasi, Edukasi Kripto Kian Gencar Digelar

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:30 WIB

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:38 WIB

April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya

April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×